Pemeriksaan Dengan Prosedur MRI Scan

MRI scan (Magnetic resonance imaging) adalah peralatan scanner medis tercanggih yang mampu menghasilkan gambar organ dalam seperti pembuluh darah, struktur hati maupun empedu dengan hasil resolusi tinggi, akurat dan detil, tanpa bantuan sinar X

MRI scan untuk sirosis hepatis merupakan alat untuk mendeteksi gangguan hati tertentu sebagai penyebab penyakit, seperti hepatitis, hemokromatosis, dan penyakit Wilson, dengan memberi informasi tentang aliran darah, serta informasi lain terkait gangguan pembuluh darah.

Selain itu, MRI scan juga mampu menyediakan gmbar dari saluran empedu dan struktur di dekatnya, menggunakan teknik yang disebut magnetic resonance cholangiopancreatography (MRCP).

Keunggulan dan keistimewaan MRI Scan

Hasil scan yang dihasilkan sangat bagus dengan hasil yang lebih invasif, dengan perantara sebuah zat kontras yang langsung disuntikkan ke dalam empedu dan saluran pankreas.

Keunggulan lain, MRI scan tidak menggunakan paparan sinar-x, jadi alat ini sangat aman bagi pasien sirosis hepatis yang menjalani pemeriksaan fisik, meskipun lebih mahal dan bisa memakan waktu lebih lama ketimbang CT scan.

Dalam uji pencitraan dengan prosedur MRI, medan magnet yang kuat dan gelombang radio frekuensi tinggi, mampu menghasilkan scan dengan sangat detil.

Cara kerja MRI

Bagaimana saya menjalani pemeriksaan menggunakan MRI scan, bagaimana cara kerja? Apa yang harus saya lakukan saat menjalani prosedur MRI scan?

Sebelum pemeriksaan fisik dilakukan, Anda akan dipakaikan pakaian khusus yang tak ada kancing baju, resleting, atau benda-benda menempel lainnya.

Anda tidak boleh membawa perhiasan seperti kalung atau jam tangan, karena benda-benda ini bisa mengaburkan hasil scan dan membiaskan medan magnet.

Anda harus berbaring di atas meja bermotor yang akan dipindah ke ruang interior, sebuah ruang scanner tubular yang menghasilkan medan magnet.

Ruangan ini berisi proton (atom bermuatan positif) yang dikelilingi oleh medan magnet kuat. Kemudian, scanner memancarkan pulsa gelombang radio.

Lalu, barisan proton bersama medan magnet melepaskan energi (sinyal), sinyal menerpa tubuh anda yang mana akan dievaluasi.

Scanner kemudian merekam sinyal-sinyal sebagai data dan ditransfer ke komputer. Dari komputer, hasil sinyal untuk diolah menjadi sebuah gambar. Operator dapat mengatur pulsa radio gelombang untuk menghasilkan scan yang bagus.

Untuk mendapat hasil scan yang bagus, sebuah agen kontras yang mengandung gadolinium (agen kontras paramagnetik) akan disuntikkan ke dalam vena atau sendi di tubuh Anda.

Zat gadolinium ini mengubah medan magnet untuk membuat hasil scan yang lebih jelas.

Ketika Anda diambil scan, mungkin Anda harus menahan nafas berkali-kali karena proses pemindaian biasanya memberikan suara benturan keras, Anda akan diberi kapas penutup telinga.

Berapa lama proses MRI scan?

Proses scanning dengan MRI bisa butuh waktu 20 sampai 60 menit, lebih lama ketimbang scanning menggunakan CT (komputer tomografi).

Setelah pemeriksaan fisik selesai, Anda bisa langsung pulang untuk melanjutkan kegiatan harian seperti biasa.

Kegunaan MRI

MRI lebih disukai drpada CT karena memberi hasil lebih detail dan lebih halus.

Selain untuk pemeriksaan fisik untuk penderita sirosis hati,
MRI juga bisa digunakan untuk melakukan hal berikut:

– Mengukur molekul tertentu dalam otak yang membedakan tumor otak dari abses otak
– mengevaluasi kelainan sendi (seperti cairan di ligamen atau tulang rawan di lutut) dan keseleo
– mengevaluasi perdarahan dan infeksi

Magnetic resonance venography (MRV)

Ada tipe MRI lain yang disebut Magnetic resonance venography (MRV). Alat ini lebih khusus mengevaluasi pembuluh darah, terutama vena portal.

ALat ini juga untuk mendeteksi adanya gumpalan darah yang menyumbat di vena yang membawa darah dari otak – trombosis vena serebral.

Kekurangan dan efek samping MRI scan

Meskipun mesin ini sangat istimewa, namun ada kekurangan-kekurangan, termasuk

– Waktu yang dibutuhkan untuk MRI lebih panjang
– harga lebih mahal dibanding CT scan
– Ruang terlalu sempit sehingga orang gemuk susah untuk masuk
– Anda tidak bisa menjalani scan MRI jika dalam tubuh Anda dipasang logam (sambungan tulang) karena ruang MRI mengandung medan magnet.
– Reaksi alergi terhadap agen kontras gadolinium seperti; sakit kepala, mual, nyeri dan sensasi dingin di tempat suntikan, distorsi rasa, dan pusing.

Jika Anda memiliki masalah ginjal parah (nefrogenik fibrosis sistemik) atau yang sedang menjalani dialisis, Anda tidak diberi gadolinium karena bisa membahayakan jiwa Anda.

Dokter akan menggunakan gadolinium hanya bila diperlukan, dan jika mendesak untuk diperlukan, menggunakan dosis terendah untuk mengambil situasi paling aman, mungkin

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • 8 Tes Fisik Untuk Menegakkan Diagnosa Sirosis Hati 8 Tindakan Medis Terkait Tes Fisik Untuk Menegakkan Diagnosa Sirosis Hati. Anda positif menderita penyakit sirosis hepatis jika memenuhi beberapa persyaratan yang disimpulkan oleh Dokter melalui beberapa uji fisik sebagai berikut 1. […]
  • Pemeriksaan Fisik Dengan Prosedur CT scan Prosedur CT Scan. CT scan adalah sebuah peralatan dokter yang modern, untuk mengambil scanning gambar organ dari pasien dengan bantuan sinar X dan komputer. Di dalam CT scan, ada sumber daya x-ray dan detektor x-ray yang berputar di […]
  • Pemeriksaan Biopsi Hati Untuk Penyakit Liver Dan Sirosis Hati Apa Itu biopsi sirosis hati? Tes biopsi adalah sebuah prosedur diagnosis suatu penyakit organ dalam dengan mengambil ukuran kecil jaringan sebagai sample untuk diteliti di laboratorium dalam rangka menentukan penyebab dan pengobatan […]
  • Pemeriksaan Dan Tes Kadar Bilirubin Untuk Sirosis Hati Tes kadar bilirubin adalah sebuah prosedur untuk mengukur jumlah bilirubin dalam sampel darah, biasanya dilaksanakan ketika Anda mendapat penyakit hati serius atau kondisi penyakit lain yang berhubungan dengan darah. Jika kadar […]
  • Pemeriksaan USG – Ultrasonografi USG atau ultrasonografi adalah peralatan medis yang menggunakan gelombang suara untuk memberikan gambaran kondisi gangguan organ dalam tubuh seperti hati, kandung empedu, dan saluran empedu. Dokter memeriksa fisik sirosis hepatis […]