Splenomegali – Pembesaran Limpa

Splenomegali – Pembesaran Limpa

Splenomegali adalah pembesaran limpa akibat beberapa kondisi gangguan kesehatan yang menyebabkan limpa mengalami infeksi dan membengkak.

Apa itu limpa? Limpa adalah organ dalam tubuh yang merupakan bagian dari sistem kerja getah bening dan berfungsi sebagai jaringan drainase untuk melindungi tubuh dari masuknya infeksi.

Limpa merupakan organ internal tubuh yang duduk di bawah tulang rusuk Anda di bagian kiri atas perut, menghadap ke arah punggung Anda.

Apa itu hipersplenisme

Hipersplenisme adalah pembesaran limpa yang bukan disebabkan oleh penyakit, tapi disebabkan akibat limpa terlalu aktif dalam melakukan tugas.

Hipersplenisme bukanlah pertanda adanya masalah kesehatan, namun terkadang limpa terlalu aktif dalam mengeluarkan dan menghancurkan sel darah.

Limpa yang sangat aktif ini terjadi karena berbagai alasan, karena limpa berusaha mengatasi masalah akibat terlalu banyak trombosit atau gangguan darah lainnya.

Hubungan antara splenomegali dan sirosis hepatis

Hubungan antara splenomegali dengan penyakit sirosis hati adalah terkait kemacetan aliran darah di vena portal dan akibat hipertensi portal.

Tidak hanya itu, splenomegali pada sirosis hepatis juga diakibatkan jaringan hiperplasia dan fibrosis, yang memblokir aliran darah di limpa.

Pada sirosis hati, pembesaran ukuran limpa diikuti oleh peningkatan aliran darah di limpa sebagai konsekwensi komplikasi hipertensi portal dan jaringan parut.

Patofisiologi splenomegali

Sebuah sel darah putih diproduksi di dalam limpa untuk melawan bakteri, menggeser jaringan mati, dan membuang benda asing; dengan mengeluarkannya dari darah dan melalui darah.

Limpa juga berperan menjaga kesehatan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Trombosit digunakan untuk membantu tingkat bekuan darah Anda. Limpa juga bertugas menyaring darah dan mengeluarkan sel darah abnormal dari aliran darah.

Ukuran besar limpa adalah seukuran kepalan tangan Anda. Tapi beberapa penyakit bisa menyebabkannya gangguan kesehatan limpa seperti sirosis hepatis yang membuat pembengkakan.

Kemacetan dalam vena portal dan besarnya aliran darah membuat sirkulasi darah di limpa menjadi terhambat, sementara terjadi peningkatan volume darah, menyebabkan ukuran limpa menjadi berkali-kali ukuran normalnya.

Karena limpa terlibat dalam banyak fungsi, dengan demikian banyak kondisi kesehatan yang mungkin banyak dipengaruhi.

Penyebab splenomegali

Pembesaran limpa biasanya dipicu oleh infeksi, sirosis hepatis, penyakit sel darah, gangguan sistem getah bening, dll.

Berikut adalah beberapa penyebab umum splenomegali selain sirosis hati:

1. Infeksi

– Infeksi virus, seperti mononucleosis
– Infeksi parasit, seperti toksoplasmosis
– Infeksi bakteri, seperti endokarditis (infeksi pada katup jantung)

2. Kanker

– Leukemia, kanker di mana sel darah putih menggantikan sel darah normal
– Limfoma, kanker jaringan getah bening, seperti penyakit Hodgkin

Penyebab lain lebih luas, meliputi:

– Penyakit inflamasi seperti sarkoidosis, lupus, dan rheumatoid arthritis
– Trauma, seperti cedera saat berhubungan olahraga
– Kanker yang telah menyebar (metastasis) ke limpa
– Kista, kantung berisi cairan non kanker
– Abses besar, rongga nanah yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri
– Penyakit infiltrasi seperti penyakit Gaucher, amyloidosis, atau penyakit penyimpanan glikogen

Gejala splenomegali

Kebanyakan orang tidak tahu gejala, mengapa mereka memiliki pembesaran limpa karena gejalanya jarang terjadi.

Gejala pembesaran limpa biasanya diketahui saat pemeriksaan fisik sirosis hepatis.

Namun, ada beberapa gejala umum dari splenomegali, seperti:

– Tidak bisa makan jumlah banyak, atau kurang nafsu makan
– Merasa tidak nyaman, kenyang, atau nyeri di sisi kiri atas perut; Rasa sakit ini bisa menyebar ke bahu kiri Anda.

Cara mengetahui tanda-tanda splenomegali

Ingin tahu bagaimana tanda-tanda pembesaran limpa? Ikuti cara ini : Jika Anda memiliki rasa sakit yang parah atau memburuk saat menarik napas dalam-dalam, segera temui dokter Anda.

Jika Anda curiga memiliki pembesaran limpa, Anda mungkin juga mengalami gejala atau tanda lain. Ini terkait dengan penyakit yang mendasarinya.

Berikut ini tanda-tanda pembesaran limpa, seperti:

– Kelelahan
– Penurunan berat badan
– Sering infeksi
– Mudah berdarah
– Penyakit kuning
– Anemia

Diagnosis splenomegali

Dokter Anda akan mengajukan pertanyaan dan melakukan pemeriksaan fisik untuk mendiagnosa limpa yang membesar dan menyakitkan ini.

Pemeriksaan fisik melibatkan palpating – memeriksa dengan menyentuh limpa Anda. Anda mungkin juga memerlukan tes diagnostik untuk memastikan apa penyebab limpa yang membengkak.

Diagnosis pembesaran limpa mungkin termasuk tes darah, USG atau scan komputer tomografi.

Cara mencegah

Batasi kegiatan yang bisa membuat limpa limpa Anda, seperti olahraga kontak. Limpa yang pecah dapat menyebabkan banyak kehilangan darah dan mengancam nyawa Anda.

Penting untuk mencari pengobatan splenomegali yang didasarkan pada penyebab pembesaran limpa. Jika tidak segera diobati, limpa yang membesar bisa menyebabkan komplikasi serius.

Pengobatan

Pada kebanyakan kasus, pengobatan pembesaran limpa berdasar apa penyebab nya. Jika penyebab dapat diatasi, maka pengangkatan limpa bisa dibatalkan.

Dalam beberapa kasus, limpa perlu diangkat secara operasi yang disebut operasi splenektomi.

Jika operasi bedah limpa diperlukan, ahli bedah kemungkinan akan mengeluarkan limpa dengan memilih prosedur laparoskopi ketimbang operasi terbuka.

Ini berarti operasi dilakukan melalui sayatan kecil. Laparoskopi memungkinkan ahli bedah untuk melihat dan mengeluarkan limpa.

Setelah operasi angkat limpa

Jika limpa Anda telah diangkat, Anda tidak dapat secara efektif membersihkan darah dari infeksi bakteri dan tubuh Anda akan lebih rentan terhadap infeksi tertentu.

Setelah operasi angkat limpa, mungkin Anda butuh vaksin atau obat lain yang diperlukan untuk menangkat serta mencegah infeksi.

Bagikan Pada Temanmu!