Kifosis

Apa itu Kyphosis? Kifosis adalah kelainan tulang belakang toraks (tulang belakang bagian tengah ke atas ) melengkung ke arah luar secara berlebihan, membuat penderita menjadi bungkuk atau bongkok. Kifosis berasal dari kata yunani, yaitu Kyphosis yang berarti “punuk”. Oleh karena itu, penderita kifosis sering disebut si bongkok. Apa penyebab Kifosis? Kyphosis terjadi ketika tulang belakang … Baca SelengkapnyaKifosis

Skoliosis Neuromuskular

Skoliosis neuromuskular adalah skoliosis atau tulang belakang melengkung ke samping akibat gangguan saraf atau otot (neurologis). Gangguan neurologis ini bisa mempengaruhi sistem saraf tubuh. Beberapa contoh gangguan neurologis termasuk Cerebral palsy, Atrofi otot tulang belakang, Syringomyelia, Distrofi otot, spina bifida dll. Namun, seseorang mengalami kondisi neurologis belum tentu akan mengalami skoliosis. Penyebab Skoliosis neuromuskular terjadi … Baca SelengkapnyaSkoliosis Neuromuskular

Skoliosis Degeneratif

Skoliosis degeneratif adalah skoliosis atau tulang belakang melengkung ke samping akibat degenerasi sendi kecil tulang belakang. Skoliosis degeneratif hanya terjadi pada orang tua berusia di atas 65 th, sehingga skoliosis degeneratif sering disebut sebagai skoliosis orang tua (dewasa) Pada skoliosis degeneratif, kurva C terbentuk di tulang belakang lumbar akibat degenerasi di tulang yg dikenal sebagai … Baca SelengkapnyaSkoliosis Degeneratif

Skoliosis Idiopatik Remaja

Skoliosis idiopatik remaja (AIS – ADOLESCENT IDIOPATHIC SCOLIOSIS) adalah satu bentuk skoliosis yang menyerang anak-anak hingga remaja berusia setidaknya 10 – 18 tahun. Istilah skoliosis remaja berarti seorang penderita masih masa pertumbuhan, lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Kebanyakan, skoliosis remaja tidak memiliki banyak gejala, tetapi sudut lengkungan lebih besar di tulang belakang menyebabkan … Baca SelengkapnyaSkoliosis Idiopatik Remaja

Skoliosis Juvenile?

Skoliosis juvenil adalah skoliosis pada masa anak-anak, mengacu pada bentuk tulang belakang melengkung ke samping secara berlebihan tanpa alasan atau memiliki penyebab pasti (idiopatik). Skoliosis juvenil ditemukan pada anak-anak antara usia 4 dan 10 tahun, dikenal sebagai skoliosis juvenil idiopatik. Bentuk skoliosis ini menyumbang sekitar 10-15% dari semua skoliosis idiopatik anak-anak, kebanyakan mempengaruhi lebih banyak … Baca SelengkapnyaSkoliosis Juvenile?

Skoliosis Kongenital

Skoliosis kongenital adalah kelainan tulang belakang pada bayi ketika pertama didiagnosis pada anak antara usia kelahiran hingga 5 tahun (batita dan balita). Skoliosis kongenital disebut juga skoliosis infantil karena orangtua biasanya pertama kali mengetahui bahwa anak mereka memiliki bentuk tulang belakang melengkung sejak bayi, mirip bentuk pisang. Skoliosis kongenital juga disebut sebagai skoliosis tahap awal … Baca SelengkapnyaSkoliosis Kongenital

Skoliosis Idiopatik?

Skoliosis idiopatik adalah suatu kondisi yang menyebabkan tulang belakang melengkung ke samping namun belum diketahui apa penyebabnya. Skoliosis idiopatik mempengaruhi anak-anak dan remaja mulai usia 10 tahun. Skoliosis semasa anak-anak jarang menyakitkan karena lengkungan (kurva) kecil sering tidak diperhatikan oleh anak-anak dan orang tua mereka, dan pertama kali terdeteksi biasanya selama pemeriksaan di sekolah atau … Baca SelengkapnyaSkoliosis Idiopatik?