6 Pondasi Penting Dalam Pengobatan Alami Kanker Prostat

Kanker prostat adalah kanker paling umum menyerang pria lanjut usia. Pada tahap awal, kanker prostat bisa diobati menggunakan pengobatan medis.

Namun, Anda mungkin butuh informasi mengenai pengobatan alternatif yang mungkin memberikan tingkat pemulihan yang lebih baik untuk penderita prostat dan memperlambat perkembangan sel kanker untuk metastasis.

Berikut adalah 6 hal dasar penting terkait pengobatan alternatif kanker prostat secara alami yang layak untuk Anda pertimbangkan

1. Asupan antioksidan

Antioksidan adalah zat yang mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas pada dasarnya menghilangkan elektron dari sel-sel tubuh dimana sel-sel ini berperan dalam upaya untuk menyembuhkan diri sendiri.

Dengan mencuri elektron, dapat menyebabkan kerusakan DNA, yang mengarah ke kemungkinan perkembangan kanker. Cobalah mengikuti diet nabati, perbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Sayuran dan buah-buahan hijau lebih mungkin bermanfaat untuk Anda.

Selain itu, suplementasi Coenzyme Q10, asam Lipoic, vitamin E (dengan tingkat yang memadai dari tokoferol gamma) dan vitamin C semua bisa membantu dan harus diambil untuk nilai sinergis.

2. Mengurangi makanan peningkat inflamasi.

Peradangan telah terbukti menyebabkan kanker. Makanan yang berkontribusi terhadap peradangan meliputi: daging non-organik, hewan non-makan rumput, minyak terhidrogenasi (gorengan, beberapa kue, sebagian besar makanan cepat saji), gula sederhana dan kadang-kadang susu dan gandum.

Suplemen herbal dan nutrisi yang dapat membantu meminimalkan peradangan meliputi; quercetin, asam lemak omega 3 (minyak ikan), kurkumin dari kunyit rempah-rempah, dan lain-lain.

3. Membuang racun dari tubuh

Kita menyimpan racun yang bisa mengganggu kemampuan kita untuk menyembuhkan penyakit. Racun lama dan racun baru harus dikeluar dari tubuh kita secara seimbang tanpa terjadi kerusakan melalui sebuah proses yang disebut detoksifikasi.

Membuang racun dari tubuh kita dapat dilakukan dengan nutrisi yang optimal, mengeluarkan berkeringat, buang air besar teratur, olahraga ringan, dan rempah-rempah yang membantu dalam kesehatan hati seperti milk thistle, daun artichoke dan akar dandelion.

Seorang ahli naturopati harus dicari untuk membimbing Anda untuk langkah yang tepat dalam detoksifikasi.

4. HIndari atau batasi racun dari lingkungan

Hindari dan batasi paparan racun lingkungan yang berkontribusi terhadap perkembangan kanker prostat, seperti

– Mengkonsumsi makanan atau Anda bekerja dilingkungan yang terkontaminasi dengan pestisida.

– Hindari Kadmium – tingkat tertinggi disebabkan oleh rok*k dan beberapa eksposur radiasi dalam pekerjaan seperti tukang las, pekerja logam, atau mereka yang membuat produk kadmium seperti baterai atau plastik.

– Konsumsi daging yang dampaknya tidak berkontribusi kanker prostat, meskipun mengkonsumsi daging organik, daging hewan yang diberi makan rumput namun perlu hati-hati, bicarakan dengan ahli diet Anda.

– Hindari Bisphosphenal A – adalah sebuah “estrogen lingkungan,” bisphenol A ditemukan dalam plastik polikarbonat dan sealant gigi.

5. Tingkatkan makanan pendongkrak sistem imun

Terapi kanker seperti kemoterapi sangat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah pola makan nabati yang terdiri dari sebagian besar biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan dan sayuran mengandung  nutrisi penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh .

Beberapa suplemen meliputi: vitamin C, seng,  ekstrak jamur (senyawa aktif heksosa korelatif – Active Hexose Correlated Compound ), hexophosphate inosital dengan inosital (IP6), dan astragalus herbal.

6. Konsumsi protein pilihan

Konsumsi protein yang tepat juga penting untuk kekebalan tubuh yang sehat dan mempertahankan berat badan yang ideal.

Mengkonsumsi makanan anti kanker – beberapa bahan kimia alami telah terbukti dapat menghambat sel kanker, menginduksi kematian sel (apoptosis), atau menghambat metastasis meliputi: kurkumin dari kunyit rempah-rempah, vitamin D,  jamur maitaike (Ganoderma lucidum), dan jeruk pektin – Modified Citrus Pectin (MCP).

Metode jeruk pektin (MCP) merupakan terapi alternatif yang diklaim untuk menghentikan kanker prostat yang menyebar (metastasis).

Pektin ditemukan dalam buah-buahan, termasuk buah jeruk. Ini adalah apa yang kita gunakan untuk membuat selai, dan kebanyakan ditemukan di pips dan empulur buah jeruk. Pektin dari jeruk telah dimodifikasi atau sudah dilakukan sebuah proses sehingga lebih mudah diserap bagi tubuh.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Terapi Androgen Untuk Kanker Prostat Dan Efek Samping Pengobatan kanker prostat dengan prosedur terapi deprivasi androgen atau Androgen deprivation therapy (ADT) dilakukan karena pertumbuhan sel kanker didorong oleh hormon androgen, terapi menurunkan hormon androgen disinyalir dapat […]
  • Prosedur Operasi Prostatektomi Radikal Untuk Kanker Prostat Salah satu prosedur operasi bedah untuk mengobati kanker prostat adalah prostatektomi radikal yaitu menghapus seluruh prostat. Biasanya, pria dengan penyakit stadium awal atau kanker yang terbatas pada prostat akan menjalani operasi […]
  • Bedah Kanker Prostat: Jenis, Tujuan, Dan Kapan Pelaksanaannya Pengobatan Kanker Prostat dengan operasi bedah adalah pengangkatan tumor dan penghapusan beberapa jaringan sehat di sekitarnya selama operasi. Hal ini digunakan untuk mencoba untuk menghilangkan tumor sebelum menyebar di luar […]
  • Terapi Vaksinasi Sipuleucel-T Untuk Kanker Prostat Pengobatan kanker prostat dengan terapi vaksin Sipuleucel-T termasuk imunoterapi  yang dirancang untuk meningkatkan pertahanan alami tubuh untuk melawan kanker. Sipuleucel-T disesuaikan untuk setiap pasien. Sebelum pengobatan, […]
  • Terapi Radiasi Utk Kanker Prostat Dan Efek Sampingnya Terapi Radiasi adalah penggunaan sinar radiasi yang berenergi tinggi untuk merusak sel-sel kanker yang dikerjakan oleh seorang dokter terapi radiasi yang dikenal sebagai onkologi radiasi. Jenis terapi radiasi Jenis-jenis terapi […]