Pengobatan Kanker Tulang dan Efek Sampingnya

Pilihan pengobatan kanker tulang tergantung pada jenis kanker itu sendiri, seberapa jauh penyebarannya dan kondisi kesehatan Anda secara umum.

Rencana pengobatan yang direkomendasikan mungkin kombinasi dari:

1. Operasi untuk mengangkat bagian kanker – seringkali merekonstruksi atau mengganti tulang yang telah dihilangkan, kadangkala amputasi sesekali diperlukan
2. Kemoterapi – ini adalah obat kanker yang ampuh yang berperan sebagai sitotoksik
3. Radioterapi – radiasi digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker

Dalam beberapa kasus, obat tambahan yang disebut mifamurtide juga dapat direkomendasikan.

Pengobatan kanker tulang dengan operasi

Pembedahan untuk mengangkat area kanker sering dikombinasikan dengan perawatan lain yang disebutkan di bawah. Untuk menghindari amputasi, mungkin butuh operasi dikenal sebagai operasi pembedahan limb, meskipun 1 dari setiap 10 orang harus diamputasi.

Operasi bedah limb

Operasi bedah limb adalah operasi pembedahan tulang ketika kanker belum menyebar ke luar tulang, dan tulang dapat direkonstruksi.

Jenis operasi pembedahan limb yang paling umum melibatkan pengangkatan bagian tulang yang terkena, dan beberapa jaringan di sekitarnya jika kanker telah menyebar ke jaringan lain tersebut.

Bagian tulang yang dilepas kemudian dapat diganti dengan implan logam yang disebut tulang prosthesis, atau cangkok tulang yang mengambil sepotong tulang dari tempat lain.

Jika kanker dekat sendi, seperti lutut, mungkin perlu operasi sendi dan menggantinya dengan sendi buatan.

Amputasi

Amputasi akan dilakukan jika operasi bedah limb tidak berfungsi dengan baik karena kondisi:

– kanker telah menyebar di luar tulang ke pembuluh darah utama atau saraf
– Anda mengembangkan infeksi setelah prostesis atau cangkok tulang
– kanker telah berkembang di bagian tubuh seperti pergelangan kaki

Pengobatan kanker tulang dengan kemoterapi

Ada empat cara pemberian kemoterapi untuk pengobatan kanker tulang, yaitu:

– Kemoterapi diberikan sebelum operasi, untuk mengecilkan tumor dan membuat operasi lebih mudah
– Kemoterapi diberikan kombinasi dengan radioterapi sebelum operasi (chemoradiation) – pendekatan ini bekerja sangat baik dalam pengobatan sarkoma Ewing
– Kemoterapi diberikan setelah operasi, untuk mencegah kanker kembali (rekurensi – kambuh)
– Kemoterapi diberikan untuk mengontrol gejala dalam kasus tertentu di mana obat tidak mungkin diberikan (dikenal sebagai kemoterapi paliatif)

Efek samping kemoterapi

Pada pengobatan kanker tulang, kemoterapi dapat merusak sel-sel sehat. Efek samping kemoterapi yang umum termasuk:

– mual dan muntah
– diare
– bisul mulut
– kelelahan
– peningkatan risiko infeksi
– rambut rontok sementara
– kemandulan

Pengobatan kanker tulang dengan Radioterapi

Seperti halnya kemoterapi, radioterapi dapat digunakan sebelum dan sesudah operasi untuk mengobati kanker tulang, atau digunakan untuk kontrol gejala dan memperlambat penyebaran kanker ketika penyembuhan tidak mungkin dilakukan.

Radioterapi untuk kanker tulang melibatkan sinar radiasi yang diarahkan pada bagian kanker tulang oleh mesin eksternal.

Radioterapi diberikan dalam sesi harian, lima hari seminggu, dengan setiap sesi berlangsung beberapa menit. Seluruh perawatan biasanya akan berlangsung beberapa minggu.

Efek samping Radioterapi

Untuk pengobatan kanker tulang, radiasi selama radioterapi sebagian besar merusak sel-sel sehat di dekatnya, menyebabkan efek samping seperti:

– ritasi pada kulit ( merah seperti terbakar sinar matahari)
– nyeri sendi di bagian tubuh yang sedang dirawat
– rambut rontok
– kelelahan

Efek samping ini bersifat sementara dan akan hilang begitu radioterapi telah selesai, meskipun perasaan kelelahan dapat bertahan selama beberapa minggu.

Pengobatan kanker tulang dengan Obat Mifamurtide

Obat Mifamurtide biasanya untuk mengobati kanker tulang tipe osteosarcoma. Obat mifamurtide dapat digunakan bersamaan dengan radiasi maupun kemoterapi.

Obat Mifamurtide adalah stimulan makrofag imun, yang berarti obat ini bekerja mendorong sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan sel-sel khusus yang membunuh sel-sel kanker.

Obat Mifamurtide biasanya direkomendasikan untuk orang-orang muda dengan osteosarkoma yang diberikan setelah operasi, dalam kombinasi dengan kemoterapi, untuk membantu mencegah kanker kembali.

Mifamurtide diberikan secara intravena (infus). Perawatan biasanya dua kali seminggu selama 12 minggu, dan kemudian seminggu sekali untuk 24 minggu berikutnya.

Efek samping Obat Mifamurtide

Dalam pengobatan kanker tulang, obat Mifamurtide dapat menyebabkan berbagai efek samping. Ini dapat termasuk:

– mual dan muntah
– diare atau sembelit
– sakit kepala
– pusing
– kehilangan selera makan
– kelelahan dan keletihan

Obat Mifamurtide tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan ibu menyusui. Beritahu dokter bedah jika Anda sedang hamil atau sedang menyusui bayi Anda.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!