Studi Ilmiah: 3 Jenis Kacang Dongkrak Imunitas Cegah Kanker Usus

Studi Ilmiah: 3 Jenis Kacang Dongkrak Imunitas Cegah Kanker Usus

3 Jenis kacang: kacang makadamia, kenari, dan almond bisa mencegah dan melawan kanker usus dengan merangsang serangkaian mekanisme imunitas tubuh yang membuat spesies oksigen reaktif menjadi tidak berbahaya.

Kacang-kacangan ini terlibat dalam aktifasi antibodi sebagai pertahanan tubuh untuk mendetoksifikasi spesies oksigen reaktif yang diciptakan oleh radiasi ultraviolet, berbagai bahan kimia dan sejumlah metabolit makanan.

Spesies oksigen reaktif ini dapat menyebabkan kerusakan pada DNA yang menyebabkan perkembangan kanker, termasuk kanker kolorektal (kanker usus besar dan kanker anus)

Sebuah studi ilmiah tentang peran kacang sebagai anti kanker, Dr Wiebke Schlörmann dan rekan-rekannya dari Departemen Nutrisi Toksikologi di Universitas Jena telah mempelajari efek perlindungan dari kacang-kacangan terhadap kanker usus besar.

Dalam sebuah jurnal Molecular Carcinogenesis yang publikasi secara online, mereka mempresentasikan hasil dari sebuah studi baru-baru ini, yang menyoroti mekanisme molekuler dari efek perlindungan ini.

“Sekarang kita tahu bahwa kacang-kacangan penuh dengan zat yang baik untuk jantung dan sistem kardiovaskular, atau yang melindungi dari kelebihan berat badan atau mengembangkan diabetes,” kata Dr Wiebke Schlörmann.

Beberapa penelitian juga menunjukkan efek perlindungan terhadap kanker usus besar, dia menambahkan. “Apa yang belum kita ketahui secara rinci sampai sekarang adalah efek perlindungan dari kacang-kacangan ini.”

Menurut penelitian ini, kacang-kacangan memiliki efek positif pada kesehatan karena terlibat dalam aktifasi imunitas tubuh yang mendetoksifikasi spesies oksigen reaktif.

Oksigen reaktif adalah efek samping radiasi ultraviolet, berbagai bahan kimia atau metabolit makanan. Efek ini dapat menyebabkan kerusakan DNA yang menyebabkan perkembangan berbagai macam kanker.

“Memang, secara alami tubuh memiliki serangkaian mekanisme perlindungan yang membuat spesies oksigen reaktif menjadi tidak berbahaya. Mekanisme ini distimulasi atau dirangsang oleh kacang-kacangan dan zat yang dikandungnya.” jelas Dr Schlörmann, Ahli gizi dari Jena.

Para peneliti menyelidiki efek berbeda dari kacang makadamia, kenari, serta almond, disimulasikan ‘dicerna’ dalam tabung reaksi dan hasil dari produk pencernaan ini kemudian dianalisis.

Para peneliti menyimpulkan bahwa ada aktivitas enzim pelindung katalase dan peningkatan superoksida dismutase pada sel yang diobati. Selain itu, produk pencernaan menginduksi apa yang disebut opoptosis, kematian sel terprogram di sel kanker.

“Kami dapat menunjukkan efek ini dimediasi oleh semua jenis kacang yang dipelajari,” kata Prof. Michael Glei, yang memimpin penelitian ini.

Pada tahap selanjutnya, dia dan timnya ingin mengetahui apakah efek perlindungan berkurang pada kacang oven atau panggang? Karena sebagian besar kacang yang dikonsumsi dalam bentuk kacang panggang atau dioven, penelitian masih berlanjut untuk mengetahui hasil pasti.

Sumber Referensi

Wiebke Schlormann dkk. Chemopreventive potential of in vitro fermented nuts in LT97 colon adenoma and primary epithelial colon cells, Molecular Carcinogenesis (2017) 10.1002/mc.22606

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • NSAID Meningkatkan Kelangsungan Hidup Survivor Kanker Usus Penggunaan NSAID atau obat antiinflamasi nonsteroid, dikaitkan dengan pengurangan angka kematian survivor kanker usus sekitar 25 persen, menurut penelitian terbaru dari Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson yang akan dipublikasikan 15 […]
  • Kanker Kolon Kanker kolon adalah kanker pada usus besar,  bagian bawah sistem pencernaan Anda setelah usus halus.  Sedangkan kanker rektum adalah kanker yang muncul beberapa inci terakhir dari usus besar. Kanker kolon dan kanker rektum […]
  • IStilah Dan Kamus Kanker USus Kanker kolorektal adalah kanker kolon (usus besar) atau rektum. Dalam kasus yang paling sulit - ketika kanker telah menyebar ke hati, paru-paru atau tempat lain - operasi menjadi pilihan bagi banyak orang, serta memperpanjang dan […]
  • Studi Ilmiah: Hubungan Vitamin D Dan Pencegahan Kanker Usus Kanker kolorektal adalah sekelompok sel kanker yang tumbuh di usus besar (kolon) atau rektum (dubur). Kanker kolon dimulai di sel-sel usus besar, sedangkan kanker kolorektal dimulai dari keduanya, baik pada sel-sel usus besar atau […]
  • Kanker Rektum Prevalensi kanker usus di Indonesia awal tahun 2013 meningkat mulai 1,4 kasus per 1.000 jiwa. Pada th 2016, kasus kanker usus mencapai 10 % penduduk. Itu artinya, kanker usus di Indonesia berada di peringkat 3 setelah kanker […]