Pruritus, Gatal- Gatal Di Kulit Badan

Pruritus, Gatal- Gatal Di Kulit Badan

Apa itu pruritus? Pruritus atau gatal kulit adalah sensasi gatal yang menjengkelkan dan tak terkendali yang membuat Anda ingin menggaruk untuk meredakan rasa, disebabkan oleh penyakit ginjal, penyakit liver, ruam kulit, alergi, dan dermatitis.

Pruritus atau gatal-gatal di badan merupakan bagian dari gejala umum sirosis hepatis dengan hepatitis C, sensasi rasa gatal yang sulit untuk dilaporkan maupun diobati. Jika dibiarkan, akan membuat Anda serba salah.

Diperkirakan hingga 20 persen orang dengan penyakit liver kronis akan mengalami gatal-gatal seluruh tubuh.

Kondisi klinis ini disebut sebagai pruritus, dimana rasa gatal-gatal ini mengacu pada sensasi tidak menyenangkan yang menyebabkan keinginan untuk menggaruk.

Lokasi gatal kadang ke daerah tertentu di tubuh, juga kadang menyebar ke seluruh tubuh atau terdegradasi ke organ dalam, membuat Anda serba salah, tidak tahu bagian mana yang gatal dan bagian mana yang harus digaruk.

Pruritus paling sering menyerang orang-orang yang memiliki hepatitis C yang maju ke tahap ke gejala sirosis hepatis. Untungnya, ada banyak cara untuk mengurangi gejala yang sangat menyebalkan ini.

Mengapa sirosis hati menyebabkan gatal-gatal badan

Hubungan antara sirosis hepatis dengan gatal-gatal badan terkait erat dengan ketidakmampuan hati dalam menetralisir zat racun sehingga saraf sensasi mengirimkan sinyal ketidaknyamanan ke otak, mengundang rasa ingin menggaruk.

Siklus garukan, area kulit yang tergores seringkali menjadi lebih gatal atau meningkatkan rasa gatal lebih lagi, menyebabkan goresan lebih banyak.

Penyebab

Para ahli percaya bahwa penyebab gatal-gatal (pruritus) pada orang dengan sirosis hepatis (penyakit liver kronis) akibat akumulasi racun yang tidak disaring atau dibuang oleh hati yang malfungsi.

Hati yang penyakitan, akan menghambat aliran empedu yang melalui hati. Asam empedu dan bilirubin dibuang dalam darah menyebabkan ikterus (menguningnya kulit dan mata). Kadar bilirubin tinggi dalam darah juga bisa menyebabkan pruritus – gatal-gatal badan.

Menurut ahli pengobatan china, pruritus terbentuk akibat racun yang menumpuk di aliran darah. Akumulasi zat beracun ini menghasilkan panas. Panas akan meningkatkan sensasi rasa gatal. Dan gatal-gatal adalah penafsiran tubuh terhadap panas yang berlebihan.

Komplikasi pruritus

Dua komplikasi pruritus pada sirosis hepatis yang paling menyulitkan adalah:

– Rasa gatal yang memburuk di malam hari sehingga mengganggu tidur nyenyak, risiko stress meningkat
– Garukan saja tidak cukup meredakannya, beberapa orang berisiko terkena infeksi kulit dan luka serius akibat menggaruk secara ekstrem.

Pengobatan pruritus

Karena pruritus atau gatal-gatal di badan penderita sirosis hepatis adalah kejadian nonspesifik yang dianggap tidak berbahaya, banyak penderita enggan mendiskusikannya dengan dokter mereka.

Kejadian ini bisa cukup menjadi parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari, orang-orang dengan kasus parah dianjurkan untuk melaporkan ketidaknyamanan mereka kepada dokter.

Beberapa obat yang biasa diresepkan dokter untuk pruritus meliputi:

– Analgesik
– Antihistamin
– Agen penurun kolesterol
– Antagonis Opiod
– Antidepresan

Tips mengatasi gatal-gatal akibat pruritus

Selain mendapat resep dokter, ada beberapa tips untuk membantu Anda mengurangi rasa gatal, termasuk

– Jangan Mer0kok

Kebiasaan buruk ini tidak hanya mengurangi keefektifan terapi pengobatan, tapi juga dapat menyebabkan Sindrom yang ditandai dengan episode pembilasan wajah, telapak tangan dan telapak tangan yang hangat, sakit kepala yang berdenyut, pusing, lesu, sensasi tusukan, dan nyeri sendi.

– Hindari dehidrasi

Minum sejumlah air secukupnya agar seluruh tubuh terhidrasi dengan baik.

– Hindari Sabun

Gunakan pembersih non-sabun atau pengganti yang serupa untuk mencegah pengeringan kulit yang berlebihan.

– Jangan Mandi Air Hangat

Karena panas memperparah rasa gatal, pastikan suhu air mandi Anda tidak terlalu panas.

– Pilih baju yang nyaman

Bila memungkinkan, kenakan pakaian longgar yang terbuat dari kain alami yang menyerap keringat. Hal ini mencegah kelebihan panas yang terjebak di kulit Anda.

– Jaga kelembabab kulit

Oleskan krim pelembab setidaknya dua kali sehari. Untuk hasil terbaik, gunakan hanya pelembab ringan tanpa pewangi.

– Jangan menggaruk

Agar Anda tidak terlibat dalam siklus garukan dan tidak menyebabkan kerusakan pada kulit Anda, bereksperimen dengan menggosok, meregangkan atau menerapkan tekanan dan bukan menggaruk. Beberapa orang melaporkan hasil baik dengan menggosok daerah gatal menggunakan es batu.

– Konsumsi Oatmeal

Banyak yang penderita mendapat gejala lebih ringan ketika mereka mengkonsumsi oatmeal koloid. Oatmeal koloid masih terbuat dari gandum, sedikit mengandung gluten. Oatmeal koloid digiling dengan sangat halus atau bahkan dilumatkan, mempermudah pencernaan Anda.

Banyak penderita sirosis hepatis dengan Hepatitis C menyadari bahwa rasa gatal bisa menjadi manifestasi virus. Karena bisa jadi sangat mengganggu aktifitas, gejala ini patut diperhatikan.

Selain membahas klaim rasa gatal-gatal dengan dokter Anda, manfaatkan beberapa tips di atas untuk mendapatkan sedikit keringanan dari rasa gatal yang menyiksa Anda

Bagikan Pada Temanmu!