Berawal Olah Raga Dan Diet Membuat Ernest Quansah Sembuh Dari Penyakit Diabetes Melitus

Ketika Ernest Quansah telah didiagnosis dengan diabetes tipe 2, ia berusaha serius untuk mengubah kebiasaan buruknya dan mengambil cara hidup sehat.

Berikut kisahnya.

Saya seorang koki. Aku menyukai makanan penutup, kukis , dan kue, memakannya untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Aku sangat sibuk bekerja dan merasa sangat stres, aku tidak punya waktu untuk melakukan perawatan untuk tubuhku sendiri.

Aku juga suka minuman manis dan punya keinginan kuat untuk itu. Aku membeli kendi besar limun dan minum sepanjang hari. Ada perubahan dalam tubuhku, berat badanku turun drastis.

Dalam satu bulan, saya kehilangan berat sekitar 20 pound. Saya merasa mulutku sangat lengket, substansi keputihan meliputi lidah dan sudut-sudut mataku setiap bangun pagi.

Dalam kepanikan, saya pergi ke dokter. Ia mengatakan, “Kami harus mendapatkan tes darah Anda sekarang, karena saya curiga Anda memiliki diabetes.”

Hasil tes menunjukkan gula darah saya 394. (Bagi kebanyakan orang tanpa diabetes, kadar gula darah sebelum makan berkisar sekitar 70 sampai 80 mg / dL.)

Dokter mengatakan, “Apakah Anda sadar bahwa Anda selangkah lagi akan menuju serangan jantung ? “

Dia menempatkan saya sebagai penyandang diabetes tipe 2, dan memberi obat dosis tinggi. Kemudian mata saya gelap. Aku tidak bisa melihat, setelah 4 minggu, penglihatan saya kembali. Padahal, usiaku 46 namun merasa kewalahan.

Akhirnya, setelah 2 tahun berjuang, saya bertanya dokter saya, “Dok, bisakah diabetes saya bisa disembuhkan?”

Dia balik bertanya, “Apakah ada keluarga Anda yang memiliki diabetes?”. Aku berkata tidak.

Dia kemudian berkata, “Ya. Anda bisa sembuh. Cara terbaik untuk menyembuhkannya adalah dengan menggunakan beberapa pendekatan dan kerjasama untuk semua pihak.”

Saya memulai diet dan olahraga, sebuah program dari dokter saya. Diet dasarnya, saya harus menghindari karbohidrat sederhana. Aku membuat sup favorit saya – tahu dan kubis dengan banyak sayuran.

Kadang, aku makan lalapan sayuran mentah dan memakannya dengan hummus. Untuk sarapan, aku membuat oat, krim dan putih telur sedikit. Saya mulai berhenti minum minuman yang manis.

Setiap pagi, aku pergi ke gym dan berolahraga. Ketika saya pertama kali mulai, saya tidak bisa mengangkat banyak dan hanya mampu melakukan 7 menit cardio.

Lalu perlahan-lahan, saya tingkatkan ke 10 menit, kemudian 15, dan kemudian naik ke 45. Setiap malam hari, aku kembali ke gym dan melakukan hanya cardio. Rutin. Dokter mulai mengurangi dosis obat.

Saya bekerja 7 hari seminggu. Saya mulai merasakan gelombang energi bertambah. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa diabetes saya sudah sembuh.

“Selamat! Anda tidak lagi memiliki diabetes. Tekanan darah Anda sempurna dan kadar kolesterol Anda turun,” kata dokter.

Itu kisah 4 tahun yang lalu. Hari ini, aku penuh energi. Aku masih seorang koki, dan kadang-kadang aku mencicipi sesuatu yang manis di akhir pekan – es krim atau kue.

Tapi makan sehat dan berolahraga – itulah rahasia. Ide pokoknya

1. Ambil latihan. Mulai dengan 5 menit dan meningkat secara perlahan-lahan. Energi Anda akan kembali.”
2. Kendalikan diet Anda.

Salah satu makanan yang paling sederhana adalah perbanyak sayuran, campurkan dengan dressing sedikit, dan tambahkan tuna di atas nya. Itu makanan paling lengkap. Baca juga: cara mengobati diabetes ( Kisah nyata pasien sembuh dari diabetes tipe 2, Ernest Quansah, Ditulis dalam webmd.com )

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Studi: Diabetes Tipe 1 Bisa Sembuh Dengan Rekayasa Sel Beta Turunan Kabar terbaru, diabetes tipe 1 bisa disembuhkan setelah para ahli dan peneliti berhasil "merekayasa" sel induk manusia untuk menjadi sel islet pulau pankreas, sel-sel penghasil insulin. Tidak ada "obat penyembuhan" untuk diabetes tipe 1, […]
  • Apakah Metformin Bisa Mengobati Diabetes? Metformin obat diabetes. Apa manfaat metformin? Bagaimana mekanisme kerja metformin terhadap tubuh diabetes? Berapa dosis metformin yang tepat? Apa efek samping metformin jangka panjang? Bagaimana cara mengatasi efek samping […]
  • Tips Mencegah Mata Buram Akibat Efek Metformin Salah satu efek samping metformin adalah mata buram, atau pandangan berkunang-kunang. Mata buram atau mata kabur terjadi akibat kekurangan Vitamin B12 karena Metformin diketahui mengganggu penyerapannya. Vitamin B12 sangat penting […]
  • Darah Tinggi 400 Mg/Dl, Status Hiperglikemik Hiperosmolar Dan Cara Mengatasinya Gula darah tinggi 400 mg/dl bisa menyebabkan dehidrasi berat meski tanpa ketosis (produksi keton) Kondisi ini disebut Status hiperglikemik hiperosmolar. Jika dibiarkan, status gula darah akan meningkat menjadi di atas 600 mg / dL, paling […]
  • Cara Mencegah Hipoglikemia Saat Olah Raga Banyak penderita diabetes melitus menyukai beberapa kegiatan olahraga, tapi ia harus mampu mencegah hipoglikemia baik itu selama atau setelah olah raga dengan kontrol diabetes dan pengaturan gula darah yang ketat. Karena, risiko […]