Pedoman Diet Untuk Penderita Kanker Kolon Dan Rektum

diet penderita kanker usus

Diet tepat sangat penting dalam membantu mencegah dan mengobati kanker kolorektal (kanker usus besar dan kanker rektum), dan banyak penyakit lain. Diet untuk penderita kanker usus lebih ditekankan pada makan makanan natural daripada penggunaan suplemen.

Diet untuk mencegah kanker usus menurut American Cancer Society, menegaskan:

– Pilihlah banyak sumber makanan dari tanaman.
– Memilih biji-bijian.
– Batasi daging merah dan daging olahan.
– Tingkatkan aktifitas fisik untuk mempertahankan berat badan yang sehat.
– Jangan menyalahgunaan alk0hol dan jangan mer0kok.

Berikut adalah penjelasan pedoman diet kanker usus secara rinci

Diet rendah lemak

Lemak makanan dari daging merah dan olahan adalah kontributor dan pemicu kanker kolorektal. Konsumsi lemak tinggi meningkatkan jumlah asam empedu zat yang dilepaskan ke dalam saluran pencernaan.

Asam empedu bertugas memecah lemak. Ketika lemak masuk ke usus besar, sejumlah besar asam empedu akan dikonversi menjadi asam empedu sekunder. Asam empedu sekunder bersifat mengacaukan sel dan meningkatkan pertumbuhan tumor, terutama sel-sel yang melapisi usus besar.

Diet tinggi antioksidan

Antioksidan bekerja dengan memperkuat pertahanan tubuh dari zat berbahaya yang disebut radikal bebas.

Radikal bebas adalah salah satu produk sampingan dari metabolisme oksigen oleh setiap sel di tubuh kita. Zat ini akan merusak sel tubuh melalui oksidasi. Oksidasi akan merusak sel-sel dan juga telah terbukti berkontribusi terhadap penyakit jantung, katarak, penuaan, dan infeksi.

Sel tubuh secara alami mampu melawan radikal bebas dan mampu memperbaiki kerusakan yang diakibatkannya. Namun makanan kaya antioksidan, seperti selenium dan beta-karoten, dapat membantu memperkuat perlindungan ini.

Beberapa contoh lain dari antioksidan adalah karoten, beta karoten, dan lutein. Makanan sumber antioksidan yang baik termasuk buah-buahan, sayuran, dan teh hijau.

Diet Vitamin dan Mineral

Asam folat dan vitamin B12 menunjukkan sifat memerangi kanker, Selain itu, vitamin dan mineral ini membantu dalam pembentukan sel dan jaringan baru sekaligus menjaga sel darah merah tetap sehat. Sumber asam folat yang paling umum adalah sayuran berdaun hijau gelap, terutama bayam.

Diet Kalsium dan Vitamin D.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kedua zat ini tidak hanya memperkuat tulang, tapi juga membantu melawan kanker usus besar.

Sumber kalsium yang baik meliputi: susu, keju, yogurt, salmon, sarden, dan sayuran berdaun hijau gelap seperti kangkung, mustard, dan sayuran collard. Sumber vitamin D termasuk salmon, sarden, susu sapi, kuning telur, dan hati ayam

Dua puluh menit berjemur matahari pagi sebelum pukul 10 pagi akan membantu proses metabolisme vitamin D di tubuh Anda

Baca ulasannya: bagimana vitamin D bisa mencegah kanker usus

Diet tingggi Serat

Makanan tinggi serat alami dianggap sebagai senjata ampuh dalam mencegah kanker usus, meskipun ada penelitian kontroversi mengenai apakah serat mampu mencegah kanker kolorektal, namun banyak bukti bahwa asupan serat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Sumber serat yang baik meliputi: sereal dan roti gandum utuh, plum, buah beri, kacang merah dan kacang polong lainnya, buah dan sayuran segar, atau beras merah.

Makan makanan tinggi serat harus diimbangi banyak minum air untuk mencegah sembelit dan mencegah kram.

Diet fitokimia

Baru-baru ini ditemukan diet fitokimia untuk mencegah dan mengobati kanker. Fitokimia adalah zat non-nutrisi seperti flavonoid, polifenol, dan terpen yang ditemukan di berbagai makanan nabati termasuk tomat, buah beri, paprika, wortel, brokoli, kol, dan kacang kedelai.

Sumber referensi:

American Cancer Society.
Uptodate.com: “Patient information: High-fiber diet (Beyond the Basics),” Arnold Wald, MD.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • NSAID Meningkatkan Kelangsungan Hidup Survivor Kanker Usus Penggunaan NSAID atau obat antiinflamasi nonsteroid, dikaitkan dengan pengurangan angka kematian survivor kanker usus sekitar 25 persen, menurut penelitian terbaru dari Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson yang akan dipublikasikan 15 […]
  • Jurnal: 6 Makanan Sehat Untuk Pasien Prostat Menurut Para Ahli Pilihan Makanan Sehat Untuk Kanker Prostat. Jika Anda mendapatkan kanker prostat setelah vonis dokter, Anda harus segera menentukan langkah pengobatan. Sangat mudah untuk menunda prostat agar tidak berkembang ke kanker ganas. Anda hanya […]
  • Tanda-Tanda & Gejala Kanker Usus Telah Menyebar Ke Organ Lain Kanker kolorektal terjadi ketika sel abnormal tumbuh di kolon atau rectum. Sel-sel abnomral ini tumbuh bersama dan membentuk polip usus. Seiring waktu, polip usus bisa berubah menjadi kanker, disebut kanker usus besar atau kanker dubur, […]
  • Kanker Kolon Kanker kolon adalah kanker pada usus besar,  bagian bawah sistem pencernaan Anda setelah usus halus.  Sedangkan kanker rektum adalah kanker yang muncul beberapa inci terakhir dari usus besar. Kanker kolon dan kanker rektum […]
  • Gejala & Ciri-Ciri Kanker Dubur/Rektum: Tinja Berdarah, Sembelit, Obstruksi Dll Kanker rektum/dubur menyebabkan banyak gejala. Namun terkadang, kanker rektum hadir tanpa gejala apapun, itulah arti pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Ciri-ciri, gejala dan tanda-tanda kanker dubur/rektum yang harus diperhatikan […]