8 Tes Fisik Untuk Menegakkan Diagnosa Sirosis Hati

8 Tes Fisik Untuk Menegakkan Diagnosa Sirosis Hati

8 Tindakan Medis Terkait Tes Fisik Untuk Menegakkan Diagnosa Sirosis Hati. Anda positif menderita penyakit sirosis hepatis jika memenuhi beberapa persyaratan yang disimpulkan oleh Dokter melalui beberapa uji fisik sebagai berikut

1. Tes USG – Ultrasonografi

Apa itu ultrasonografi?

USG atau ultrasonografi adalah peralatan medis yang menggunakan gelombang suara untuk memberikan gambaran kondisi gangguan organ dalam tubuh seperti hati, kandung empedu, dan saluran empedu.

Dokter memeriksa fisik sirosis hepatis menggunakan ultrasonografi (USG) untuk mendeteksi organ dalam tubuh terkait penyebab penyakit.

Pelajari selengkapnya di: Pemeriksaan USG Pada Sirosis Hati

2. Tes MRI scan

Apa itu MRI Scan

MRI scan (Magnetic resonance imaging) adalah peralatan scanner medis tercanggih yang mampu menghasilkan gambar organ dalam seperti pembuluh darah, struktur hati maupun empedu dengan hasil resolusi tinggi, akurat dan detil, tanpa bantuan sinar X

MRI scan untuk sirosis hepatis merupakan alat untuk mendeteksi gangguan hati tertentu sebagai penyebab penyakit, seperti hepatitis, hemokromatosis, dan penyakit Wilson, dengan memberi informasi tentang aliran darah, serta informasi lain terkait gangguan pembuluh darah.

Selain itu, MRI scan juga mampu menyediakan gmbar dari saluran empedu dan struktur di dekatnya, menggunakan teknik yang disebut magnetic resonance cholangiopancreatography (MRCP).

Palajari cara kerja MRI di sini: Pemeriksaan Sirosis Hati Dengan Scan MRI

3. CT scan

Apa itu CT Scan

CT scan adalah sebuah peralatan dokter yang modern, untuk mengambil scanning gambar organ dari pasien dengan bantuan sinar X dan komputer.

Di dalam CT scan, ada sumber daya x-ray dan detektor x-ray yang berputar di sekitar seseorang yang menjalani pemeriksaan.

Sebuah scanner modern, detektor x-ray biasanya memiliki 4 – 64 atau lebih sensor untuk merekam sinar-x yang melewati tubuh pasien.

Data dari sensor mewakili serangkaian gambar hasil x-ray yang diambil dari berbagai sudut di sekitar orang tersebut.

Namun, gambar tidak dilihat langsung, tetapi dikirim ke komputer. Kemudian, komputer mengubahnya menjadi gambar 2 dimensi, dan mengubah menjadi gambar 3 dimensi dari hasil yang direkam.

Baca dan pelajari lebih detail: Pemeriksaan Sirosis Hati Dengan CT scan

4. Uji endoskopi

Endoskopi adalah sebuah prosedur pemeriksaan fisik untuk melihat struktur internal tubuh pasien dengan menggunakan monitor tabung fleksibel (endoskop).

Untuk sirosis hepatis, prosedur ini juga digunakan sebagai sarana pengobatan berbagai penyakit organ dalam tubuh akibat komplikasi karena dokter dapat melihat langsung instrumen melalui tabung endoskop.

Pelajari cara kerja dan kemungkinan efek samping endoskopi di sini: Pemeriksaan Sirosis hepatis  Dengan Uji Endoskopi

5. Uji Amonia Darah

Pengertian uji amonia darah

Uji amonia darah adalah sebuah parameter untuk mengukur tingkat amonia dalam darah. Amonia adalah hasil pemecahan protein oleh bakteri di usus.

Amonia hasil pemecahan protein diubah menjadi zat urea oleh hati untuk dibuang melalui urin.

Tingkat amonia tinggi dalam darah sebagai tanda bahwa hati tidak mampu mengubah amonia menjadi urea, kondisi ini  disebabkan oleh sirosis hepatis atau penyakit hepatitis parah.

Untuk melakukan tes ini, pemeriksa kesehatan akan mengambil sampel darah yang diambil dari vena atau arteri.

Pelajari cara kerja, kriteria hasil uji amonia, dan kemungkinan efek sampingnya di: Uji Amonia Darah Untuk Penyakit Liver

6. Uji Kadar Bilirubin

Pengertian uji bilirubin

Tes bilirubin adalah sebuah prosedur untuk mengukur jumlah bilirubin dalam sampel darah, biasanya dilaksanakan ketika Anda mendapat penyakit hati serius atau kondisi penyakit lain yang berhubungan dengan darah.

Jika kadar bilirubin tinggi, kulit dan mata Anda akan tampak kuning atau ikterus, penyakit kuning

Hiperbilirubinemia atau tingkat kadar bilirubin tinggi disebabkan penyakit hati (sirosis hati, hepatitis), kelainan darah (anemia hemolitik), atau penyumbatan saluran empedu.

Pelajari kriteria hasil uji kadar bilirubin baik tinggi, rendah atau normal di sini: Uji Bilirubin Untuk penyakit liver

7. Tes Darah Untuk Fungsi Hati

Apa itu tes fungsi hati?

Tes fungsi hati adalah sebuah prosedur tes darah untuk menilai seberapa baik kondisi hati atau sistem dalam empedu Anda.

Uji fungsi hati dengan tes darah ini benar-benar bisa mengukur seberapa baik hati atau sistem empedu bisa berfungsi dan bekerja.

Selain itu tes darah untuk fungsi hati juga bisa mendeteksi adanya kerusakan atau peradangan di hati dalam pemeriksaan fisik sirosis hepatis.

Tujuan tes darah

Ini adalah tes darah dengan cara non-invasif, bertujuan untuk

– Menyaring/men skrining adanya penyakit liver kronis seperti sirosis hepatis
– Mengukur tingkat keparahan atau tahapan lanjut dari penyakit,
– Mengetahui tingkat respon penyakit terhadap pengobatan.

Pelajari juga tentang tes darah untuk menegakkan diagnosis sirosis hati di sini:  Tes Darah Untuk Fungsi Hati

8. Tes Biopsi Hati

Apa itu tes biopsi

Tes biopsi adalah sebuah prosedur diagnosis suatu penyakit organ dalam dengan mengambil ukuran kecil jaringan sebagai sample untuk diteliti di laboratorium dalam rangka menentukan penyebab dan pengobatan suatu penyakit.

Jadi, tes biopsi untuk sirosis hepatis adalah prosedur diagnostik yang digunakan dengan mendapatkan sejumlah kecil jaringan hati, untuk diperiksa menggunakan mikroskop dalam rangka menentukan apa yang menjadi penyebab sirosis dan berapa derajat perkembangan jaringan parut di hati Anda.

Uji biopsi hati juga merupakan sebuah analisis sebagai pengkonfirmasi sebuah diagnosis untuk mendeteksi informasi tentang kondisi hati Anda, jika prosedur diagnosis lain tidak jelas hasilnya.

Dokter biasanya menggunakan tes biopsi untuk mendeteksi penyebab sirosis hepatis seperti

– Kelebihan lemak di hati
– Hepatitis kronis
– Penyakit wilson’s
– Hemokromatosis

Atau kadang juga untuk uji terjadinya komplikasi semisal ada atau tidaknya perkembangan kanker hati, dan juga untuk uji ada atau tidak nya komplikasi setelah Anda menjalani transplantasi hati.

Baca dan pelajari sub topik cara biopsi hati untuk menegakkan diagnosa penyakit liver kronis di sini:  Cara Biopsi Hati Untuk Sirosis Hati

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Pemeriksaan Dengan Prosedur MRI Scan MRI scan (Magnetic resonance imaging) adalah peralatan scanner medis tercanggih yang mampu menghasilkan gambar organ dalam seperti pembuluh darah, struktur hati maupun empedu dengan hasil resolusi tinggi, akurat dan detil, tanpa bantuan […]
  • Scan MRI Untuk Diagnosa Kanker Payudara MRI kanker payudara (magnetic resonance imaging) adalah tes yang bukan untuk membedakan tumor jinak (non-kanker) atau ganas (kanker), namun untuk melengkapi hasil biopsi payudara. Karena kadang hasil positif palsu, melakukan tes MRI ini […]
  • Pemeriksaan Fisik Dengan Prosedur CT scan Prosedur CT Scan. CT scan adalah sebuah peralatan dokter yang modern, untuk mengambil scanning gambar organ dari pasien dengan bantuan sinar X dan komputer. Di dalam CT scan, ada sumber daya x-ray dan detektor x-ray yang berputar di […]
  • Pemeriksaan Biopsi Hati Untuk Penyakit Liver Dan Sirosis Hati Apa Itu biopsi sirosis hati? Tes biopsi adalah sebuah prosedur diagnosis suatu penyakit organ dalam dengan mengambil ukuran kecil jaringan sebagai sample untuk diteliti di laboratorium dalam rangka menentukan penyebab dan pengobatan […]
  • Pemeriksaan USG – Ultrasonografi USG atau ultrasonografi adalah peralatan medis yang menggunakan gelombang suara untuk memberikan gambaran kondisi gangguan organ dalam tubuh seperti hati, kandung empedu, dan saluran empedu. Dokter memeriksa fisik sirosis hepatis […]