Penyakit Mata Anisocoria

Coba ambil cermin, lihatlah wajahmu, pandang matamu sendiri dengan teliti. Apakah ada satu pupil terlihat lebih besar atau lebih kecil dari yang lain? Jika demikian, Anda mungkin memiliki anisocoria (dibaca: anisokoria)

Penyakit Mata Besar Sebelah
Penyakit Mata Anisocoria

Apa itu penyakit mata Anisocoria?

Definisi Anisocoria adalah penyakit mata dimana Anda memiliki pupil yang tidak setara antara kanan atau kiri. Satu sisi pupil mungkin lebih besar dari biasanya (dilatasi), atau satu pupil mungkin lebih kecil daripada normal (konstriksi), sehingga pupil memiliki ukuran berbeda.

Penyebab Anisocoria

Umumnya, kasus anisocoria di mana satu pupil lebih besar dari yang lain kurang dari 1,0 mm tanpa sebab yang jelas, ini disebut anisocoria sederhana, anisocoria jinak atau anisokia fisiologis.

Bagaimanapun, penyakit mata Anisocoria memiliki sejumlah penyebab, dan beberapa masalah medis, meliputi:

– Trauma mata, termasuk trauma akibat operasi katarak yang rumit, kekurangan aliran darah (ischemia) atau infeksi.
– Obat mata tertentu. Misalnya, tetes mata pilocarpine untuk mengobati glaukoma
– Peradangan iris. Iritis (anterior uveitis) dapat menyebabkan anisocoria yang biasanya disertai dengan nyeri mata.
– Adie’s tonic pupil, biasanya menyebabkan satu pupil terlihat lebih besar dari yang lain, tidak bereaksi terhadap cahaya.
– Kelainan saraf. Sejumlah kondisi yang merusak saraf di otak atau sumsum tulang belakang bisa menyebabkan anisocoria. Orang dengan gangguan sistem saraf sering juga memiliki kelopak mata terkulai dan penglihatan ganda.
– Gangguan otak yang terkait dengan anisocoria meliputi stroke, perdarahan (spontan atau karena cedera kepala), tumor atau infeksi tertentu.

Gejala Anisocoria

Jika Anda atau salah satu keluarga Anda memiliki salah satu pupil mata lebih besar dari yang lain, segera temui dokter mata jika memiliki hal-hal berikut:

– Kelopak mata terkulai (ptosis)
– Penglihatan ganda
– Padangan kabur
– Sakit kepala atau sakit leher
– Nyeri mata

Perawatan

Jika perbedaan ukuran pupil bereaksi normal terhadap tes yang dilakukan dokter mata, mungkin tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Mungkin dokter mata Anda akan menyarankan tentang lensa fotochromic. Lensa kacamata ini akan menjadi redup/gelap secara otomatis di bawah sinar matahari untuk mengurangi sensitivitas cahaya (fotofobia) yang mungkin Anda alami.

Lensa Photochromic juga akan melindungi mata Anda dari sinar UV yang berbahaya dan sinar biru berenergi tinggi – terutama pupil membesar yang tidak bereaksi terhadap cahaya.

Referensi

Pupils, unequal (Anisocoria). Merck Manual (Consumer version). Accessed online June 2017.

Disorders of the pupil. Ophthalmology Clinics of North America. January 2001.

Remington, Lee Ann. Clinical Anatomy And Physiology Of The Visual System, 3rd Edition.. Butterworth-Heinemann, 2012.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!