Manfaat Bawang Putih Untuk Terapi Penyakit Liver

Setiap orang yang memiliki penyakit liver kronis pasti selalu mencari makanan diet untuk dimasukkan ke dalam koleksi makanan yang mendukung kesehatan hati mereka.

Bawang putih, bumbu kuliner dapur ini banyak memberi manfaat untuk terapi kesehatan hati- orang dengan gejala sirosis hepatis adalah salah satu yang diberi manfaat tersebut.

Bawang putih paling dikenal sebagai penyedap dan penguat makanan pedas, ada beberapa alasan untuk memasukkannya ke dalam diet kesehatan hati.

Kandungan bawang putih

Bawang adalah anggota keluarga lili atau Allium ini kaya akan berbagai senyawa penting mengandung unsur sulfur, yaitu :

– Tiosulfinat – senyawa paling terkenal adalah allicin
– Sulfoksida – di antaranya senyawa yang paling terkenal adalah alliin
– Dithiins – dimana senyawa yang paling banyak diteliti adalah ajoene

Senyawa-senyawa ini bertanggung jawab untuk bau khas menyengat dan juga merupakan sumber banyak efek baik untuk kesehatan.

Pengaruh kandungan bawang putih terhadap kesehatan liver

Selain itu, bawang juga mengandung banyak komponen bermanfaat lainnya, termasuk

– Selenium – mineral antioksidan – yang membantu hati dalam detoksifikasi.
– Arginine – asam amino penting untuk merelaksasi pembuluh darah, yang memudahkan tekanan darah di hati – mencegah hipertensi portal, ciri khas sirosis hepatis.
– Vitamin B6 – membantu menurunkan kadar homosistein dalam tubuh, sehingga berfungsi sebagai zat antiinflamasi dalam menghambat peradangan hati.
– Vitamin C – adalah antioksidan yang melindungi hati dari oksidasi sel – radikal bebas penyebab kerusakan sel hati.

Manfaat bawang putih untuk penyakit liver

Bila kita secara khusus, bawang putih memberi manfaat terhadap kesehatan hati, seperti:

1. Melindungi dari Kanker Hati

Kanker hati merupakan salah satu komplikasi sirosis hepatis

Seperti yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry edisi Oktober 2013, para peneliti Taiwan menemukan bahwa allicin menginduksi kematian sel pada kanker hati manusia melalui sebuah proses yang disebut autophagy atau apoptosis.

Para periset percaya bahwa bawang putih mungkin mengandung agen terapi yang berpotensi untuk pengobatan kanker hati.

2. Mencegah penyakit hati berlemak

NASH atau NAFLD adalah salah satu penyebab sirosis hepatis

Seperti yang dipublikasikan dalam Nutrition Reviews, pada Mei 2013, peneliti Australia melakukan meta analisis menyeluruh mengenai pengaruh bawang putih terhadap kolesterol total, kolesterol lipoprotein low-density, kolesterol lipoprotein dan trigliserida tingkat tinggi.

Temuan mereka menunjukkan bahwa bawang putih efektif menurunkan kolesterol serum dan kolesterol lipoprotein low-density pada seseorang yang memiliki kadar tinggi kolesterol total.

Karena kolesterol total dan kolesterol low-density lipoprotein yang tinggi dikaitkan dengan penyakit hati berlemak, konsumsi bawang putih bisa mencegah atau bahkan mengurangi hati berlemak, sehingga bisa mencegah perkembangan sirosis hepatis.

3. Melindungi hati dari toksisitas

Hati yang sehat bisa memecah racun, tapi hati yang sakit seringkali tidak dapat menetralisir muatan toksinnya.

Bawang putih segar mengandung antioksidan tingkat tinggi yang diketahui melindungi hati dari racun lingkungan.

Cara mengolah bawang putih

Menurut Yayasan George Mateljan, manfaat kesehatan dari BP akan meningkat setelah dicincang atau ditumbuk, karena akan memberi kesempatan kerja bagi enzim alliinase terhadap tubuh Anda.

Sebagai rujukan: Hindari memasak bawang putih dengan cara:

– Jangan memasak bawang dengan mikrowave.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa hanya 60 detik microwave, akan menyebabkan bawang putih kehilangan beberapa sifat pelindung kankernya.

-Jangan merebus bawang putih

Mendidihkan langsung bawang putih utuh juga akan menurunkan sifat sehatnya

– Jangan menambah asam

Penambahan zat asam  seperti jus lemon, akan mengurangi manfaat bawang putih thd kesehatan

Ahli Hepatologi sepakat bahwa siapapun yang peduli dengan kesehatan liver mereka, pastikan memasak dengan banyak bawang putih.

Mengkonsumsi beberapa umbi bawang putih dalam sehari dapat mengurangi risiko kanker hati, penyakit hati berlemak dan kerusakan hati akibat oksidasi.

Jika semua orang tahu bahwa ramuan lezat ini memberi banyak manfaat bagi kesehatan liver kita, semua orang akan menambahkan bawang putih ekstra ke dalam kreasi kuliner mereka.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait