Operasi Kanker Usus Besar: Kolektomi Terbuka, Laparoskopi & Robotik

Operasi Kanker Usus Besar

Bedah operasi kanker usus besar untuk tahap awal biasanya hanya menghilangkan atau mengangkat sedikit lapisan dinding usus besar (lapisan mukosa), yang dikenal sebagai bedah eksisi lokal.

Jika kanker menyebar ke otot yang mengelilingi usus besar, biasanya operasi diperlukan untuk menghilangkan seluruh bagian usus besar yang dikenal sebagai operasi kolektomi.

Ada tiga cara kolektomi yang dapat dilakukan:

1. Kolektomi terbuka

Bedah kolektomi terbuka untuk kanker usus besar dilakukan di mana ahli bedah membuat potongan besar (sayatan luas) di perut Anda dan menghilangkan bagian usus besar Anda.

2. Kolektomi laparoskopi

Kolektomi laparoskopi juga dikenal sebagai operasi lubang kunci (keyhole surgery) di mana ahli bedah membuat sejumlah sayatan kecil di perut Anda dan menggunakan instrumen khusus yang dipandu oleh kamera untuk menghilangkan sebagian usus besar.

3. Kolektomi robotik

Kolektomi robotik adalah tindakan bedah sejenis operasi lubang kunci di mana seorang ahli bedah menggunakan instrumen untuk memandu sebuah robot selama prosedur operasi.

Selama operasi kolektomi robotik, tidak ada hubungan langsung antara dokter bedah dan pasien. Bisa jadi, dokter bedah berada di tempat lain atau kemungkinan tidak berada atau tidak berlokasi di rumah sakit yang sama dengan pasien.

Selama operasi, mungkin kelenjar getah bening di dekatnya juga diangkat. Tapi pengangkatan kalenjar getah bening sangat kadang-kadang dilakukan dan diperlukan stoma saja.

Operasi stoma adalah tindakan bedah ketika bagian usus dikeluarkan untuk mengalihkan jalur kotoran. Kotoran yang sementara dialihkan, dikeluarkan dari ujung usus melalui dinding perut dan menempelkannya ke kulit perut.

Prosedur operasi

Kolektomi terbuka dan laparoskopi dianggap sama efektifnya dalam menghilangkan kanker, dan juga memiliki risiko komplikasi yang serupa.

Di sisi lain, kolektomi laparoskopi atau robotik memiliki keuntungan waktu, pemulihan yang lebih cepat dan hanya sedikit rasa nyeri pasca operasi. Operasi laparoskopi sekarang banyak dilakukan untuk operasi kanker usus besar di sebagian rumah sakit besar.

Kolektomi laparoskopi harus tersedia di semua rumah sakit yang melakukan operasi kanker usus, walaupun tidak semua ahli bedah bisa melakukan operasi jenis ini.

Diskusikan pilihan pengobatan Anda dengan dokter bedah untuk menentukan dan mengetahui, metode operasi apakah yang digunakan dan prosedur operasi mana sesuai dengan tingkat kanker usus Anda.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait