Penyebab Dan Gejala-Gejala Kanker Tulang Belakang

Apa itu kanker tulang belakang?

Kanker tulang belakang adalah tumor ganas yang berkembang di tulang, saraf, dan jaringan lain seperti sumsum yang membentuk tulang belakang, dimana komponen-komponen tersebut memfasilitasi gerakan dan mendukung tubuh Anda.

Tulang belakang merupakan tulang fleksibel dari tulang vertebra yang terhubung dengan otot, tendon, dan jaringan lain (sumsum) yang berasal dari dasar tulang kepala (tengkorak) hingga ke tulang ekor. Tulang belakang mencakup tiga selaput pelindung yang membungkus sumsum tulang belakang dan cairan.

Gejala kanker Tulang Belakang

Ketika tumor mulai tumbuh, ia dapat menggantikan tulang atau menekan saraf, menghasilkan fraktur kompresi atau mengurangi suplai darah ke sumsum tulang belakang.

Seringkali, gejala kangker tulang belakang adalah rasa sakit di tulang yang dapat memberikan informasi penting tentang tumor.

Rasa sakit yang terjadi akibat kanker menyebabkan kelemahan atau ketidakstabilan di tulang tulang belakang Anda. Rasa nyeri tulang belakang lebih dirasakan terutama pada malam hari atau di pagi hari.

Rasa sakit tulang belakang pada malam atau pagi saat Anda bergerak sering merupakan tanda awal bahwa tumor telah menyebar (metastasis).

Gejala kanker tulang belakang yang dekat dengan saraf utama dapat mengganggu kemampuan mereka untuk mengirimkan pesan antar tubuh dan otak, menyebabkan gejala neurologis, termasuk:

– kelemahan, kesemutan, atau mati rasa pada kedua kaki atau lengan
– kesulitan berjalan atau menjaga keseimbangan tubuh
– masalah sensorik
– kehilangan kontrol usus sehingga tidak bisa menahan saat berak
– Kehilangan kontrol kandung kemih menyebabkan sering ngompol

Penyebab kanker Tulang Belakang

Para ahli belum tahu apa sebenarnya yang menyebabkan kangker tulang belakang. Tapi mereka meyakini bahwa beberapa faktor resiko seperti gangguan kekebalan tertentu atau kondisi genetik, yaitu penyakit neurofibromatosis 2, menjadi faktor resiko yang menyebabkan tumor tulang belakang.

Neurofibromatosis adalah penyakit genetik yang membuat orang lebih mungkin untuk mengembangkan tumor atau kanker, terutama yang melibatkan otak, sumsum tulang belakang, dan saraf perifer. Meskipun kadang tumor ini tidak bersifat kanker, namun dapat menyebabkan kecacatan dan mengancam jiwa penderitanya.

Jenis-jenis dan tipe kanker tulang belakang

Ada banyak jenis tumor tulang belakang dan jenis sel yang dikandungnya yang digolongkan menjadi dua, tumor epidural dan tumor intradural.

Jenis kanker tulang belakang paling ganas adalah tumor epidural. Tumor ini tumbuh di tulang tulang belakang dan akan menekan sumsum tulang belakang , akar saraf, dan menyerang cairan sumsum tulang belakang.

Sedangkan tumor intradural, meliputi:

– Tumor tulang belakang intramedullar, tumbuh di dalam sumsum tulang belakang, seperti jenis ependymoma dan astrocytomas
– tumor tulang belakang extramedullar, tumbuh di luar sumsum tulang belakang, seperti meningioma, schwannomas, dan ependymomas myxopapillary

Ada satu jenis tumor yang disebut tumor plexus saraf karena tumbuh di sebelah tulang belakang di pleksus saraf. Beberapa jenis tumor plexus seperti neurofibroma dan ganglioneuroma.

Pengobatan kanker tulang belakang

Beberapa pilihan pengobatan termasuk:

– Teknik operasi sumsum tulang belakang untuk menstabilkan tulang belakang Anda
– Teknik radiasi untuk memberikan dosis radiasi yang tepat.
– Suntikan Botox® (botulinum toxin) yang mengurangi kejang otot terjadi setelah operasi atau terapi radiasi, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas Anda.
— Prosedur bedah minimal invasif yang dapat menstabilkan tulang belakang untuk membantu operasi dan terapi radiasi menjadi lebih aman.

– Terapi sistemik, selain radiasi dan operasi, termasuk kemoterapi, imunoterapi, terapi hormon, dan obat pelindung tulang.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!