Tanda-Tanda & Gejala Kanker Usus Telah Menyebar Ke Organ Lain

Tanda-Tanda & Gejala Kanker Usus Telah Menyebar Ke Organ Lain

Kanker kolorektal terjadi ketika sel abnormal tumbuh di kolon atau rectum. Sel-sel abnomral ini tumbuh bersama dan membentuk polip usus. Seiring waktu, polip usus bisa berubah menjadi kanker, disebut kanker usus besar atau kanker dubur, tergantung dimana lokasi kanker itu berdomisili.

Kanker kolon metastatik berarti sel kanker dari usus telah menyebar ke organ tubuh yang lain, paling umum sering menyebar ke hati, terkadang menyebar ke paru-paru, tulang, getah bening atau organ lain di dalam tubuh Anda.

Penyebab metastasis kanker usus

Dokter atau ilmuwan tidak tahu pasti penyebabnya. Tapi sifat dasar sel kanker adalah lebih cenderung menyebar; atau kadang ia kembali muncul di kemudian hari meskipun telah dilakukan pengobatan, dan diagnosa mengatakan bahwa kanker telah di tahap lanjutan.

Terkadang sel kanker terlalu kecil ketika didiagnosis. Namun, Sel-sel ini mungkin terus tumbuh dan muncul kemudian sebagai kanker metastatik, bahkan bertahun-tahun setelah perawatan.

Gejala metastatik kanker usus

Tanda dan gejala kanker usus metastatik bergantung dimana tempat penyebaran kanker, ukuran dan lokasi tumor di dalam tubuh. Pasien dengan kanker kolorektal metastatik tidak akan selalu memperhatikan gejala sebelum diagnosis.

Gejala bergantung pada sejumlah faktor, seperti tercantum di bawah ini.

1. Metastasis kanker usus ke tulang

Jika kanker usus telah menyebar ke tulangnya, gejalanya mungkin termasuk rasa sakit tulang, patah tulang, konstipasi/sembelit atau penurunan tingkat kewaspadaan jika kadar kalsium tinggi.

2. Metastasis kanker usus ke paru-paru

Jika kanker usus telah menyebar ke paru-paru, gejalanya mungkin termasuk sesak napas atau sulit bernafas, batuk, nyeri di dada dan kelelahan yang sangat ekstrem.

3. Metastasis kanker usus ke hati

Jika kanker usus telah menyebar ke hati, gejalanya mungkin termasuk mual, kelelahan ekstrem, asites (perut terisi cairan), edema atau pembengkakan kaki dan tangan akibat pengumpulan cairan, dan kulit menguning atau gatal – pruritus.

4. Metastasis kanker usus ke getah bening

Jika kanker usus telah menyebar ke kelenjar getah bening, hal itu bisa menyebabkan gejala seperti kembung, perut bengkak atau kehilangan nafsu makan.

5. Metastasis kanker usus ke otak

Jika kanker usus telah menyebar ke otak atau sumsum tulang belakang, gejalanya bisa muncul termasuk rasa sakit kepala ekstrem, sangat kebingungan, kehilangan ingatan, penglihatan kabur atau ganda, sulit bicara, sulit bergerak atau kejang-kejang.

Diagnosa kanker kolorektal metastatik

Kanker usus besar yang telah menyebar didiagnosis dengan pemeriksaan fisik dan beberapa tes, termasuk tes darah, rontgen dada, scan tulang, ultrasound, CT, PET, atau MRI scan.

Diagnosis biasanya dikonfirmasi dengan biopsi. Selama tes ini, dokter akan mengambil sampel jaringan dari area tertentu. Jaringan akan diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat apakah itu mengandung kanker.

Pengobatan

Pengobatan kanker usus yang telah bermetastasis meliputi operasi, radiasi, kemoterapi, dan terapi tertarget. Meskipun kanker sulit untuk disembuhkan, namun perawatan bisa membantu Anda merasa lebih baik dan hidup lebih lama.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • IStilah Dan Kamus Kanker USus Kanker kolorektal adalah kanker kolon (usus besar) atau rektum. Dalam kasus yang paling sulit - ketika kanker telah menyebar ke hati, paru-paru atau tempat lain - operasi menjadi pilihan bagi banyak orang, serta memperpanjang dan […]
  • Pedoman Diet Untuk Penderita Kanker Kolon Dan Rektum Diet tepat sangat penting dalam membantu mencegah dan mengobati kanker kolorektal (kanker usus besar dan kanker rektum), dan banyak penyakit lain. Diet untuk penderita kanker usus lebih ditekankan pada makan makanan natural daripada […]
  • Kanker Rektum Prevalensi kanker usus di Indonesia awal tahun 2013 meningkat mulai 1,4 kasus per 1.000 jiwa. Pada th 2016, kasus kanker usus mencapai 10 % penduduk. Itu artinya, kanker usus di Indonesia berada di peringkat 3 setelah kanker […]
  • NSAID Meningkatkan Kelangsungan Hidup Survivor Kanker Usus Penggunaan NSAID atau obat antiinflamasi nonsteroid, dikaitkan dengan pengurangan angka kematian survivor kanker usus sekitar 25 persen, menurut penelitian terbaru dari Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson yang akan dipublikasikan 15 […]
  • Suplemen CoQ10 Vs Diabetes Terinduksi Statin Apakah Anda mengonsumsi statin untuk menurunkan kolesterol darah? Perlu diketahui bahwa statin bisa meningkatkan risiko diabetes. Namun, peran suplementasi CoQ10 bisa menangani masalah ini. Suplemen CoQ10 bisa menurunkan resiko diabetes […]