Katarak Bayi Bisa Sembuh Dgn Stem Sel Dan Tak Perlu Lensa Buatan

Apakah katarak bawaan pada bayi bisa disembuhkan? Bayi katarak bisa sembuh dan mendapatkan penglihatan kembali setelah diobati dengan stem sel radikal yaitu menggunakan sel induk lensa epitel untuk meregenerasi sel lensa yang terkena katarak.

Sebuah tindakan baru dilakukan pada 12 anak berusia di bawah 2 tahun di China, adalah mengobati bayi katarak, suatu kondisi di mana bayi lahir dengan lensa mata tertutup awan, menghalangi penglihatan, disebut katarak bawaan atau katarak kongenital.

Pada umumnya, bayi memiliki katarak kongenital diobati dengan operasi katarak, yaitu melepas lensa berawan melalui lubang yang dibuat di bagian tengah kapsul lensa.

Kemudian, mereka membutuhkan kacamata atau lensa buatan yang ditanamkan untuk membantu mata agar fokus. Namun, lensa mata buatan ini sering menimbulkan masalah, yang bisa menghalangi penglihatan bayi.

Berdasarkan hal tersebut, para ilmuwan mengubah metode operasi katarak dengan memanfaatkan kemampuan regenerasi sel induk lensa untuk menciptakan lensa kerja baru di mata bayi. Mereka mengembangkan teknik bedah baru untuk menghilangkan lensa berawan melalui potongan kecil dari bagian tengah kapsul lensa.

Dalam enam bulan, lensa fungsional baru mulai tumbuh kembali, memberi penglihatan bayi, dan tidak memerlukan kacamata atau lensa buatan, hanya sedikit komplikasi.

Asal penelitian

Penelitian ini dilakukan oleh para periset dari Universitas Sun Yat-sen, Universitas Sichuan dan Guangzhou KangRui Biological Pharmaceutical Technology Company di China, University of California, Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School, University of Texas Southwestern Medical Center dan Veterans Administration Sistem Kesehatan di AS.

Studi ini didanai oleh Program 973, Major International Research Project, Program 863, Sun Yat-sen University Research untuk Prevent Blindness and the Howard Hughes Medical Institute. Penelitian ini dipublikasikan secara bebas di jurnal Nature.

Konsep penelitian

Penelitian dimulai dengan melihat properti di sel induk lensa epitel (LECs – lens epithelial stem cells ). Sel induk lensa epitel adalah sel lensa yang mampu beregenerasi seiring pertambahan usia seseorang, namun proses regenerasi melambat pada usia dewasa.

Setelah memutuskan bahwa LECs memiliki potensi untuk meregenerasi lensa mata, mereka mulai membuat teknik bedah pada hewan uji – kelinci dan kera.

Setelah uji coba berhasil, para periset melakukan operasi pada 12 anak (24 mata), kemudian membandingkan hasilnya dengan 25 anak (50 mata) yang dirawat dengan metode operasi katarak konvensional.

Periset juga menguji visi anak-anak dan seberapa baik mata mereka bisa fokus pada objek dengan jarak berbeda. Hasilnya dibandingkan antara kelompok yang menjalani operasi katarak konvensional dan yang menjalani operasi stem sel radikal.

Hasil studi

Enam bulan setelah operasi, semua anak yang diberi perawatan stem sel telah meregenerasi lensa baru di kedua mata. Anak-anak mulai memiliki penglihatan baru

Tingkat komplikasi juga jauh lebih rendah. Bagi anak-anak yang menjalani operasi konvensional, 92% mata memiliki beberapa jenis komplikasi, dan 84% memerlukan operasi laser tambahan.

Untuk anak-anak yang diobati dengan stem sel, 17% memiliki beberapa jenis komplikasi dan tidak perlu operasi tambahan yang diperlukan.

Kesimpulan

Para periset menunjukkan bahwa dengan menggunakan operasi invasif minimal untuk katarak pada bayi dan anak-anak memungkinkan mata untuk meregenerasi lensa dengan tingkat komplikasi yang jauh lebih rendah daripada operasi katarak standar.

Ada perbedaan penting antara katarak anak dan katarak orang dewasa dimana teknik ini tidak akan bekerja baik pada orang dewasa, karena katarak orang dewasa lebih sulit.

Katarak dewasa lebih sulit dilepas begitu saja tanpa merusak kapsul lensa. Walaupun LECs memiliki potensi untuk regenerasi pada orang dewasa, proses ini memakan waktu lebih lama.

Ini adalah studi menarik, menunjukkan bahwa stem sel menjadi alternatif pengobatan yang jauh lebih baik untuk mengobati bayi yang lahir dengan katarak bawaan. Ini juga menyarankan cara baru bagi ilmuwan untuk mengembangkan regenerasi jaringan dari sel induk di masa depan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!