Pemeriksaan Sirosis Hati Dengan Prosedur Endoskopi

Prosedur endoskopi adalah sebuah pemeriksaan fisik untuk melihat struktur internal tubuh pasien dengan menggunakan monitor tabung fleksibel (endoskop).

Untuk sirosis hepatis, prosedur ini juga digunakan sebagai sarana pengobatan berbagai penyakit organ dalam tubuh akibat komplikasi karena dokter dapat melihat langsung instrumen melalui tabung endoskop.

Jenis-jenis endoskopi

Secara umum, endoskopi dibagi menjadi 2 kategori besar, yaitu endoskopi melalui mulut dan endoskopi melalui anus.

Adapun jenis-jenis endoskopi, antara lain:

1. Esofagoskopi – endoskopi leher

Adalah ketika sebuah endoskop dilewatkan mulut, dokter dapat memeriksa kerongkongan disebut esophagoscopy.

2. Gastroskopi- endoskopi lambung

Adalah endoskop yang dilewatkan ke lambung dan bagian dari usus kecil (endoskopi saluran cerna bagian atas).

Gastroskopi biasanya untuk pemeriksaan fisik pasien sirosis hepatis yang mengalami pendarahan gastrointestinal (varises esofagus dan varises perut).

3. Anoskopi –  endoskopi anus

Adalah endoskop yang lewat melalui anus untuk memeriksa rektum.

Ada 2 tipe endoskopi anus, yaitu

– Endoskopi Sigmoidoskopi, meliputi bagian bawah usus besar, rektum, dan anus
– Endoskopi Kolonoskopi, meliputi seluruh bagian usus besar, rektum, dan anus.

Untuk prosedur endoskopi anus, pasien diberikan sebuah obat melalui intravena untuk menenangkan dan mencegah rasa ketidaknyamanan akibat efek sedasi.

Pasien yang menjalani endoskopi lambung dan endoskopi leher, serta endoskopi bagian atas dari saluran pencernaan, mereka diberi cairan atau semprotan anestesi untuk mencegah rasa sakit di tenggorokan mereka.

Sedikit gambaran tentang alat endoskopi

Ada sebuah tabung fleksibel yang disebut endoskopi digunakan untuk melihat bagian-bagian yang berbeda dari saluran pencernaan. Tabung atau selang ini berisi beberapa saluran(channel) yang panjang dan berbeda.

Dari setiap channel yang berbeda, saluran-saluran ini berfungsi mengirimkan cahaya ke daerah yang diperiksa dengan lensa kamera (di ujung tabung), dilengkapi dengan pompa untuk memompa cairan atau udara – masuk atau keluar, juga untuk melewatkan biopsi atau melewatkan bedah instrumen.

Selang endoskopi berdiameter sekitar ¼ inch hingga ½ inci (1 ¼ cm) dan jangkauan panjang dari sekitar 1 kaki (sekitar 30½ cm) hingga 6 kaki (hampir 2 meter).

Cara kerja endoskopi

Beberapa saluran endoskopi akan dipilih dokter, tergantung pada bagian saluran pencernaan mana yang akan diperiksa.

Tabung endoskopi bersifat fleksibel dan menyediakan sumber pencahayaan dari kamera kecil, yang memungkinkan dokter untuk mendapatkan area pandang yang tepat dari lapisan saluran pencernaan Anda.

Dengan prosedur ini, dokter dapat melihat daerah iritasi, bisul, peradangan, pendarahan maupun pertumbuhan jaringan abnormal.

Endoskopi lewat mulut

Jika Anda akan menjalani endoskopi lambung yang melewati mulut, Anda harus berpuasa dahulu dengan menghindari makanan selama 6 sampai 8 jam dan menghindari minum selama 4 jam sebelum prosedur dilakukan.

Makanan di perut bisa menghalangi pandangan dokter dan Anda bisa muntah selama prosedur.

Endoskopi lewat anus

Jika Anda akan menjalani prosedur endoskopi anus yang dilewatkan ke dalam rektum dan usus besar, Anda mungkin membutuhkan obat pencahar dan kadang-kadang diberikan enema untuk membersihkan usus dari kotoran atau tinja apapun.

Selain itu, Anda harus menghindari makanan selama beberapa jam karena makanan bisa mengurangi efektivitas obat pencahar dan enema.

Endoskopi untuk mengambil gambar jaringan

Beberapa endoskopi memiliki ultrasound pada ujungnya. Hasil gambaran dari probe endoskop ini dapat menunjukkan lebih detail daripada probe USG yang ditempatkan pada kulit luar seseorang.

Selain untuk prosedur pengobatan atau pemeriksaan fisik sirosis hepatis, endoskopi juga bisa mengambil image dari pasien dengan penyakit tertentu, seperti kanker usus besar.

Endoskopi untuk mengambil sample jaringan

Beberapa endoskopi juga dilengkapi dengan gunting kecil untuk mengambil sampel jaringan (biopsi endoskopik). Sampel ini kemudian dievaluasi untuk memeriksa peradangan, infeksi, atau kanker.

Karena lapisan dalam dinding saluran pencernaan tidak memiliki saraf nyeri (kecuali bagian bawah anus), prosedur ini tidak menimbulkan rasa sakit bagi pasien.

Endoskopi untuk memotong jaringan abnormal

Prosedur endoskopi ini juga dapat digunakan untuk rangkaian pengobatan. Seorang dokter dapat melewati berbagai jenis instrumen melalui saluran kecil di endoskopi.

Probe ujung endoskopi dapat digunakan untuk menghancurkan jaringan abnormal, atau menghapus pertumbuhan daging kecil abnormal, atau juga untuk menutup pembuluh darah yang bocor.

Sebuah sinar laser juga bisa dipasang untuk menghancurkan jaringan abnormal semisal kanker.

Endoskopi untuk menghentikan pendarahan esofagus

Sebuah jarum di tempatkan di ujung endoskop dapat digunakan untuk menyuntikkan obat ke dalam pembuluh darah pecah di kerongkongan dan menghentikan pendarahan.

Efek samping endoskopi

Komplikasi atau efek samping yang dihasilkan dari endoskopi adalah relatif jarang, dan yang paling umum adalah terkait dengan obat yang digunakan untuk sedasi.

Meskipun endoskopi dapat melukai atau bahkan sedikit melubangi saluran pencernaan, kejadian ini sangat jarang terjadi. Paling sering hanya menyebabkan iritasi pada lapisan saluran dan sedikit pendarahan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Pemeriksaan Biopsi Hati Untuk Penyakit Liver Dan Sirosis Hati Apa Itu biopsi sirosis hati? Tes biopsi adalah sebuah prosedur diagnosis suatu penyakit organ dalam dengan mengambil ukuran kecil jaringan sebagai sample untuk diteliti di laboratorium dalam rangka menentukan penyebab dan pengobatan […]
  • Pemeriksaan Fisik Dengan Prosedur CT scan Prosedur CT Scan. CT scan adalah sebuah peralatan dokter yang modern, untuk mengambil scanning gambar organ dari pasien dengan bantuan sinar X dan komputer. Di dalam CT scan, ada sumber daya x-ray dan detektor x-ray yang berputar di […]
  • Pemeriksaan USG – Ultrasonografi USG atau ultrasonografi adalah peralatan medis yang menggunakan gelombang suara untuk memberikan gambaran kondisi gangguan organ dalam tubuh seperti hati, kandung empedu, dan saluran empedu. Dokter memeriksa fisik sirosis hepatis […]
  • Pemeriksaan Dan Tes Kadar Bilirubin Untuk Sirosis Hati Tes kadar bilirubin adalah sebuah prosedur untuk mengukur jumlah bilirubin dalam sampel darah, biasanya dilaksanakan ketika Anda mendapat penyakit hati serius atau kondisi penyakit lain yang berhubungan dengan darah. Jika kadar […]
  • Cek Darah Untuk Tes Fungsi Hati Tes fungsi hati adalah sebuah prosedur cek darah untuk menilai seberapa baik kondisi hati atau sistem dalam empedu Anda. Uji fungsi hati dengan tes darah ini benar-benar bisa mengukur seberapa baik hati atau sistem empedu bisa […]