Pencegahan Gastroenteritis: Vaksinasi Rotavirus Untuk Anak Dan Balita

Pencegahan Gastroenteritis: Vaksinasi Rotavirus Untuk Anak Dan Balita

Vaksinasi rotavirus adalah vaksin untuk pencegahan perkembangan virus rotavirus penyebab diare pada anak-anak dan balita yang diberikan secara oral atau vaksin secara langsung.

The Centers for Disease Control and Prevention’s Advisory Committee on Immunization Practices merekomendasikan vaksinasi ini pada anak dan balita sejak usia dua, empat, dan enam bulan.

Kontraindikasi terhadap vaksinasi pada bayi adalah hipersensitivitas terhadap vaksin, malformasi saluran pencernaan kongenital, sistem imun yang lemah, atau kombinasi dari beberapa keadaan tersebut.

Vaksin rotavirus pertama (Rotashield) telah dihapus dari pasaran karena dikaitkan dengan peningkatan risiko intususepsi, dengan kejadian 1 dari 10.000 bayi

Dua vaksin saat ini adalah Rotarix (vaksin monovalen manusia) dan Rotateq (vaksin pentavalent sapi, vaksin reassortant manusia). Vaksin-vaksin ini belum dikaitkan dengan peningkatan risiko intususepsi pada interval 30 dan 42 hari.

Kedua vaksin rotavirus (Rotarix dan Rotateq) memiliki catatan keamanan yang kuat berdasarkan penelitian ekstensif, termasuk uji klinis secara acak. Mereka mencegah perkembanan virus gastroenteritis dan mengurangi keparahan penyakit.

Di antara semua bayi dan anak mendapat vaksinasi, kasus gastroenteritis bayi dan anak berkurang selama musim wabah rotavirus di th 2007 sampai 2008, di wilayah Selatan, Timur Laut, dan Timur Tengah di Amerika Serikat, dan 53 sampai 63 persen di wilayah Barat setelah vaksinasi gastroenteritis

Rumah sakit rawat inap Rotavirus di Amerika Serikat mengalami penurunan sebesar 83 persen pada era 2007 sampai 2008 dan 66 persen pada th 2008-2008.

Pada tahun 2010, telah ditemukannya DNA tipe 1 b4bi (PCV1 dan PCV2) pada vaksin Rotarix menyebabkan FDA (Food and Drug Administration – AS) menghentikan penggunaan sementara karena menimbulkan risiko keselamatan bagi manusia

Namun sekarang, evaluasi terbaru tidak menemukan bukti bahwa vaksin Rotarix mengandung PCV1 dan PCV2 sehingga aman untuk digunakan.

Sumber:

Cortese MM, Tate JE, Simonsen L, Edelman L, Parashar UD. Reduction in gastroenteritis in United States children and correlation with early rotavirus vaccine uptake from national medical claims databases. Pediatr Infect Dis J. 2010;29(6):489–494.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Manfaat Probiotik Dongkrak Immunitas Anak Terhadap Gastroenteritis Probiotik bermanfaat dalam memodulasi respon imun terhadap antigen asing pada anak-anak dengan gastroenteritis. Sifat baik probiotik tidak mengkolonisasi saluran gastrointestinal dan bisa dihilangkan dalam waktu satu sampai dua jam […]
  • Studi: Jus Apel Lebih Efektif Untuk Rehidrasi Gastroenteritis Anak-Anak Anak-anak dengan gastroenteritis ringan dan dehidrasi minimal mengalami kondisi lebih baik ketika diberi jus apel diencerkan, dan mereka mendapat lebih sedikit kegagalan pengobatan daripada ketika mendapat larutan elektrolit saat […]
  • Pathway: Obat PPI, Asam Refluks, Barrett Esofagus & Kanker Kerongkongan Periset telah mengidentifikasi pathway baru yang menghubungkan antara penyakit reflusk asam lambung, Barrett esofagus dan risiko pengembangan kanker esofagus (kerongkongan). Data para peneliti menunjukkan bahwa obat yang dapat memblokir […]
  • Istilah Dan Kamus Refluks Gastroesofagus Esophagitis adalah radang atau iritasi esofagus. Esofagus adalah tabung yang mengirimkan makanan dari tenggorokan ke lambung Anda. Refluks asam lambung berarti saat isi perut dan asam kembali masuk ke kerongkongan. Kelainan ini bisa […]
  • Gastroenteritis Kronik Gastroenteritis kronis adalah peradangan di lambung, usus halus dan usus besar yang berkembang secara bertahap akibat infeksi virus, bakteri dan alergi makanan yang ditandai serangan diare, dehidrasi, dan muntah, lebih umum menyerang […]