Obat Metformin HCL

Merk pasaran: Glucophage. Nama generik: metformin. Apa manfaat obat metformin? Bagaimana cara kerja obat metformin? Apa saja efek sampingnya? Apa saja gejala jika overdosis metformin? Metformin adalah obat diabetes untuk mengontrol gula darah tinggi, terutama pasien diabetes tipe 2.

Cara kerja metformin

Metformin bekerja meningkatkan sensitifitas insulin, artinya obat ini membantu mengembalikan respons tubuh terhadap insulin dari pankreas Anda secara alami sehingga mengurangi jumlah sekresi gula dari hati Anda dan memudahkan perut / usus Anda menyerap glukosa.

Cara minum metformin – dosis

Baca Leaflet Informasi terkait metformin dari apoteker sebelum Anda mulai minum metformin. Minum obat ini melalui mulut 1-3 kali sehari dengan makanan. Minum banyak cairan setelah minum obat.

Dosis metformin tergantung kondisi medis Anda, respons terhadap pengobatan, dan obat-obatan lain yang mungkin Anda minum. Pastikan Anda memberi tahu dokter dan apoteker tentang semua produk yang Anda konsumsi (termasuk obat lain diresepkan, obat yang tidak diresepkan, dan herbal). Untuk mengurangi risiko efek samping dan kontra indikasi obat.

Jika Anda sudah mengonsumsi obat diabetes lain (seperti klorpropamid), ikuti petunjuk dokter, apakah menghentikan / melanjutkan obat lama dan memulai metformin.

Efek samping

Metformin bisa myebabkan efek samping seperti: mual, muntah, sakit perut, diare, kelemahan, atau rasa logam di mulut. Jika salah satu dari efek ini tidak segera hilang atau memburuk, beri tahu dokter atau apoteker segera.

Jika sakit perut terjadi setelah hari-hari pertama pengobatan, Anda mungkin terkena asidosis laktat.

Minum metformin jangka panjang bisa menyebabkan mata buram karena metformin mengganggu penyerapan vitamin B12. Baca tips mencegah efek samping metformin.

Interaksi Obat Metformin

Jika terjadi interaksi, keadaan ini dapat mengubah cara kerja metformin atau meningkatkan risiko efek samping serius. Artikel di sini tidak memuat semua kemungkinan obat apa saja yang berinteraksi obat metformin.

Tanyakan pada dokter tentang semua obat-obatan yang Anda pakai, termasuk obat diresepkan, obat tidak diresepkan, atau suplemen herbal. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Obat-obatan beta-blocker (seperti metoprolol, propranolol, tetes mata glaukoma seperti timolol) dapat menghambat kecepatan detak jantung (berdebar-debar) yang biasa Anda rasakan ketika gula darah turun terlalu rendah (hipoglikemia).

Banyak obat bisa mempengaruhi gula darah Anda, sehingga lonjakan gula darah lebih sulit dikendalikan. Sebelum Anda memulai, menghentikan, atau mengganti obat apa pun, bicarakan dengan dokter atau apoteker tentang bagaimana obat tersebut memengaruhi gula darah Anda.

Periksa gula darah Anda secara teratur sesuai petunjuk dan bagikan hasilnya dengan dokter Anda. Katakan kepada dokter Anda segera jika Anda memiliki gejala gula darah tinggi atau rendah. Dokter akan menyesuaikan dosis obat diabetes, merubah program latihan, atau menyesuaikan diet.

Baca: Cara tes gula darah

Precautions! Jangan minum metformin jika

Anda mungkin tidak dianjurkan minum obat metformin, jika Anda memiliki masalah kesehatan, atau dalam keadaan:

1. Anda memiliki alergi

Sebelum meminum obat ini, beri tahu dokter atau apoteker Anda jika Anda alergi terhadap metformin; atau jika Anda memiliki penyakit alergi lain. Produk ini mengandung bahan inaktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain.

2. Anda punya penyakit nafas dan gangguan darah

Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki masalah pernapasan yang parah (seperti penyakit paru-paru obstruktif, asma berat), masalah darah (seperti anemia, kekurangan vitamin B12), penyakit ginjal, penyakit hati.

3. Anda akan menjalani X-ray

Sebelum menjalani operasi atau prosedur pemindaian X-ray yang menggunakan kontras iodinasi, stop menggunakan obat metformin sementara waktu sebelum menjalani operasi / prosedur.

4. Anda akan bepergian

Anda mungkin mengalami penglihatan kabur, pusing, atau mengantuk karena gula darah yang sangat rendah atau tinggi. Jangan mengemudi, naik kendaraan umum, atau aktivitas apa pun yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi.

5. Anda mengalami asidosis laktat

Demam tinggi, pil diuretik seperti hydrochlorothiazide, terlalu banyak berkeringat, diare, atau muntah dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan risiko asidosis laktik.

Berhenti minum metformin segera jika Anda mengalami diare atau muntah yang berkepanjangan. Pastikan untuk minum cukup cairan untuk mencegah dehidrasi.

6. Anda sedang hamil

Selama kehamilan, Dokter mungkin mengarahkan Anda untuk menggunakan insulin daripada minum metformin selama kehamilan Anda. Ikuti instruksi dokter dengan hati-hati.

7. Anda sedang haid

Metformin dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda tentang penggunaan pil KB saat menggunakan obat ini.

8. Anda sedang menyusui bayi

Metformin bisa masuk ke ASI dalam jumlah kecil, bisa jadi membuat bayi Anda mengalami gula darah rendah yang membahaykan kesehatan bayi Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menyusui.

Gejala Overdosis

Jika seseorang mengalami overdosis metformin dan memiliki gejala serius seperti pingsan atau kesulitan bernapas, hubungi rumah sakit terdekat. Overdosis dapat menyebabkan asidosis laktat. Gejala overdosis metformin: kantuk berat, mual / muntah / diare berat, napas cepat, detak jantung lambat / tidak teratur.

Pelajari gejala gula darah tinggi dan rendah dan bagaimana mengobati gula darah rendah. Periksa gula darah Anda secara teratur sesuai petunjuk dan bagikan hasilnya dengan dokter Anda.

Lupa minum metformin

Jika Anda melewatkan dosis, ambillah segera dan minum bersama makanan. Jika sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati saja. Lanjutkan jadwal minum kemudian, jangan menggandakan dosis untuk menutup kekurangan dosis.

Penyimpanan

Simpan metformin pada suhu kamar jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak anak dan hewan peliharaan.

Jika kedaluarsa, jangan membuang obat ke toilet atau ke saluran pembuangan. Buang produk ini dengan benar ketika sudah kadaluarsa atau tidak lagi diperlukan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Jenis Obat-Obatan Untuk Neuropati Diabetik Nyeri saraf akibat diabetes dikenal sebagai neuropati diabetik, membuat sakit dan tidak nyaman, bahkan sulit diobati. Gejala neuropati diabetik yang paling umum ditandai kesemutan, mati rasa dan rasa nyeri. Ada 2 kunci pokok pengobatan […]
  • Apakah Metformin Bisa Mengobati Diabetes? Metformin obat diabetes. Apa manfaat metformin? Bagaimana mekanisme kerja metformin terhadap tubuh diabetes? Berapa dosis metformin yang tepat? Apa efek samping metformin jangka panjang? Bagaimana cara mengatasi efek samping […]
  • Sitagliptin Phosphate – Januvia® atau Janumet® Sitagliptin phosphate adalah obat anti diabetes dalam bentuk tablet untuk mengobati diabet tipe 2 pada orang tua. Obat ini dikenal merk Januvia®; atau Janumet®, biasanya dikombinasi dengan obat metformin. Sitagliptin phosphate […]
  • Tips Mencegah Mata Buram Akibat Efek Metformin Salah satu efek samping metformin adalah mata buram, atau pandangan berkunang-kunang. Mata buram atau mata kabur terjadi akibat kekurangan Vitamin B12 karena Metformin diketahui mengganggu penyerapannya. Vitamin B12 sangat penting […]
  • Hubungan Antara Diabetes Dan Epilepsi – Penyakit Ayan Komplikasi Diabetes Dan Epilepsi. Apakah diabetes dapat menyebabkan epilepsi? Hubungan diabetes tipe 1 dengan epilepsi bisa terjadi dikaitkan dengan hipoglikemik atau hipergliemik parah, terutama untuk diabetes tipe 1. Orang yang […]