Studi: Manfaat Diabetes Puasa Memprogram Ulang Sel Islet Pankreas

Manfaat diabetes berpuasa adalah mempromosikan pemrograman ulang dari garis keturunan sel dan memperbaiki insulin sel islet pankreas berdasar siklus kalori, protein, karbohidrat dan lemak (siklus puasa – Fast Metabolisme Diet)

Kesimpulan ini didapat dari sebuah penelitian oleh para periset dari University of Southern California dan Koch Institute di Massachusetts Institute of Technology (MIT) di AS, dan Institut Onkologi Molekuler IFOM di Italia; yang didanai oleh US National Institutes of Health (NIH) dan US National Institute on Aging (NIA), hasil analisa dipublikasikan secara online bebas di jurnal peer-reviewed, Cell.

Konsep dasar penelitian

Penelitian ini meneliti apakah diet seperti siklus puasa mampu mempromosikan generasi sel beta pankreas baru dalam model tikus diabetes.

Sel beta ditemukan di pankreas. Fungsi utama sel adalah untuk menyimpan dan melepaskan insulin sebagai respons terhadap perubahan konsentrasi glukosa darah.

Pada penderita diabetes, sel beta dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh seseorang (Dm tipe 1) atau tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup (DM tipe 2).

Sel beta dilaporkan sangat sensitif terhadap ketersediaan nutrisi. Para peneliti ingin melihat apakah puasa berkepanjangan dapat memperbaiki dan meregenerasi sel islet di pulau pankreas.

Pengujian pada model hewan

Penelitian ini melibatkan banyak tikus jantan berusia 10-16 minggu, beberapa di antaranya disuntik bahan kimia untuk menghancurkan sel islet pankreas, meniru diabetes tipe 1. Yang lainnya dibiak secara genetis untuk memiliki diabetes tipe 2, dan beberapa tikus normal bertindak sebagai kontrol.

Para peneliti menempatkan tikus tersebut pada rejimen puasa empat hari yang terdiri dari diet rendah kalori, rendah protein, rendah karbohidrat dan diet tinggi lemak (3 siklus puasa).

Uji pada model manusia

Pada studi tahap kedua, periset merekrut orang-orang penderita DM tipe 1. Penelitian melibatkan analisis sampel sel pankreas manusia yang dikumpulkan dari orang-orang dengan diabetes tipe 1.

Periset juga merekrut sukarelawan orang dewasa yang sehat tanpa riwayat diabetes, untuk menjalani 3 siklus puasa dengan rejimen puasa lima hari, dan sampel darah dari orang-orang ini diterapkan pada kultur sel-sel pankreas manusia

Apa hasil studi

Pada model tikus diabetes tipe 2, setelah menjalani siklus puasa, ada pemulihan sekresi insulin dan terjadi penurunan resistensi insulin. Ini berarti, siklus puasa tampaknya menginduksi regenerasi sel islet beta pankreas.

Pada model tikus diabetes tipe 1, siklus puasa mampu mengurangi peradangan dan mendorong perubahan kadar protein sitokin, ini berarti mengindikasikan pemulihan sekresi insulin. Selain itu, ada peningkatan jumlah proliferasi dan jumlah sel beta, sel penghasil insulin.

Pada manusia, hasil sampel sel islet pankreas dari siklus puasa menunjukkan temuan serupa. Yaitu, sampel darah dari individu berpuasa yang diterapkan pada kultur sel pankreas di laboratorium – mempromosikan pemrograman ulang dari garis keturunan sel dan menghasilkan insulin di sel islet pulau pankreas

Kesimpulan diabetes puasa

Para peneliti menyimpulkan bahwa, “Hasil ini menunjukkan bahwa manfaat diabetes puasa mempromosikan pemrograman ulang sel untuk menghasilkan insulin di sel islet pankreas dari pasien manusia dengan diabetes tipe 1; dan siklus puasa bisa membalikkan fenotipe diabetes tipe 1 dan tipe 2 pada model tikus.”

Prof. Anne Cooke, profesor imunologi di Universitas Cambridge, berkomentar: “Ini adalah ilmu bagus dan memberi janji untuk pengobatan diabetes masa depan, namun kami memerlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah puasa berhasil mengobati orang-orang diabetes tipe 1. “

NB: Jangan mencoba puasa tanpa bimbingan, atau perubahan radikal terhadap menu makan Anda tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter yang menangani penyakit Anda. Perubahan mendadak pada diet Anda bisa menyebabkan komplikasi (NHS choices)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!