Ciri-Ciri Fisik Sirosis Hepatis Dan Pembahasan Lengkap

Ciri-Ciri Fisik Sirosis Hepatis Dan Pembahasan Lengkap

Ciri-Ciri Fisik Sirosis Hepatis Dan Pembahasan Lengkap. Secara umum, ada 4 ciri-ciri penderita sirosis hepatis, yaitu

1.  Urin Berwarna Kuning Gelap

Penyakit liver menjadi salah satu masalah umum di masyarakat serba modern sekarang ini, namun hanya sedikit gejala yang dapat dikenali.

Jika Anda tidak memahami arti kecil sebuah tanda, hanya sedikit perubahan warna urin , ini menjadi tanda dan gejala bahwa liver Anda bermasalah.

Jika dibiarkan berlarut lama, lambat laun akan berkembang menjadi penyakit hati kronis – sebuah awal dari penyakit sirosis hepatis.

Sayangnya, tanda-tanda penyakit liver ini muncul hanya ketika penyakit tersebut telah mencapai stadium lanjut, tiba-tiba Anda didiagnosis dengan penyakit liver kronis yang ireversible – sulit diobati.

Dengan demikian, mengenali tanda-tanda potensi masalah terhadap baik atau tidaknya kondisi liver melalui pengamatan sederhana, merupakan awal sebuah pengetahuan yang sangat berharga.

Hanya metode sepele, mengamati warna urin setiap selesai kencing adalah cara yang masuk akal untuk memberitahu bahwa kesehatan hati Anda mungkin dalam keadaan bahaya.

Sebuah hal normal untuk warna kencing yang bervariasi setiap hari, warna berubah berdasarkan berapa banyak cairan dalam tubuh yang Anda miliki, dari makanan yang anda makan, atau obat apa yang telah Anda konsumsi.

Secara umum, urin gelap bisa menjadi sinyal bahwa liver Anda sedang memiliki masalah, dia berjuang untuk menjalankan fungsi dan tugas dengan baik.

Lihat lebih detail: Urin Berwarna Kuning Tua Gelap Pertanda Liver Bermasalah

2. Mata Kuning

Sirosis hepatis ditandai mata kuning yang memberi sinyal bahwa telah terjadi kerusakan hati serius pada tubuh penderita nya dimana hati tidak bisa memproses bilirubin, menyebabkan penyakit kuning. Kulit dan mata tampak menguning.

Sebagian hati yang telah rusak ini tidak bisa bekerja sebagai mana mestinya, membuat akumulasi bilirubin ke seluruh tubuh yang disebut hiperbilirubinemia.

Mata berubah warna menjadi kuning karena bilirubin terakumulasi di kornea mata dimana bilirubin ini dibawa darah menuju seluruh tubuh, tak hanya mata, kulit pun menguning juga.

Bilirubin adalah hasil pemecahan hemoglobin yang telah rusak. Hemoglobin adalah bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen.

Hemoglobin dimetabolisme menjadi bilirubin oleh enzim tubuh  sebagai bagian proses normal daur ulang dari sel darah merah tua yang telah rusak.

Pada hati yang normal, bilirubin dibawa dalam aliran darah dari hati ke empedu.

Bilirubin kemudian bergerak melalui saluran empedu ke dalam saluran pencernaan untuk dihilangkan dari tubuh melalui sistem pembuangan.

Secara normal, jumlah banyak bilirubin dihilangkan melalui tinja dan hanya sejumlah kecil dikeluarkan melalui urin.

Namun, sirosis hepatis membuat perubahan besar pada fungsi hati.

Jika bilirubin tidak dapat dipindahkan melalui saluran hati dan empedu dengan segera, mereka akan menumpuk dalam darah dan disimpan di mata dan di kulit. Hasilnya adalah mata kuning, bagian dari penyakit kuning.

Banyak orang dengan penyakit hati dan sakit kuning ditandai urin kuning gelap dan tinja berwarna terang.

Perubahan ini terjadi ketika ada sebuah penyumbatan atau masalah kesehatan lainnya yang mencegah bilirubin dibuang melalui tinja, menyebabkan jumlah lebih bilirubin dihilangkan melalui urin.

Pelajari selengkapnya: Mata Kuning Hepatitis

3. Pruritus – Gatal- Gatal Di Kulit Badan

Pruritus atau gatal kulit adalah sensasi gatal yang menjengkelkan dan tak terkendali yang membuat Anda ingin menggaruk untuk meredakan rasa, disebabkan oleh penyakit ginjal, penyakit liver, ruam kulit, alergi, dan dermatitis.

Pruritus atau gatal-gatal di badan merupakan bagian dari gejala umum sirosis hepatis dengan hepatitis C, sensasi rasa gatal yang sulit untuk dilaporkan maupun diobati. Jika dibiarkan, akan membuat Anda serba salah.

Diperkirakan hingga 20 persen orang dengan penyakit liver kronis akan mengalami gatal-gatal seluruh tubuh.

Kondisi klinis ini disebut sebagai pruritus, dimana rasa gatal-gatal ini mengacu pada sensasi tidak menyenangkan yang menyebabkan keinginan untuk menggaruk.

Lokasi gatal kadang ke daerah tertentu di tubuh, juga kadang menyebar ke seluruh tubuh atau terdegradasi ke organ dalam, membuat Anda serba salah, tidak tahu bagian mana yang gatal dan bagian mana yang harus digaruk.

Pruritus paling sering menyerang orang-orang yang memiliki hepatitis C yang maju ke tahap ke gejala sirosis hepatis. Untungnya, ada banyak cara untuk mengurangi gejala yang sangat menyebalkan ini.

Pelajari lebih detail: Pruritus, Gatal- Gatal Di Kulit Badan

4. Sakit Pinggang Dan Tulang Belakang

Sirosis hepatis terkait hati berlemak sering menyebabkan gejala seperti sakit pinggang atau tulang belakang.

Karena tingkat obesitas meningkat, lebih banyak orang perkotaan juga mendapatkan penyakit hati berlemak, salah satu penyebab penyakit sirosis hepatis.

Sakit pinggang, NASH & Sirosis Hepatis

Dalam kebanyakan kasus, penyakit hati berlemak atau NASH; tidak menyebabkan banyak gejala yang spesifik. Namun, kebanyakan orang mendapatkan gejala secara tidak sengaja. Gejala muncul ketika penyakit sudah parah.

Kadang, gejala parah diketahui setelah dokter memeriksa fisik pasien melalui tes darah rutin yang menunjukkan bahwa fungsi hati sudah mulai tidak normal.

Mungkin Anda hanya merasa bahwa sakit pinggang dianggap kasus ringan akibat kelelahan dan Anda belum mencurigai bahwa rasa sakit ini berasal dari kelainan di dalam tubuh Anda.

Pada tahap lebih lanjut, rasa sakit di pinggang akan lebih intensif dan Anda didiagnosis dengan penyakit hati berlemak. Jika dibiarkan, status yang kemudian meningkat menjadi sirosis hepatis, jika tidak dikendalikan sejak dini.

Pelajari lebih lengkap: Hubungan Sakit Pinggang Dengan Gejala Sirosis Hati

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Urin Berwarna Kuning Gelap Tanda Liver Anda Bermasalah Penyakit liver menjadi salah satu masalah umum di masyarakat serba modern sekarang ini, namun hanya sedikit gejala yang dapat dikenali. Jika Anda tidak memahami arti kecil sebuah tanda, hanya sedikit perubahan warna urin , ini menjadi […]
  • Khasiat Biji pepaya untuk Liver Kronis Dan Cara Membuat Ramuannya Pepaya mengandung Vitamin A, B, C dan E, serta mineral sehat seperti besi, kalsium, magnesium, potassium, kolin dan lycopene yang bersifat antioksidan - melawan pertumbuhan sel abnormal. Sebenarnya, kekuatan manfaat sesungguhnya dari […]
  • Pemeriksaan Fisik Dengan Prosedur CT scan Prosedur CT Scan. CT scan adalah sebuah peralatan dokter yang modern, untuk mengambil scanning gambar organ dari pasien dengan bantuan sinar X dan komputer. Di dalam CT scan, ada sumber daya x-ray dan detektor x-ray yang berputar di […]
  • Bahaya Garam Bagi Sirosis Hati Dan Penderita Liver Bahaya Garam Bagi Sirosis Hati Dan Penderita Liver. Setelah Anda didiagnosis dengan sirosis hepatis, dokter biasanya menyarankan pasien mereka untuk benar-benar menghindari atau membatasi, asupan sodium secara signifikan. Apa alasannya […]
  • Sirosis Hepatis Kompensata Dan Dekompensata Apa itu Sirosis Hepatis Kompensata Dan Dekompensata. Sirosis hepatis dibagi menjadi dua fase utama yaitu sirosis hepatis kompensata dan sirosis hepatis dekompensata. Cari tahu mengenai definisi dan perbedaannya di sini. Apa Perbedaan […]