Varises Esofagus

Varises Esofagus Pada Sirosis Hepatis. Varises esofagus adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar esofagus (kerongkongan bagian bawah) akibat penyumbatan oleh bekuan darah atau jaringan parut di hati, dan sirosis hepatis bertanggung jawab atas komplikasi ini.

Patofisiologi varises esofagus

Kerongkongan adalah tabung otot yang menghubungkan mulut ke perut Anda. Pembuluh darah di esofagus bagian bawah bisa membengkak  ketika aliran darah ke hati macet akibat terhambat oleh jaringan parut atau bekuan darah.

Ketika aliran darah terhambat, darah juga menumpuk di pembuluh darah lain di dekatnya, termasuk di esofagus bagian bawah.

Karena tabung vena ini sempit dan harus membawa sejumlah banyak darah, keadaan ini mengakibatkan vena membesar dan membengkak sebagai akibat dari tekanan dan aliran darah meningkat.

Etiologi varises esofagus

Secara etiologis, varises esofagus disebabkan penyakit hati dimana aliran darah ke hati terblokir oleh jaringan parut.

Kondisi ini akan meningkatkan tekanan di dalam pembuluh darah besar (portal vein) yang membawa darah ke hati Anda.

Beberapa penyebab kemacetan aliran darah yang menjadi etiologi varises esofagus meliputi:

1. Jaringan parut yg parah (sirosis hati).

Sejumlah penyakit hati menyebabkan pembentukan jaringan parut, termasuk infeksi virus hepatitis, penyakit hati alk0holik, penyakit hati berlemak dan obstruksi empedu

2. Bekuan darah (trombosis).

Bekuan darah di vena portal dapat menghalangi aliran darah, menyebabkan varises esofagus.

3. Infeksi parasit.

Schistosomiasis adalah infeksi parasit yang ditemukan di beberapa negara bagian termasuk Afrika, Amerika Selatan, Karibia, Timur Tengah dan Asia Tenggara. Parasit dapat merusak sel-sel hati.

Pendarahan varises esofagus

Perdarahan varises esofagus terjadi ketika pembengkakan pembuluh darah ini pecah di kerongkongan bagian bawah mengakibatkan pendarahan seperti mimisan atau muntah darah (hematemesis).

Pendarahan varises esofagus merupakan bagian dari komplikasi sirosis hepatis yang bisa mengancam jiwa jika tidak segera ditangani lebih dini.

Mekanisme varises esofagus

Biasanya, darah dibawa ke hati oleh pembuluh darah yang disebut vena portal. Jika darah tidak dapat mengalir dengan mudah melalui hati karena akses terblokir oleh bekuan darah atau jaringan parut, akhirnya aliran melambat dan tekanan di dalam vena meningkat menyebabkan tekanan darah tinggi dalam vena portal yang disebut hipertensi portal.

Jika darah tidak bisa mengalir secara normal melalui vena portal, ia harus kembali ke jantung menggunakan pembuluh darah lainnya, disebut pembuluh kolateral yang paling sering ditemukan di lambung, kerongkongan dan usus.

Akhirnya, pembuluh kolateral akan membengkak karena peningkatan jumlah darah yang mengalir melalui mereka kemudian membentuk sebuah varises.

Pembuluh varises di kerongkongan disebut dengan varises esofagus yang memiliki dinding tipis dan dapat dengan mudah bocor dan terbuka karena pembuluh darah ini tidak dimaksudkan untuk menangani aliran tekanan darah tinggi.

Vena portal mengangkut darah dari beberapa organ dalam saluran pencernaan menuju ke hati. Varises esofagus adalah akibat langsung dari tekanan darah tinggi dalam vena portal.

Kondisi ini menyebabkan darah menumpuk di pembuluh darah di dekatnya, termasuk di kerongkongan. Vena yang membesar dan membengkak sebagai akibat dari peningkatan aliran darah. Varises esofagus bisa rusak serius bahkan pecah yang bisa berakibat fatal.

Tanda dan gejala

Varises esofagus biasanya tidak menampakkan tanda dan gejala kecuali jika ada pendarahan.

Tanda dan gejala perdarahan varises kerongkongan meliputi:

– Muntah darah (hematemesis). Ada sejumlah besar darah dalam materi muntahan Anda
– Kotoran hitam dan berdarah (melena)
– Kehilangan kesadaran (dalam kasus yang parah)

Dokter mungkin menduga adanya varises jika Anda memiliki tanda-tanda penyakit hati, termasuk:

– Warna kuning pada kulit dan mata Anda (ikterus)
– Mudah berdarah atau memar
– Penumpukan cairan di perut (asites)

Efek jangka panjang varises esofagus

Perdarahan akan terus terjadi jika penyakit tidak segera diobati. Tanpa pengobatan, perdarahan varises yang berkelanjutan bisa berakibat fatal, kehilangan banyak darah, bahkan risiko kematian.

Kunjungi dokter untuk mendapat perawatan medis. Setelah Anda menerima perawatan, Anda harus tetap menghadiri pertemuan lanjutan atas janji dengan dokter untuk memastikan bahwa pengobatan telah sukses.

Pencegahan

Cara terbaik untuk mencegah varises esofagus adalah dengan menghindari penyebab yang mendasari, termasuk: menghindari tertularnya penyakit hepatitis, tidak minum alkhol, serta merawat hati Anda.

Jika Anda memiliki sirosis hepatis, pertimbangkan langkah-langkah berikut untuk mengurangi risiko pecahnya varises yang membahayakan jiwa

– Makanlah makanan sehat yang sebagian besar terdiri dari rendah garam, protein tanpa lemak, whole grain, buah, dan sayuran.
– Stop alk0hol.
– Pertahankan berat badan yang sehat.
– Kunyah makanan hingga lembut, hindari tersedak
– Hindari atifitas fisik yang memberatkan

Sangat penting untuk mengikuti rencana perawatan penyakit dan menghadiri pertemuan rutin dengan dokter.

Hubungi segera rumah sakit jika Anda yakin varises esofagus telah pecah. Perdarahan varises bisa mengancam kehidupan Anda dan dapat menyebabkan komplikasi serius.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Hipertensi Portal Sirosis hepatis tahap lanjut menyebabkan komplikasi yang disebut hipertensi portal akibat pembatasan aliran darah yang melalui hati ke vena hepatika. Hipertensi portal terjadi adanya peningkatan resistensi terhadap aliran darah yang […]
  • Hematemesis Dan Melena Hematemesis Dan Melena. Muntah darah dan berak darah merupakan komplikasi sirosis hati serius yang membahayakan jiwa. Varises berkembang di kerongkongan dan pencernaan atas yang mengakibatkan pendarahan gastrointestinal. Pada […]
  • Splenomegali – Pembesaran Limpa Splenomegali adalah pembesaran limpa akibat beberapa kondisi gangguan kesehatan yang menyebabkan limpa mengalami infeksi dan membengkak. Apa itu limpa? Limpa adalah organ dalam tubuh yang merupakan bagian dari sistem kerja getah […]
  • Ensefalopati Hepatikum Ensefalopati hepatikum adalah kegagalan fungsi hati dalam menetralisir zat racun sehingga terakumulasi dalam aliran darah, kemudian mengalir menuju otak, menyebabkan penurunan fungsi nya. Ensefalopati hepatikum merupakan salah satu […]
  • Komplikasi Sirosis Hati: Gagal Fungsi Hati Akut Dan Kronis Komplikasi gagal fungsi hati baik akut maupun kronis pada sirosis hepatis akibat jaringan parut yang telah menyebar luas di seluruh hati, mengakibatkan hati mengalami malfungsi atau tidak dapat menjalankan tugas sebagaimana hati normal […]