Panduan Dan Manajemen Diabetes Anak Mandiri

Setelah beberapa tahun terakhir berlalu, sudah tiba waktu untuk anak melatih dirinya sendiri dalam mengelola diabetesnya secara mandiri.

Hal ini menjadi sangat penting bagi anak yang akan mulai menginjak masa remaja untuk bertanggung jawab secara penuh atas diabetesnya sendiri.

Tanggung jawab tersebut meliputi kontrol diet dan penggunaan insulin terutama saat anak berada jauh dari jangkauan orang tua, meskipun masih dibawah pengawasan secara ketat oleh orang tua ketika anak-anak berada di rumah.

Melatih anak untuk mulai menyuntikkan insulin sendiri

Banyak ahli perawatan diabetes yang merekomendasikan anak-anak untuk mulai belajar memberi suntikan insulin sejak usia 10 tahun berjalan.

Hal ini menjadi kesepakatan, bahwa anak-anak pada usia tersebut masih mudah untuk dilatih dan sudah mulai tidak mendebat.

Kadang, orang tua merasa kasihan dengan anak-anak karena dalam sehari mereka harus menerima beberapa suntikan, terutama saat anak-anak dalam masa balita tentu orang tua akan merasa sangat sedih.

Namun, hingga saat ini belum ditemukan alternatif lain untuk mengganti insulin dan harus melalui suntikan karena fungsi insulin menjadi tidak aktif jika dimasukkan melalui mulut.

Para peneliti sudah melakukan penelitian dengan metode lain untuk mengganti terapi suntikan dengan transplantasi pankreas, akan tetapi struktur pankreas lebih rumit dibanding ginjal atau jantung.

Bantu dan doronglah anak-anak pada saat mulai suntikan dengan mempersiapkan peralatan atau membantu dengan menekan tombol pada pena dan menarik keluar jarum suntiknya.

Berilah penghargaan berupa pujian jika anak-anak sudah mulai bisa menyuntikkan insulin ke tubuh mereka.

Jika terjadi masalah pada hasil suntikan, anda segera menghubungi dokter ahli yang menangani kasus diabetes melitus anak.

Gula darah normal untuk anak-anak

Sebagai catatan, patokan untuk kontrol pemantauan gula darah adalah

Sebelum makan : 4-6 mmol / liter darah
Setelah makan : 5 – 10 mmol / liter darah
Sebelum tidur : kurang dari 10 mmol / liter.

Jika anak mengalami tingkat gula darah tinggi ( lebih dari 10 mmol /liter ), anak mungkin belum melakukan suntikan karena faktor lupa. Untuk mengatasi kondisi hiperglikemia, anak mungkin butuh insulin ekstra kerja cepat.

Insulin kerja cepat dapat menurunkan kadar gula darah hingga 3 mmol / liter. Maka dari itu, glukotest dan peralatan suntikan mungkin harus tersedia dimana posisi anak berada, terutama saat anak berada di luar rumah atau jauh dari kontrol orang tua.

Dalam kondisi anak jauh dari rumah, tampaknya orang tua masih harus intervensi dalam mempersiapkan peralatan suntikan lengkap, karbohidrat tambahan, dan glukotest.

Penting bagi anak untuk memberitahu temannya bahwa dia memiliki diabetes. Anak harus menjelaskan kepada temannya tentang keadaan hipoglikemia yang mungkin terjadi saat mereka bermain di luar rumah.

Beritahu pada teman jika mereka melihat tingkah aneh yang biasa dialami oleh anak diabetes, mungkin dengan memberi permen glukosa.

Anak anda harus memberitahu temannya mengenai tempat penyimpanan perbekalan seperti glukotest dan memberitau tentang cara pakai sehingga kemungkinan teman-temannya akan tertarik dan mencoba membantu, atau membawa anak anda ke klinik terdekat.

Melatih anak diet diabetes mandiri.

Untuk tetap menjalankan fungsi tubuh, anak-anak butuh energi dari makanan dan minuman yang digunakan dalam berbagai aktifitas seperti bermain, belajar, olah raga, dan aktifitas lainnya.

Kemandirian anak dalam masalah diet diabetes adalah kunci utama dalam pengelolaan diabetes. Anak harus diberi tanggung jawab penuh atas kontrol diabetes dan gula darah mereka.

Makanan dan insulin, keduanya terkait naik dan turunnya gula darah. Deskripsi singkatnya, insulin berperan sebagai penurun gula darah, sedangkan makanan berperan dalam meningkatkan gula darah.

Oleh sebab itu, memilih makanan yang berlabel rendah kalori, ber-indeks glikemik rendah, bebas lemak jenuh, mengurangi gula, dan sedikit garam menjadi faktor utama dalam diet untuk anak-anak.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Bahaya Komplikasi DM Tipe 1 Pada Anak Bahaya Diabetes Pada Anak. Dampak diabetes bagi anak-anak bisa serius dan sangat mengkhawatirkan orang tua sehingga menjadi suatu patok keberhasilan orang tua ketika mereka bisa menyelamatkan anak-anak mereka yang memiliki diabetes tipe 1 […]
  • Tips Mengajari Anak Saat Mulai Menjalani Diet Diabetes Penting bagi orang tua untuk mengetahui jenis dan jumlah makanan yang dimakan untuk anak yang memiliki diabetes tipe 1 yang dirangkum dalam diet harian agar tingkat gula darah dan berat badan mereka dapat dikontrol dengan sempurna. Menu […]
  • Memahami Tanda-Tanda Diabetes Pada Anak Balita Bagaimana cara mengetahui diabetes pada anak balita? Apa saja tanda-tanda dan gejalanya? Ketika orang tua memandang anak-anak mereka, mungkin dalam hati akan bertanya dan kadang timbul rasa curiga, apakah satu diantara anak-anak saya […]
  • Diabetes Pada Usia Muda 20 – 35 th Diabetes Usia Muda. Pada umumnya, diabetes menyerang orang-orang dengan usia diatas 40 tahun. Akan tetapi, ada jenis diabetes yang langka dan menyerang orang pada usia muda terutama pada anak-anak dan remaja di usia sekitar 11 - 20 […]
  • Tips Melatih Disiplin Diet Untuk Anak-Anak Penderita Diabetes Diet Diabetes Untuk Anak. Melatih kedisplinan saat tiba waktu makan untuk anak dengan penyakit diabetes melitus adalah salah satu point penting dalam meningkatkan kedewasaan pola pikir pada anak-anak Tujuannya, mereka dapat mengelola […]