Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Penyakit / Sakit Perut / Istilah Dan Kamus Refluks Gastroesofagus

Istilah Dan Kamus Refluks Gastroesofagus

/
/
/
0
(0)

Esophagitis adalah radang atau iritasi esofagus. Esofagus adalah tabung yang mengirimkan makanan dari tenggorokan ke lambung Anda. Refluks asam lambung berarti saat isi perut dan asam kembali masuk ke kerongkongan.

Kelainan ini bisa membuat bermacam gejala, termasuk kesulitan menelan, sakit tenggorokan, dan mulas. Esophagitis yang tidak diobati dapat menyebabkan bisul hingga penyempitan esofagus yang parah, yang bisa menjadi darurat medis, termasuk kanker tenggorokan

Kamus Penyakit Refluks Gastroesofagus

Asam refluks: Asam dari lambung mengalir balik ke atas dari perut ke kerongkongan.Obat Penekan asam: Obat yang mengurangi produksi asam; Ini termasuk inhibitor pompa proton dan H2-reseptor antagonis

Antasida: obat-obatan oral, baik sebagai cairan atau tablet kunyah berguna untuk mengikat asam di perut dan mengurangi aktivitasnya.

Barrett’s esophagus: Kondisi di mana sel-sel esofagus berubah sifat menyerupai sel-sel usus kecil daripada sifat sel esofagus khas. Ini bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan di daerah sel yang berubah.

Bikarbonat: Mineral atau garam yang menetralisir asam. Antasida mungkin termasuk bahan ini.

Dispepsia: lebih sering disebut gangguan pencernaan, dispepsia adalah rasa tidak nyaman bahkan rasa sakit di perut setelah makan.

Disfagia: berarti kesulitan menelan, merupakan gejala penting dari sejumlah masalah gastrointestinal dan juga komplikasi refluks asam lambung yang parah.

Nyeri epigastrik: nyeri di antara ujung bawah tulang dada dan pusar.

Ulkus atau bisul esofagus: peradangan yang terbentuk di lapisan kerongkongan karena kontak asam.

Esofagitis: Kondisi di mana lapisan esofagus meradang, biasanya dengan episode refluks berulang.

Gastritis: istilah umum yang menggambarkan radang atau iritasi lapisan lambung.

Gastroenterologist (spesialis): dokter spesialis yang mengkhususkan diri dalam mendiagnosis dan mengobati masalah saluran cerna.

Heartburn: Rasa mulas dan sensasi terbakar di bawah tulang dada dan kadang-kadang bergerak ke tenggorokan. Sakit maag (atau gangguan pencernaan asam) disebabkan oleh asam yang masuk ke kerongkongan.

H2-blocker: Obat-obat ini mengurangi jumlah asam yang ada di perut dan sering digunakan untuk mengendalikan gejala GERD. Contohnya adalah Zantac AC (ranitidine) dan Tagamet HB (simetidin).

Otot sfingter esofagus bawah: Sfingter adalah cincin otot yang berfungsi sebagai katup untuk mengontrol perjalanan makanan dari kerongkongan ke dalam perut, dan biasanya mencegah isi perut masuk kembali ke kerongkongan.

Motilitas: Kemampuan kerongkongan untuk mengontrol makanan bergerak ke arah perut.

Agen pelindung mukosa: obat yang membentuk lapisan pelindung di sepanjang esofagus atau lambung. Salah satu obat tersebut adalah sucralfate (Carafate).

Proton pump inhibitors: Obat yang diresepkan untuk mengobati GERD, bekerja dengan mematikan mekanisme seluler yang menghasilkan asam di perut, sehingga menjaga kadar asam rendah. Contoh obat adalah esomeprazole (Nexium) dan lansoprazole (Prevacid).

Refluks atau regurgitasi: berarti cairan pencernaan dan isi perut mungkin keluar kembali dari lambung ke kerongkongan atau tenggorokan, menyebabkan rasa asam dan sensasi yang tidak menyenangkan atau menyakitkan.

Relaksasi otot sfingter esofagus bawah: adalah gerak refleks otomatis pada otot sfingter esofagus untuk membuka dan membiarkan udara atau gas keluar dari perut (sendawa). Hal ini dapat berkontribusi pada refluks jika isi lambung juga ikut keluar.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :