10 Vitamin Dan Mineral Sebagai Pereda Nyeri Sendi Artritis Reumatoid

Arthritis, berarti peradangan sendi. Ada istilah lebih dari 100 gangguan sendi yang berbeda gejala mulai dari nyeri ringan, pembengkakan parah hingga nyeri yang melumpuhkan.

Mengambil suplemen vitamin, mineral dan herbal tambahan dapat membantu melengkapi kekurangan nutrisi dalam tubuh dan mengurangi nyeri akibat radang sendi artritis.

Ada banyak suplementasi sebagai pereda nyeri sendi Arthritis reumatoid, seperti terlampir di bawah ini

1. Kapsul Acidophilus

Ini adalah kapsul yang mengandung bakteri ramah usus. Usus normal dan sehat mengandung bakteri ramah 85% lactobacillus dan 15% bakteri coliform.

Flora bakteri sering ditemukan di yogurt dan sangat penting untuk sistem pencernaan. Bila bakteri ini tidak seimbang, maka orang tersebut mungkin mengalami kebuncitan, perut kembung, sembelit, dan malabsorpsi nutrisi.

Acidophilus yang diminum sebagai suplemen diet dapat membantu mendetoksifikasi dan membangun kembali flora usus yang seimbang. Ini digunakan untuk pencegahan jamur Candida dan juga untuk pengobatan artritis.

2. Baikal Skullcap

pereda nyeri sendi Arthritis

Baikal Skullcap (Scutellaria baicalensis) adalah sejenis tanaman dari negeri China. Senyawa flavonoid skullcap memiliki efek antioksidan kuat dan anti inflamasi yang sehat. Baikal skullcap memodulasi jalur COX dan LOX, mendorong fungsi kardiovaskular yang sehat, dan mendorong pertumbuhan sel normal.

Vitamin C dan E pada tanaman ini berperan sebagai antioksidan, . Selain itu, juga memberikan dukungan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendukung pelepasan histamin, dan mendukung kesehatan sel selama perawatan oksidatif.

3. Kalsium dan Magnesium

Mineral ini bisa efektif untuk pereda nyeri akibat artritis yang terkait kejang otot. Ambil 500 mg masing-masing, dua-tiga kali per hari.

4. Diet omega 3

Minyak biji rami dan minyak ikan mengandung omega-3 asam lemak tak jenuh ganda yang bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit. Asam lemak omega-3 membantu menurunkan kolesterol, dapat membantu detak jantung tak normal, mengatur tekanan darah dll.

5. Probiotik

Probiotik akan membentengi flora usus Anda, bagian penting dari pencernaan dan penyerapan nutrisi. Probiotik dipercaya meningkatkan kekebalan tubuh yang kuat, anti peradangan, dan meredakan nyeri sendi.

Studi telah menunjukkan bahwa pasien yang memulai program probiotik dan diet serat beberapa hari sebelum operasi cenderung tidak mengalami infeksi pasca operasi selama masa inap di rumah sakit. Ini menunjukkan hubungan yang kuat antara flora usus dan fungsi kekebalan tubuh.

6. Magnesium

Magnesium sangat penting untuk membentuk cairan sinovial yang merupakan bantalan sendi. Magnesium penting untuk replikasi sel, produksi energi, transmisi impuls saraf dan aktivitas hormon.

Magnesium dapat ditemukan pada beras merah, kacang kedelai, kacang-kacangan, tepung terigu dan kacang polong.

Pertimbangkan untuk melengkapi diet dengan dosis magnesium harian 200 – 400 mg setiap hari sebagai Pereda Nyeri Sendi Artritis Reumatoid

Perhatian, jika Anda memiliki masalah ginjal, sebaiknya konsultasikan ke Dokter lebih dulu: Magnesium bersifat racun pada orang yang memiliki masalah ginjal atau masalah atrioventrikular.

7. Vitamin B12

Kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan kelelahan. Dalam satu percobaan, 2.500-5.000 mcg vitamin B12 diberikan ke pasien artritis secara injeksi setiap dua sampai tiga hari, menyebabkan perbaikan 50-80% untuk kelompok penderita artritis; Sebagian besar perbaikan muncul setelah beberapa minggu dari suntikan B12.

Jika Anda penderita arthritis reumatoid yang akan mencoba vitamin B12, harus berkonsultasi dulu dengan dokter gizi. Suplemen B12 oral tidak mungkin mendapatkan hasil yang sama seperti suntikan B12 karena kemampuan tubuh untuk menyerap dalam jumlah besar itu relatif rendah.

8. Vitamin B6

Makanan kaya vitamin B bisa mengatur metabolisme. Anda bisa mengambil B6 dari gandum, yogurt, dan hati.

10. Vitamin C

Vitamin C bekerja untuk cairan sel. Vitamin C menghapus radikal bebas dan membersihkan produk limbah. Selain aktivitas anti-oksidatifnya, vitamin C punya banyak manfaat bagi fungsi tubuh lainnya.

Vitamin C diperlukan untuk sintesis kolagen, yang merupakan komponen penting dalam pembentukan struktural pembuluh darah, tendon, ligamen, dan tulang. Vitamin C juga berperan penting dalam sintesis neurotransmiter dan norepinephrine.

Neurotransmitter sangat penting untuk fungsi otak dan meningkatkan mood. Meskipun jumlah kecil, Vit C terbutik dapat melindungi molekul tubuh seperti protein, lipid, karbohidrat, dan asam nukleat (DNA dan RNA) dari kerusakan akibat radikal bebas.

Berapa dosis vitamin C untuk penderita artritis? Ambil sekitar 2.000 – 8.000 mg dalam dosis per hari, ini tergantung pada toleransi usus Anda. Sebaiknya, kunjungi dokter untuk informasi lebih lanjut.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!