9 Cara Detoksifikasi Hati Untuk Menghilangkan Racun

detoksifikasi hati

Cara Detoksifikasi Hati. Tahukah Anda bahwa hati adalah organ internal terbesar yang bekerja keras setiap saat untuk mencerna makanan, menyimpan energi, dan mengeluarkan racun dari tubuh Anda.

Hati yang mengalami gangguan, berarti hati tidak bisa berfungsi dengan cara biasanya. Zat racun bisa mengganggu fungsi hati Anda. Sirosis hepatis adalah salah satu konsekwensi dari gangguan tersebut.

Lingkungan tercemar dan makan tidak higienis menyebabkan masuknya racun ke dalam tubuh kita. Racun ini bisa menyebabkan hati terlalu banyak bekerja dan membutuhkan detoksifikasi yang serius.

Gangguan kerja hati yang mulai memburuk menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit, ini bisa mempengaruhi hampir semua sistem metabolisme di tubuh Anda.

Gangguan fungsi hati ringan dapat ditangani atau dirawat secara efektif dengan perbaikan gaya hidup saja, semisal: menurunkan berat badan, makan-makanan sehat yang higienis, serta menghindari penyalahgunaan alk0hol.

Namun, gangguan fungsi hati berat dan kronis seperti sirosis hepatis – sirosis hati, ini berarti menunjukkan gangguan hati serius yang butuh perawatan khusus.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada obat khusus yang bisa membalikkan keadaan jika gangguan hati telah berubah menjadi sirosis hepatis.

Jika Anda mendapat gangguan fungsi hati, ada terapi perawatan tersedia yang bisa membatasi dan menghindari risiko sirosis hepatis berserta komplikasi lainnya.

Dengan menjalani terapi perbaikan fungsi hati, berarti Anda telah mencegah perkembangan penyakit serius ini.

Apa sajakah cara yang dapat membantu mencegah sirosis hepatis dan komplikasinya? Berikut ada 9 kunci sukses untuk meningkatkan fungsi hati Anda

1. Memilih daftar makanan pembersih hati

Salah satu fungsi hati adalah mendetoksifikasi racun dari lingkungan dan dari makanan. Racun yang masuk ke tubuh Anda akan menambah beban kerja dan mengganggu fungsi hati Anda.

Untuk memelihara dan membantu tugas hati dalam menyaring racun dari makanan, air, dan udara, berikut beberapa makanan spesifik yang dapat membantu:

– Sayuran berdaun hijau tua
– Sayuran yang di kukus dan dilalap mentah, atau dibuat minum jus
– Aneka jeruk
– Ubi jalar, pisang, alpukat (sumber potasium)
– Biji milk thistle (baik teh atau ekstraknya)
– Kunyit (bubuk atau tablet)
– Jahe
– Makanan super termasuk spirulina, chlorella, dan wheatgrass
– Makanan probiotik
– Teh akar dandelion
– Akar burdock
– minyak habbatus sauda
– Perasan jus lemon segar
– Teh detoks atau teh dandelion
– Minyak zaitun extra virgin dan minyak kelapa
– Cuka sari apel
– Hati sapi

2. Batasi makanan menambah beban kerja hati

Beberapa makanan dapat membebani kerja hati dan Anda harus mendapatkan informasinya. Adapun makanan yang memberi beban tambahan, seperti:

– Makan berlebihan
– Makanan terlalu pedas
– gorengan
– Karbohidrat olahan, termasuk yang mengandung gluten
– Batasi asupan gula
– Terlalu banyak kafein (teh hitam, kopi, soda)
– alk0hol
– Makanan campuran (menggabungkan terlalu banyak jenis makanan sekaligus)

3. Diet Makanan Organik

Makanan tinggi lemak jenuh adalah makanan berkualitas rendah, seperti makanan gorengan, bahan kimia awetan dan makanan olahan, mereka bisa meningkatkan gangguan fungsi hati Anda.

Akibatnya, kadar trigliserida dan kolesterol dalam darah menjadi tinggi, menyebabkan perlemakan hati, salah satu penyebab sirosis hepatis.

Mengonsumsi sayuran secara teratur (idealnya organik) dan makanan utuh lainnya adalah kunci untuk menjaga kesehatan hati.

Sayuran mentah atau lalapan paling memberi manfaat untuk liver Anda, idealnya sekitar 4-5 porsi sayuran organik segar setiap hari.

Jika Anda ingin makan daging, pilih hewan yang memakan rumput, bukan dari hewan peternakan. Hewan yang dipelihara secara konvensional (dibesarkan melalui peternakan) cenderung menyimpan racun paling banyak di lemak-lemak mereka.

Pilih sumber lemak yang berkualitas seperti minyak kelapa, kacang-kacangan, biji-bijian dan makanan laut.

-Makanan enak- sarat dengan bahan pengawet kimia, penguat rasa sintetis dan sebagainya, sebaiknya tutup tangan Anda atas makanan ini.

Pengawet nitrat ditambahkan dalam daging kemasan dan diketahui dapat meracuni hati.

Begitu juga gula dan minyak terhidrogenasi (lemak trans) yang ditemukan dalam makanan panggang ala fast food.

Maka itu, Anda butuh diet organik. Tambahkan makanan-makanan di piring Anda:

– Kembang kol
– Brokoli
– Sayuran hijau seperti kangkung, bayam, dandelion, selada air
– Kubis
– seledri
– asparagus
– Bit
– wortel
– ketimun
– Daun mint, ketumbar, kemangi dll

Cobalah untuk membeli makanan organik sebanyak mungkin, dan Anda akan dapat mendapat banyak manfaat bagaimana makanan-makanan tersebut bisa menurunkan racun secara dramatis.

4. Perbaiki pola hidup

Asupan alk0hol baik tinggi atau rendah sangat terkait erat dengan penyakit hati berlemak, yaitu peningkatan lemak pada sel hati yang menyebabkan pembengkakan dan sirosis hepatis.

Alko yang dikombinasi dengan r0kok, risiko penyakit gangguan hati akan meningkat berkali lipat. Jangan konsumsi minuman ini, atau kerusakan hati semakin parah.

5. Cobalah Ramuan tradisional anti peradangan hati

Ramuan tradisional seperti kunyit, jahe,milk thistle dan probiotik dapat membantu hati dalam menghasilkan empedu dan enzim secara benar, menenangkan saluran pencernaan, mengurangi gas di usus dan perut, serta menurunkan peradangan.

Berikut penjelasan singkatnya

– Milk Thistle

Tanaman ini dianggap sebagai ramuan detoksifikasi yang telah digunakan selama berabad-abad untuk membantu membersihkan liver dan menghilangkan penumpukan logam berat, racun obat-obatn, polutan dan alk0hol.

– Kunyit dan jahe

Bumbu dapur ini bersifat anti inflamasi yang kuat, tidak hanya membantu dalam pencernaan, tapi juga membantu mengembalikan keseimbangan gula darah yang sehat sehingga mendukung metabolisme hati.

– Probiotik

Jenis minuman sehat ini mampu membantu kesehatan hati karena mikrobiota usus memainkan peran penting dalam proses detoksifikasi dan metabolisme.

Perubahan permeabilitas usus disebut leaky gut syndrome, dapat mengubah fungsi hati dan meningkatkan gangguan hati menjadi lebih buruk.

Jenis mikroba probiotik dapat mempromosikan kesehatan, kemungkinan akan direkomendasikan kepada pasien penyakit liver untuk membantu mengurangi interaksi berbahaya dan mengembalikan respons kekebalan tubuh.

6. Turunkan Berat Badan Yg Ideal dan Sehat

Sekarang, penyakit sirosis hepatis dikaitkan dengan obesitas, dan ini paling lazim di negara-negara Barat.

Obesitas dapat menyebabkan penyakit hati berlemak nonalk0hol dan terkait dengan risiko yang lebih tinggi secara dramatis untuk mengembangkan masalah hati lainnya juga, dalam beberapa kasus.

Sindrom metabolik adalah istilah medis untuk kelebihan berat badan yang memiliki tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, terlalu banyak lemak di sekitar pinggang, kolesterol HDL (baik) rendah, dan trigliserida tinggi (buruk).

Faktor-faktor ini semua meningkatkan risiko gangguan hati dan kemungkinan seseorang untuk menderita kerusakan hati, baik kronis maupun akut.

Penelitian dalam Journal of Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa kelebihan berat badan mengubah tingkat asam lemak dan enzim yang dihasilkan hati Anda.

Penyakit hati berlemak (NAFLD – NonalcoholicSteatoHepatitis (NASH) ) terjadi ketika tingkat pengambilan dan sintesis asam lemak lebih besar daripada laju oksidasi asam lemak.

Proses ini disebut steatosis, dan hasilnya adalah jumlah trigliserida berlebihan yang diproduksi oleh hati.

Steatosis dikaitkan dengan perubahan metabolisme glukosa, asam lemak dan lipoprotein yang berbahaya.

Semuanya itu dapat meningkatkan penyimpanan lemak (jaringan adiposa), peradangan sistemik, resistensi insulin, dislipidemia dan faktor risiko kardiometabolik lainnya.

Dengan menurunkan berat badan untuk ideal yang sehat, Anda bisa menekan proses steatosis. Pada akhirnya, kesehatan hati Anda lebih terjaga.

7. Hindari paparan racun dalam rumah Anda.

Kita semua berkontak setiap hari dengan berbagai bentuk racun melalui udara yang kita hirup, makanan yang kita makan dan produk-produk yang kita gunakan.

Lakukan sesuatu yang terbaik untuk menghindari menghisap atau menyentuh racun, terutama dengan membatasi jumlah produk kimia dalam rumah tangga, baik pembersih atau kosmetik yang Anda gunakan.

Bahan kimia yang bersifat racun bagi hati dan paru-paru biasanya ditemukan dalam produk rumah tangga seperti: aerosol, insektisida, produk kecantikan sintetis, dan zat aditif dalam rok0k, itu semuanya produk-produk yang bisa melukai sel hati Anda

8. Periksa Isi Kotak PPPK Anda

Hati juga memiliki fungsi untuk memilih dan memilah bahan kimia untuk dialirkan dalam sirkulasi darah Anda, termasuk asupan obat yang Anda telan seperti pil KB, obat terapi hormon, obat pusing, anti nyeri, dan lain-lain.

Banyak ahli medis percaya bahwa sebagian besar kesalahan yang meningkatkan risiko gangguan hati, termasuk ; terlalu banyak resep untuk hari ini, atau kadang salah ambil obat, atau salah mencampur – termasuk juga antibiotik dan pereda rasa sakit.

Jika Anda minum obat secara teratur, pelajari bagaimana itu dapat mempengaruhi hati Anda.

Ikuti petunjuk pemberian dosis dengan hati-hati. Mintalah dokter Anda untuk mencari tahu apakah ada solusi alami yang bisa Anda gunakan sebagai gantinya.

9. Mencegah Infeksi Virus

Sirosis hepatis akibat virus hepatitis ditularkan dari orang satu ke orang lain. Virus ini dapat menyebabkan pembengkakan hati, cedera hati, jaringan parut, hingga malfungsi hati.

Sebagian besar otoritas kesehatan menyatakan bahwa, direkomendasikan untuk setiap orang agar mendapatkan vaksinasi, ini adalah cara yang tepat untuk mencegah hepatitis B.

Saat ini belum ada vaksin untuk hepatitis C, dan satu-satunya cara untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari paparan si pembawa darah, termasuk:

– Tidak berbagi jarum suntik, pisau cukur, sikat gigi atau barang pribadi, dan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air hangat segera setelah menggunakan kamar mandi atau menyentuh darah penderita hepatitis C –

Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda melihat tanda peringatan dini kerusakan hati. Ingat bahwa menghentikan kerusakan hati sebelum berkembang adalah sangat penting.

Baca: Tips Membuat Jus Detoksifikasi Hati

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • 9 Komplikasi Sirosis Hepatis Dan Penjelasannya 9 Komplikasi Sirosis Hepatis - Sirosis Hati Stadium Dekompensata. Sirosis hepatis tahap lanjut mempengaruhi hampir setiap fungsi tubuh, termasuk fungsi pencernaan, hormonal, dan sistem peredaran darah yang disebut sirosis hati stadium […]
  • Splenomegali – Pembesaran Limpa Splenomegali adalah pembesaran limpa akibat beberapa kondisi gangguan kesehatan yang menyebabkan limpa mengalami infeksi dan membengkak. Apa itu limpa? Limpa adalah organ dalam tubuh yang merupakan bagian dari sistem kerja getah […]
  • Pemeriksaan Sirosis Hati Dengan Prosedur Endoskopi Prosedur endoskopi adalah sebuah pemeriksaan fisik untuk melihat struktur internal tubuh pasien dengan menggunakan monitor tabung fleksibel (endoskop). Untuk sirosis hepatis, prosedur ini juga digunakan sebagai sarana pengobatan […]
  • 9 Cara Terapi Sirosis Hati Secara Alami 9 Cara Terapi Sirosis Hati Secara Alami di rumah. Apa dan bagaimana cara terapi pencegahan dan pengobatan sirosis hepatis secara aman tanpa efek samping? Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda pelajari 1. Makan alpukat Memilih […]
  • Pruritus, Gatal- Gatal Di Kulit Badan Apa itu pruritus? Pruritus atau gatal kulit adalah sensasi gatal yang menjengkelkan dan tak terkendali yang membuat Anda ingin menggaruk untuk meredakan rasa, disebabkan oleh penyakit ginjal, penyakit liver, ruam kulit, alergi, dan […]