Pemeriksaan USG – Ultrasonografi

USG atau ultrasonografi adalah peralatan medis yang menggunakan gelombang suara untuk memberikan gambaran kondisi gangguan organ dalam tubuh seperti hati, kandung empedu, dan saluran empedu.

Dokter memeriksa fisik sirosis hepatis menggunakan ultrasonografi (USG) untuk mendeteksi organ dalam tubuh terkait penyebab penyakit.

Jenis-jenis USG

Untuk diagnosis fisik penderita sirosis hepatis menggunakan USG, ada beberapa peralatan canggih, seperti

1. Ultrasonografi transabdominal

Alat ini lebih teliti ketika memberikan gambaran organ yang mengalami kelainan struktural pada penderita sirosis hati akibat jaringan parut parah atau penyakit hati berlemak.

Selain itu, peralatan canggih ini juga menciptakan gambaran dari kantong empedu dan saluran-salurannya dengan lebih teliti, sehingga harganya sangat mahal sesuai dengan kualitas produk

Dengan menggunakan USG transabdominal, dokter dapat dengan mudah mendeteksi penyebab penyumbatan empedu di kandung empedu sebagai pemicu sirosis hepatis.

Sebagai contoh, Anda memiliki penyakit kuning. USG digunakan untuk membedakan penyebab, apakah penyakit kuning disebabkan oleh saluran empedu terhambat atau akibat sel-sel hati yang rusak.

Jika alat ini menunjukkan saluran empedu yang membesar (melebar), berarti penyebab sakit kuning adalah obstruksi empedu.

Peralatan ini juga menyediakan sarana pengambilan sample ketika dokter memasukkan jarum untuk mendapatkan sampel jaringan untuk biopsi hati.

2. Doppler ultrasonografi

Doppler ultrasonografi adalah alat medis yang dapat menunjukkan kondisi aliran darah yang mengalir melalui pembuluh darah di hati.

USG Doppler dapat mendeteksi penyumbatan di arteri hati, terutama vena portal, yang membawa darah dari usus ke hati.

USG Doppler juga dapat mendeteksi efek dari tekanan darah tinggi dalam vena portal – hipertensi portal, salah satu komplikasi dari penyakit sirosis hepatis.

3. Ultrasonografi endoskopi

USG endoskopi adalah peralatan medis yang menggunakan probe kecil di ujung endoskop yang dilewatkan melalui mulut kemudian masuk ke perut hingga segmen pertama dari usus kecil (duodenum), membawa probe lebih dekat ke hati dan organ sekitarnya, sehingga memberikan gambaran penyakit.

Cara kerja USG

Saya penderita sirosis hepatis dengan pendarahan varises, dokter menyarankan agar saya menjalani prosedur USG. Apa yang harus saya kerjakan untuk persiapan USG?

Sebelum Anda diperiksa bagian perut menggunakan USG, karena Anda positip dengan varises gastrointestinal (varises perut dan pencernaan),

Anda mungkin akan diminta untuk berpuasa dari makan dan minum selama beberapa jam sebelum pemeriksaan fisik dimulai.

Kemudian, dokter pemeriksa akan menempatkan gel tebal di kulit perut, area yang akan diperiksa untuk memastikan hasil transmisi suara yang lebih baik sehingga gambaran dihasilkan lebih baik pula.

Jika Anda menderita sirosis hepatis dengan varises esofagus, dokter menempatkan transduser genggam melewati bawah tenggorokan ke kerongkongan. Prosedur ini disebut transesophageal echocardiography.

Setelah pemeriksaan fisik selesai, Anda bisa pulang untuk melanjutkan kegiatan seperti biasa sambil menunggu hasil medis USG dari rumah sakit.

Kegunaan USG

Gambar USG bisa diperoleh cukup cepat disamping juga bisa menunjukkan gerakan organ dan struktur dalam tubuh secara real time (seperti dalam film). Misalnya, gerakan detak jantung atau gerakan lambung.

Penggunaan ultrasonografi untuk organ dalam membutuhkan keahlian khusus. Orang-orang yang telah dilatih secara khusus untuk melakukan pemeriksaan menggunakan USG disebut sonographers.

Ultrasonografi digunakan untuk mengevaluasi kondisi fisik pasien terkait penyebab atau komplikasi sirosis hepatis, berikut:

– Memeriksa Pembuluh darah: untuk mendeteksi pembuluh darah melebar dan menyempit
– Memeriksa Kandung empedu dan saluran empedu: untuk mendeteksi batu empedu dan penyumbatan pada saluran empedu.
– Memeriksa kondisi hati, limpa, dan pankreas: Misalnya, untuk mendeteksi tumor dan gangguan lainnya

USG juga dapat digunakan untuk memandu dokter ketika mereka mengambil sample jaringan untuk biopsi, misalnya biopsi hati

Alat ini dapat menunjukkan posisi instrumen biopsi, serta daerah yang akan dibiopsi. Dengan demikian, dokter dapat melihat di area tepat yang mana untuk memasukkan instrumen sehingga langsung menuju ke target.

Pemeriksaan USG – Ultrasonografi
5 (100%) 1 vote[s]

Artikel Terkait

Bagikan Ke Temanmu: