Komplikasi Kanker Hati Pada Sirosis Hati

Jaringan parut parah pada sirosis hati menyebabkan komplikasi kanker hati, dikenal dengan istilah hepatoseluller karsinoma.

Kanker hati pada sirosis hepatis tidak bermetastasis seperti kanker jenis lainnya dan tipe ini lebih sering terjadi pada kebanyakan pria daripada wanita pada orang berusia 50 tahun atau lebih tua.

Hati adalah organ penting kedua dalam tubuh Anda yang terletak di bawah tulang rusuk di sisi kanan. Beratnya sekitar tiga pon dan berbentuk seperti bola datar di salah satu sisi.

Hati melakukan banyak pekerjaan untuk. Dia memproses apa yang Anda makan dan apa yang Anda minum untuk disintesis menjadi energi dan nutrisi untuk kebutuhan tubuh, dan menyimpan sisanya untuk digunakan kembali jika tubuh membutuhkan.

Hati juga menghilangkan zat-zat berbahaya dari darah Anda dengan mendetoks nya untuk dibuang melalui proses metabolisme.

Namun, sirosis hepatis membuat keadaan terbalik. Penyakit ini menyebabkan komplikasi serius bagi tubuh penderitanya, dan salah satu komplikasi tersebut adalah kanker hati, membuat hati tidak bisa bekerja sama sekali.

Hubungan sirosis hepatis dan komplikasi kanker hati

Sirosis hepatis menyebabkan kanker hati akibat sel-sel hati yang telah rusak selama jangka lama. Ketika sel-sel hati yang rusak, jaringan parut fibrosa akan mengganti jaringan sel mati tersebut, kata George Y. Wu, MD, PhD, seorang profesor kedokteran dan kepala bagian hepatologi di University of Connecticut Medical Center di Farmington.

Belum ada alasan yang jelas, mengapa sirosis hati bisa menyebabkan komplikasi kanker hati, dan hingga saat ini belum bisa dipahami dengan baik bagaimana penyakit sirosis meningkatkan risiko kanker.

Beberapa penelitian baru-baru ini mengungkap bahwa telah terjadi mutasi DNA selama perkembangan penyakit sirosis hepatis berlanjut.

Kehadiran sirosis hati mencerminkan durasi kerusakan yang panjang. Semakin lama durasi, semakin besar pula kesempatan untuk perubahan DNA terjadi.

Penyebab

Kanker hati pada Sirosis hepatis disebabkan jaringan parut yang berkombinasi dengan

– Peradangan hati yang jangka panjang (kronis)
– Kelebihan zat besi dalam tubuh (hemochromatosis)

Pasien sirosis hati akibat hepatitis B atau C berada pada risiko tinggi kanker hati. Namun, banyak orang non-sirosis juga bisa mengembangkan penyakit kanker ini.

Jenis kanker hati pada Sirosis hepatis adalah tidak sama dengan kanker yang bisa bermestatasis, seperti kanker lainnya semisal usus, prostat, rahim, dll.

Gejala

Gejala dan tanda-tanda kanker hati pada sirosis hepatis muncul mirip dengan gangguan hati lainnya, seperti

– Sakit perut atau nyeri, terutama di bagian kanan atas
– Mudah memar atau perdarahan
– Perut yang membesar
– Kulit atau mata kuning

Pengobatan

Pengobatan tergantung pada seberapa tingkat keganasan kanker. Pembedahan mungkin dilakukan jika tumor belum menyebar.

Sebelum menjalani operasi, kanker hati mungkin bisa diobati dengan kemoterapi untuk mengurangi ukurannya dengan memberikan obat langsung ke hati melalui tabung (kateter).

Perawatan radiasi di daerah kanker juga dapat membantu. Tetapi banyak pasien memiliki sirosis hati atau penyakit hati lainnya yang membuat perawatan dan penanganannya lebih sulit.

Ablasi mungkin metode alternatif lain yang dapat digunakan. Ablasi bisa diartikan mengikis. Jenis-jenis ablasi termasuk menggunakan:

– gelombang radio atau gelombang mikro
– cryoablation ( pendinginan)

Transplantasi hati dapat direkomendasikan untuk orang-orang tertentu yang memiliki kombinasi dari kedua penyakit; sirosis hepatis dan kanker hati.

Pencegahan

Pencegahan komplikasi kanker hati pada sirosis hepatis dilakukan dengan penanganan penyebab penyakit itu sendiri, termasuk

– Mencegah dan mengobati virus hepatitis virus dapat membantu mengurangi risiko Anda untuk hepatoseluller karsinoma. Vaksinasi untuk anak terhadap hepatitis B dapat mengurangi risiko kanker hati di masa depan.
– Jangan minum alko.
– Penderita sirosis hepatis akibat hemokromatosis mungkin perlu diperiksa dini untuk pencegahan kanker hati.
– Orang yang memiliki hepatitis B atau C atau sirosis dapat direkomendasikan untuk skrining kanker hati

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Splenomegali – Pembesaran Limpa Splenomegali adalah pembesaran limpa akibat beberapa kondisi gangguan kesehatan yang menyebabkan limpa mengalami infeksi dan membengkak. Apa itu limpa? Limpa adalah organ dalam tubuh yang merupakan bagian dari sistem kerja getah […]
  • Komplikasi Sirosis Hati: Gagal Fungsi Hati Akut Dan Kronis Komplikasi gagal fungsi hati baik akut maupun kronis pada sirosis hepatis akibat jaringan parut yang telah menyebar luas di seluruh hati, mengakibatkan hati mengalami malfungsi atau tidak dapat menjalankan tugas sebagaimana hati normal […]
  • Ensefalopati Hepatikum Ensefalopati hepatikum adalah kegagalan fungsi hati dalam menetralisir zat racun sehingga terakumulasi dalam aliran darah, kemudian mengalir menuju otak, menyebabkan penurunan fungsi nya. Ensefalopati hepatikum merupakan salah satu […]
  • Komplikasi Infeksi Bakteri SBP Pada Cairan Asites Bakteri Spontaneous Peritonitis atau bakteri SBP adalah mikroorganisme yang tumbuh berkembang dan meng infeksi cairan asites, sebagai hasil dari translokasi bakteri lumen usus atau kadang akibat dari infeksi saluran kemih. Orang yang […]
  • Hipertensi Portal Sirosis hepatis tahap lanjut menyebabkan komplikasi yang disebut hipertensi portal akibat pembatasan aliran darah yang melalui hati ke vena hepatika. Hipertensi portal terjadi adanya peningkatan resistensi terhadap aliran darah yang […]