Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Stem Sel / Terapi Stem Sel Menyembuhkan Stroke Iskemik Parah Yg Sulit Diobati

Terapi Stem Sel Menyembuhkan Stroke Iskemik Parah Yg Sulit Diobati

/
/
/
img
0
(0)

Sel induk dari terapi stem sel CD34 + adalah cara menyembuhkan stroke iskemik yang paling parah dan sulit diobati. Artikel akurat berasal dari sebuah studi bahwa teknik baru menggunakan sel induk pasien untuk membantu pemulihan dan penyembuhan strok iskemik parah layak diterapkan dan aman.

Stroke iskemik adalah terjadi ketika suplai darah ke otak terputus baik karena penyempitan pembuluh yang memasok otak, atau karena ada bekuan di pembuluh darah. Sebagian besar stroke iskemik terjadi tiba-tiba, berkembang dengan cepat dan merusak otak dalam hitungan menit.

Orang dengan total sirkulasi anterior stroke (TACS – total anterior circulation stroke) biasanya memiliki prognosis buruk pada kebanyakan orang. Hanya 4% orang bertahan hidup yang memiliki TACS dan enam bulan setelah mendapat stroke. Untuk alasan ini, perawatan apa pun akan dapat disambut baik.

Sedangkan stroke iskemik tipe PACS (partial anterior circulation stroke), stroke karena penyempitan arteri karotis, biasanya pada orang berusia di atas 80, peneliti kesulitan untuk merekrut orang dengan subtipe ini.

Asal studi

Studi ini berdasarkan penelitian ini dilakukan oleh para periset dari Imperial College Healthcare NHS Trust dan Imperial College London, didanai oleh Omnicyte Ltd, sebuah perusahaan berbasis bioteknologi di Inggris, spesialis di bidang ekstrak sel induk dan teknologi stem sel.

Hasil penelitian ini dipublikasikan secara bebas di jurnal sains, Stem Cells Translational Medicine.

Konsep penelitian

Studi ini berfokus pada orang-orang yang mengalami stroke iskemik. Ini adalah percobaan proof-of-concept, non-randomized, open-label, uji coba manusia. Peneliti ingin melihat apakah teknik infus stem sel baru dapat dilakukan dan aman untuk mengobati stroke akut parah dalam tujuh hari.

Bentuk penelitian

Para peneliti merekrut orang memiliki stroke iskemik dengan karakteristik sangat parah untuk memulai pengobatan dalam tujuh hari setelah onset stroke.

Lima pasien stroke berat yang dikonfirmasi secara klinis dalam tujuh hari terakhir (empat menderita TACS, satu mengalami stroke PACS) telah direkrut, masing-masing orang menjalani ekstraksi sejumlah kecil sumsum tulang.

Sumsum tulang ini dimurnikan untuk mengisolasi sel induk CD34 + dari pasien sendiri, yang disuntikkan ke arteri pasien satu atau dua hari kemudian. Efek samping pengobatan didokumentasikan selama enam bulan setelah perawatan.

Hasil penelitian

Hasil utamanya adalah:

– Kelima pasien tersebut dilaporkan mentolerir prosedur dengan baik tanpa komplikasi. Tidak ada stroke berulang dan tidak ada kerusakan saraf selama periode tindak lanjut enam bulan.
– Semua pasien menunjukkan perbaikan dalam penilaian klinis
– Ukuran area kerusakan yang dinilai oleh MRI scan berkurang pada semua pasien selama enam bulan sebesar 10% sampai 60%. Perubahan rata-rata 28% pada tindak lanjut enam bulan.
– Tidak ada tanda-tanda efek samping potensial dari suntikan stem sel seperti pertumbuhan tumor atau malformasi pembuluh darah.

Kesimpulan

Para peneliti menyatakan bahwa mereka telah menunjukkan dalam percobaan klinis tahap 1 bahwa stem sel CD34 + (sel induk yang berasal dari tubuh pasien sendiri), bisa dikirim langsung ke arteri serebral tengah dalam minggu pertama sejak gejala stroke.

Studi ini memberikan bukti bahwa teknik baru menggunakan sel induk pasien adalah cara menyembuhkan strok iskemik yang parah dan tampaknya aman.

Pemeliti juga mengatakan: ini adalah studi proof-of-concept, ini berarti kita tidak dapat memastikan bahwa perbaikan yang terlihat pada kelima pasien disebabkan oleh pengobatan sel induk. Mereka sembuh bisa saja terjadi sebagai bagian dari jalur pemulihan alami setelah stroke.

Namun, kita tidak mengabaikan fakta bahwa teknik penemuan terbaru ini dapat ditoleransi dengan baik dan tampaknya tidak menimbulkan efek samping dalam enam bulan.

Percobaan yang jauh lebih besar mungkin diperlukan untuk membandingkan terapi stem sel dengan perawatan yang tersedia untuk membuktikan keefektifannya (NHS Choices)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :