Barrett Esofagus

Banyak orang dewasa maupun anak-anak menderita penyakit refluks gastroesophageal, atau GERD, di beberapa titik selama hidup mereka.

GERD terjadi ketika cincin otot di ujung bawah kerongkongan, tidak bekerja dengan benar dan memungkinkan asam lambung mengalir balik ke atas kembali ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi.

JIka tidak diobati, GERD akan semakin parah dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti Barrett esofagus

Apa itu Barrett Esofagus

Barrett’s esophagus adalah kondisi medis di mana sel-sel di lapisan esofagus berubah sifat menyerupai sel-sel di lapisan usus. Jaringan yang melapisi kerongkongan secara alami bersifat sensitif, dan tidak dimaksudkan untuk bersentuhan dengan cairan pencernaan seperti asam lambung.

Pemaparan berulang kerongkongan terhadap asam lambung menyebabkan iritasi dan pembengkakan lapisan esofagus. Seiring waktu, iritasi berulang ini mendorong sel-sel kerongkongan berubah menjadi sel-sel yang menyerupai bagian sistem pencernaan yang tahan terhadap asam lambung.

Patofisiologi Barrett’s esofagus

Proses terjadinya Barrett esophagus adalah ketika sel-sel yang melapisi kerongkongan bertindak dan berubah dari sifat aslinya menuju sifat-sifat sel di lapisan-lapisan usus Anda.

Penelitian belum mengungkapkan patogenesis pasti terkait perubahan ini, namun bukti menunjukkan bahwa mungkin itu cara cara tubuh Anda untuk mencoba melindungi kerongkongan Anda dari paparan asam dengan merubah sifat sel-sel untuk beradaptasi terhadap asam.

Sayangnya, mutasi sifat sel dengan kehadiran Barrett’s esophagus dikaitkan dengan peningkatan 30 kali lipat risiko pengembangan kanker kerongkongan untuk populasi umum. Barrett’s esophagus ditemukan pada sekitar 10% pasien yang menderita refluks asam lambung parah dan kronis.

Faktor Resiko Komplikasi Barrett Esofagus

Faktor risiko pengembangan Barrett esofagus termasuk usia di atas 50, jenis kelamin laki-laki, refluks kronis dan obesitas.

Gejala Barrett’s Esophagus

Dengan sendirinya, Barrett esofagus sering tidak menimbulkan gejala. Jika ada, gejala terkait dengan refluks asam lambung menjadi dasar gejala komplikasi, termasuk sakit maag, regurgitasi, nyeri dada, kesulitan menelan, batuk kronis dan suara serak.

Diagnosa

Jika Anda memiliki gejala GERD yang persisten, Anda harus berkunjung ke dokter dan menjadwalkan endoskopi bagian atas. Endoskopi bagian atas melibatkan tabung endoskop – tabung yang menyala dengan kamera di ujung – masuk ke tenggorokan Anda untuk memeriksa perubahan yang terjadi.

Jaringan esofagus normal berwarna merah pale dan seragam. Sedangkan pada pasien dengan Barrett esofagus, warna jaringannya adalah pink salmon.

Jika endoskopi mengungkapkan bukti esofagus Barrett, dokter Anda akan melakukan biopsi. Biopsi melibatkan pengambilan contoh kecil jaringan abnormal untuk pemeriksaan lebih dekat di bawah mikroskop.

Hasil tes ini akan membantu menentukan pengobatan terbaik untuk kondisi Anda dan menentukan risiko apakah Anda terkena kanker kerongkongan.

Pengobatan dan perawatan

Pengobatan untuk Barrett esofagus tergantung adanya displasia dan sampai sejauh mana kondisi ini. Displasia adalah perubahan sel yang menandakan perkembangan kanker ditandai kesulitan menelan.

Jika tidak ada displasia

Jika Anda tidak memiliki displasia, dokter mungkin menyarankan obat antasida untuk kontrol asam lambung, dan perubahan gaya hidup untuk mengendalikan gejala GERD

Mungkin Anda juga memerlukan endoskopi dan biopsi atas berulang dalam satu tahun dan setiap tiga tahun sekali jika tidak terjadi displasia.

Jika Anda memiliki displasia

Jika Anda memiliki displasia baik tingkat rendah atau parah, dokter Anda mungkin merekomendasikan prosedur ablasi untuk menghilangkan jaringan abnormal, juga obat antasida.

Bekerja sama dengan dokter Anda untuk mengendalikan gejala, buat janji dengan dokter untuk membicarakan masalah GERD, Barrett’s esophagus dan masalah-masalah lain terkait refluks asam lambung.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!