9 Cara Terapi Sirosis Hati Secara Alami

9 Cara Terapi Sirosis Hati Secara Alami di rumah. Apa dan bagaimana cara terapi pencegahan dan pengobatan sirosis hepatis secara aman tanpa efek samping? Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda pelajari

1. Makan alpukat

Memilih lemak sehat dengan makan alpukat adalah pilihan ideal untuk orang dengan masalah kesehatan hati.

Daging alpukat sangat lembut berwarna kuning kehijauan namun penuh dengan berbagai manfaat kesehatan.

Lemak sehat, anti-inflamasi dan antioksidan dalam alpukat membuat buah ini menjadi superstar bagi siapa saja yang menjalani perawatan penyakit hati.

Alpukat juga telah diteliti mampu melawan penyebab sirosis hepatis seperti Penyakit hati berlemak, hepatitis virus atau alcoholisme, obat-obatan atau racun lainnya.

Orang-orang yang memiliki masalah hati dapat memperbaiki kesehatan mereka dengan memilih makanan dengan bijak.

Selengkapnya: Alpukat Untuk Mencegah Sakit Liver Akibat Cidera Hati

2. Terapi sirosis hepatis dengan bawang putih

Setiap orang yang memiliki penyakit liver kronis pasti selalu mencari makanan diet untuk dimasukkan ke dalam koleksi makanan yang mendukung kesehatan hati mereka.

Bawang putih, bumbu kuliner dapur ini banyak memberi manfaat untuk terapi kesehatan hati- orang dengan gejala sirosis hepatis adalah salah satu yang diberi manfaat tersebut.

Bawang putih paling dikenal sebagai penyedap dan penguat makanan pedas, ada beberapa alasan untuk memasukkannya ke dalam diet kesehatan hati.

Lebih detail: Bawang Putih Untuk Terapi Penyakit Liver

3. Terapi sirosis hepatis dengan kunyit

Siapa tidak tahu kunyit? Kunyit dapur atau kunir (Curcuma longa) adalah bumbu rempah-rempah anti-inflamasi yang melindungi sel hati dari virus pemicu peradangan hati.

Kunyit telah ditemukan memiliki karakteristik unik yang membantu melawan virus hepatitis C. Meskipun tidak sekuat obat antiviral yang baru.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Gut edisi 2014, menargetkan tahap awal infeksi HCV.

Para peneliti melihat potensi kunyit sebagai penghambat masuk virus. Mereka menentukan bahwa kunyit menghambat masuknya virus tanpa memandang apa genotipe nya.

Di dalam sel hati manusia, para peneliti menyimpulkan bahwa kunyit mampu menekan membran fluida dengan mengganggu pengikatan antara virus HCV dengan fusi.

Dengan demikian, kunyit menawarkan potensi murah untuk melindungi sel hati agar tidak terinfeksi virus HCV.

Lebih detail: Kunyit Sebagai Anti Virus Hepatitis Penyebab Radang Hati

4. Terapi sirosis hati dengan biji pepaya

Pepaya mengandung Vitamin A, B, C dan E, serta mineral sehat seperti besi, kalsium, magnesium, potassium, kolin dan lycopene yang bersifat antioksidan – melawan pertumbuhan sel abnormal.

Sebenarnya, kekuatan manfaat sesungguhnya dari buah pepaya, ada di dalam enzim yaitu: papain dan chymopapain. Enzim kuat ini ditemukan di daun, buah dan terutama pada biji pepaya.

Biji pepaya rasanya pedas seperti lada hitam. Fakta di lapangan! Biji-biji ini sering digunakan sebagai pengganti lada karena memiliki rasa yang sama!

Bagi Anda, menambahkan sekitar 5-6 biji, atau sekitar 1 sendok teh bubuk biji pepaya per hari, dapat menjadi enzim tambahan yang kuat untuk terapi pengobatan maupun pencegahan dalam memperbaiki kesehatan pencernaan beserta fungsi hati Anda.

Selebihnya detail: Biji pepaya untuk Liver Kronis Dan Cara Membuat Ramuannya

5. Terapi pengobatan sirosis hati dengan teh hijau

Daun teh hijau dianggap tanaman berkualitas sangat tinggi di seluruh dunia yang telah dikaitkan dengan beragam manfaat untuk kesehatan.

Cari tahu, mengapa banyak penderita penyakit liver di seluruh dunia menjadi sangat tertarik untuk menjaga kesehatan hati dan mencegah perkembangan jaringan parut fibrosis, cikal bakal sirosis hepatis.

Selain hal tersebut, mereka juga  banyak  mendapatkan keuntungan dari mengonsumsi teh hijau. Selayaknya Anda ikut mencoba nya.

Baca lebih detail: Teh Hijau Untuk Terapi Fibrosis Dan Sirosis hati

6. Tambahkan Vitamin D dalam diet

Konsumsi multivitamin atau memilih vitamin D adalah salah satu gizi penting namun sedikit orang yang menyadari betapa berharganya makanan ini untuk merawat hati dari penyakit liver kronis hingga sirosis hepatis.

Mengambil vitamin D untuk membantu, mendukung serta meningkatkan kesehatan hati adalah pilihan yang jelas, meskipun ada beberapa potensi bahaya dari vitamin yang harus dihindari.

Karena zat gizi juga berperan dalam mencegah perkembangan dan komplikasi penyakit liver kronis, maka untuk menjalani hidup lebih sehat bagi orang-orang dengan penyakit hati biasanya direkomendasikan mengambil multivitamin.

Semua orang akan mendapat dampak, baik atau buruk dari mengambil atau memilih vitamin, jika dikonsumsi sesuai aturan dan disikapi dengan bijak.

Pembahasan selengkapnya: Vitamin D Untuk Liver Kronis Dan Cidera Hati

7. Hindari minuman berenergi

Sebagian besar dari kita mengerti bagaimana rasanya bekerja berat dibarengi kelelahan, minuman energi (ME) menjadi minuman yang dihandalkan untuk memicu semangat dan mendapat energi tambahan.

Sementara banyak orang mengonsumsi minuman mengandung niacin ini karena rasa yang enak dan membantu mereka melewati hari yang panjang, ketika mereka berhadapan dengan kesibukan memeras keringat.

Namun, terlalu sering meminum minuman ini justru berpotensi membahayakan hati, meskipun relatif belum diketahui dengan jelas.

Didorong oleh sebuah kasus baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Case Reports, konsumsi minuman berniacin yang berlebihan dapat menyebabkan peradangan di selaput hati.

lebih detail: Hubungan Minuman Energi Dengan Radang hati Hingga Penyakit Liver

8. Batasi makan gula

Sebagian besar, orang pasti suka dengan makanan atau minuman berasa manis, meskipun sesekali saja atau ketika ingin mengonsumsi dalam jumlah sedang, mungkin tidak mengapa.

Tapi, kita tentu juga harus menyadari bahwa kita tidak ingin menyukai gula secara berlebihan sebagai bagian penting pokok yang harus ditambahkan untuk makanan kita, atau ini hanya peringatan sekedar untuk kehati-hatian saja.

Gula termasuk rantai karbohidrat. Gula memiliki jenis dan bentuk yang berbeda, termasuk mana gula yang sehat dan mana yang tidak sehat.

Tubuh sehat dapat memecah protein, lemak, dan karbohidrat secara natural, melalui sebuah proses untuk menghasilkan glukosa sehat, dimana produk ini akan menjadi bahan bakar dalam segala aktifitas dan otak juga butuh itu.

Masalahnya adalah, kita menghadapi kenyataan bahwa kita mengkonsumsi sekitar lebih dari 20 sdt gula tambahan per hari, baik itu dari berjenis minuman, atau makanan ringan hingga makanan olahan. Nasi putih juga mengandung gula.

Selengkapnya: Jenis Gula Yang Memicu Penyakit Liver Hingga Sirosis Hati

9. Hindari MSG

Semua pasti tahu jika MSG adalah inisial dari monosodium glutamat, aditif penambah rasa yang dapat mengubah rasa makanan dari biasa menjadi sangat lezat; mengundang selera untuk mencicipi.

Sayangnya, kebiasaan ini diklaim tak aman bagi kesehatan. Masalahnya, selain menjadikan efek ketergantungan, dalam penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi MSG dikaitkan dengan penyakit hati berlemak dan obesitas.

Selengkapnya: Hubungan Antara Micin, MSG Dan Penyakit Liver

Referensi:

https://nccih.nih.gov/health/energy-drinks
http://www.cnn.com/2016/11/02/health/energy-drinks-hepatitis?
http://www.eatingwell.com/nutrition_health/nutrition_news
http://www.livestrong.com/article/408524-are-energy-drinks-bad-for-your-liver/
http://www.medicalnewstoday.com/articles/313849.php
http://www.plantsjournal.com/vol1Issue1/Issue_jan_2013/2.pdf.
http://www.researchgate.net/publication/43772079.
http://www.academia.edu/4244827/Toxicity and Effect of Carica Papaya Seed.
http://www.globalhealingcenter.com/natural-health/papain/.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0072577/.
https://www.jstage.jst.go.jp/article/bpb/25/12/25_12.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3374564.
http://maxwellsci.com/print/bjpt/v4-147-154.pdf.
http://www.medicalnewstoday.com/articles/275517.php.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!