23 Cara Terapi Alami Untuk Artritis Reumatoid Dari Ahli Naturopati

Terapi Alami Untuk Artritis Reumatoid

Dokter yang mengkhususkan diri pada perawatan alami disebut naturopatis. Pengobatan naturopati bertujuan untuk membantu tubuh menyembuhkan dirinya sendiri dengan modalitas bahan alami atau suplemen alami.

Dr. Andrew Weil, MD, di situsnya DrWeil.com, menyatakan bahwa obat steroid dan imunosupresif yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis beracun bila menggunakan jangka waktu lama.

Dr. Weil menyarankan bahwa: modifikasi gaya hidup sehat dapat mengendalikan autoimunitas dan merupakan strategi lain untuk membantu menangani gejala rheumatoid arthritis.

13 Cara terapi alami untuk reumatoid artritis

Dr. Weil menyarankan agar penderita rheumatoid arthritis, melakukan hal-hal yang membantu dirinya sendiri dengan:

1. Mengikuti diet protein rendah, diet tinggi karbohidrat, meminimalkan makanan dari sumber hewani.
2. Hindari susu dan produk susu.
3. Hindari minyak tak jenuh ganda, termasuk margarin, shortening, dan makanan dibuat dengan minyak terhidrogenasi.
4. Tingkatkan konsumsi asam lemak omega-3. Makan lebih banyak ikan air dingin, kenari, biji rami segar. Cobalah suplemen minyak ikan.
5. Lakukan latihan aerobik secara teratur; berenang adalah pilihan
6. Ikuti program teknik relaksasi.
7. Cobalah hipnoterapi atau yoga.
8. Kurangi konsumsi kafein dan hindari tembakau.
9. Ikuti diet eliminasi. Selama periode dua bulan pertama, hilangkan kategori makanan satu per satu ini: semua gula kecuali buah; semua buah sitrus; gandum, jagung, dan kedelai. Tambahkan kembali pada waktu selanjutnya untuk melihat mana yang dapat mempengaruhi gejala artritis Anda.
10. Mengelola gejala menggunakan aspirin atau NSAIDs.
11. Cobalah ramuan jahe, dan kunyit karena bumbu ini memiliki efek antiinflamasi.
12. CObalah pengobatan tradisional China atau pengobatan Ayurvedic.
13. Cobalah puasa, tapi dengan pengawasan dokter.

10 Makanan anti peradangan reumatoid artritis

Ada obat-obatan tradisional yang dikenal memiliki khasiat antiinflamasi selain yang disorot oleh Dr. Weil. Berikut adalah kompilasi dari 10 makanan anti inflamasi untuk radang artritis reumatoid

1. Bromelain

Bromelain adalah kelompok enzim pelarutan protein yang ditemukan pada batang dan buah nanas. Bromelain memiliki efek antiinflamasi yang terjadi saat mengubah migrasi dan aktivasi sel leukosit (sel darah putih). Bromelain tersedia sebagai tablet dan kapsul; Dosis biasa adalah 500-2000 mg tiga kali sehari di antara waktu makan.

2. Cat’s Claw

Cat’s Claw atau tanaman cakar kucing berasal dari kulit akar kering pohon anggur di hutan hujan Amazon, Peru, Amerika Selatan. Ini tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, cairan, dan kantong teh. Dosis harian biasa adalah 250-1000mg. Cat’s Claw memiliki khasiat antiinflamasi yang menghambat TNF (tumor necrosis factor), dan bisa merangsang sistem kekebalan tubuh.

3. Kondroitin

Kondroitin adalah komponen jaringan ikat manusia yang ditemukan di tulang dan tulang rawan. Kapsul kondroitin biasanya berasal dari trakea sapi.

Kondroitin diyakini bisa mengurangi rasa sakit dan antiinflamasi. Suplemen Kondroitin juga dapat memperbaiki fungsi sendi dan memperlambat perkembangan osteoartritis. Dosis 800-1200mg diminum setiap hari, dibagi menjadi dua sampai empat dosis.

4. Minyak ikan

Minyak ikan berasal dari minyak ikan air dingin, termasuk ikan tenggiri, salmon, herring, tuna, halibut, dan cod.

Minyak ikan merupakan sumber asam lemak omega-3 (EPA dan DHA). Omega-3 memiliki efek anti-inflamasi dengan cara memblokir sitokin dan prostaglandin. Minyak ikan tersedia sebagai kapsul atau gel lunak. Dosis harian untuk rheumatoid arthritis adalah 3,8g EPA dan 2g DHA.

5. Minyak biji rami

Biji rami mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6. Beberapa lemak dalam minyak biji rami mampu mengkonversi ke EPA dan DHA. Ini tersedia sebagai kapsul, atau serbuk, namun tidak ada dosis khas untuk artritis.

6 Jahe

Jahe terbukti memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, serupa dengan beberapa NSAID (obat anti-inflamasi nonsteroid) atau penghambat COX-2.

Jahe bekerja dengan menghambat bahan kimia yang meningkatkan peradangan. Jahe tersedia dalam bentuk kapsul, ekstrak, bubuk, minyak, dan akar kering. Dosis 2 g jahe untuk tiga kali per hari atau sampai 4 cangkir teh setiap hari dianjurkan untuk penderita radang sendi artritis

7. GLA

Asam gamma-linolenat (GLA) adalah sejenis asam lemak omega 6 yang ditemukan pada minyak biji tanaman tertentu, seperti minyak minyak kismis hitam, dan minyak borage. Tubuh dapat mengubah GLA menjadi bahan kimia anti-inflamasi. GLA tersedia dalam bentuk kapsul atau minyak. Dosis biasa adalah 2 sampai 3g setiap hari.

8. MSM

MSM, atau methylsulfonylmethane, adalah senyawa sulfur organik yang secara alami ditemukan pada buah, sayuran, biji-bijian, dan daging.

MSM terbukti mengurangi rasa sakit dan peradangan yang berhubungan dengan arthritis. MSM hadir dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, bubuk, atau krim topikal. Dosis oral yang biasa adalah 1000-3000mg setiap hari (dibagi 3 kali) setelah makan.

9. Quercetin

Quercetin adalah fitokimia yang ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk apel, bawang, teh, buah beri, dan anggur merah. Quercetin diakui memiliki sifat anti-inflamasi

Quercetin mampu menghambat bahan kimia pro-inflamasi, seperti leukotrien dan prostaglandin. Karena tidak cukupnya penelitian, tidak ada dosis khusus yang dianjurkan. Jika Anda ingin mencoba quercetin, konsultasikan dengan dokter Anda.

10. Kunyit

Akar kunyit biasanya dikeringkan menjadi bubuk kuning, sering digunakan untuk bumbu makanan, kari, dan obat Ayurvedic. Kunyit dikenal karena sifat anti-inflamasinya. Ini bekerja dengan menghalangi sitokin inflamasi dan enzim. Ini tersedia sebagai kapsul atau bumbu.

Dosis kunyit untuk radang sendi adalah 400-600mg tiga kali per hari – atau 1 sampai 3g bubuk akar per hari.

Referensi:

Maroon JC et al. Natural Anti-inflammatory Agents for Pain Relief. Surgical Neurology International. December 13, 2010.
Weil, Andrew MD. Rheumatoid Arthritis: Natural Remedies? DrWeil.com. Updated 6/20/2005.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • IStilah Dan Kamus Reumatoid Artritis Reumatoid artritis (RA) adalah penyakit autoimun dimana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang persendian menyebabkan peradangan jaringan yang melapisi bagian dalam sendi (synovium) Sinovium berperan membuat cairan yang melumasi […]
  • Studi Ilmiah: Pengaruh EGCG Teh Hijau Terhadap Arthritis Rheumatoid Sifat anti-inflamasi teh hijau bermanfaat untuk mengatasi nyeri sendi, pembengkakan dan kerusakan jaringan yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis, kata periset di Washington State University (WSU tim) di Spokane. Rheumatoid arthritis […]
  • Manfaat Daun dan Umbi Singkong Untuk Obat Rematik Dan Cara Membuatnya Rematik, merupakan penyakit autoimun yang menganggu aktivitas. Rheumatoid arthritis (RA) atau biasa disebut rematik merupakan penyakit autoimun dengan adanya peradangan yang kronis tanpa diketahui penyebab yang jelas. Pada rematik, […]
  • Dosis, Efek Samping & Gejala Alergi Methotrexate Untuk Reumatoid Artritis Dosis metotreksat untuk rheumatoid arthritis atau radang/nyeri sendi, atau jenis arthritis lainnya harus diminum setiap minggu, tidak setiap hari seperti kebanyakan obat lain, kecuali jika dokter Anda telah benar-benar […]
  • Artritis Rheumatoid Artritis Rheumatoid adalah radang sendi kronis yang bersifat autoimun, inflamasi, dan kadang sistemik. Rheumatoid arthritis adalah jenis peradangan sendi yang bersifat kronis, sedangkan osteoartritis adalah jenis arthritis yang paling […]