Manfaat Flavonoid Untuk Kesehatan dan Panjang Umur. Benarkah?

Manfaat Flavonoid Untuk Kesehatan dan Panjang Umur. Benarkah?

Berita tentang cokelat hitam menjadi viral karena selain lezat, sifat fisik flavonoid bisa memperpanjang usia dan masa hidup rata-rata orang. Banyak dokter merekomendasikan segelas anggur merah karena kandungan flavonoidnya. Pada titik ini, banyak pengembang mencoba membuat kapsul flavonoid yang dapat diminum setiap hari sebagai pengganti minum satu atau dua gelas anggur.

Apa itu Flavonoid?

Flavonoid, atau bio-flavonoid, adalah antioksidan yang bertindak sebagai metabolit sekunder dari senyawa biologis alami pada tumbuhan. Flavonoid dikatakan sebagai metabolit sekunder karena mereka tidak berpartisipasi dalam proses pertumbuhan tanaman, namun flavonoid berpartisipasi dalam pertahanan tanaman untuk mencegah serangan serangga dan mikroba, serta memberi warna pada daun, batang, bunga dan buahnya.  Quercetin, Kaempferol, Catechin dan EGCG adalah contoh flavonoid.

Sifat flavonoid memberikan manfaat sehat untuk semua orang. Sebagai kelas senyawa, flavonoid disebut sebagai “pengubah respons biologis alamiah” karena kemampuannya memodifikasi reaksi tubuh terhadap senyawa lain seperti alergen, virus, dan sifat karsinogenik. Selain itu, flavonoid bertindak sebagai antioksidan kuat dengan memberikan perlindungan yang luar biasa terhadap kerusakan oksidatif dan radikal bebas.

Flavonoid memiliki aktivitas anti radikal bebas, dan studi epidemiologi menunjukkan bahwa konsumsi senyawa ini dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit kardiovaskular. Banyak resep makanan, jus, herbal, dan bee pollen yg secara langsung berkaitan flavonoid. Meskipun bukan bagian jenis vitamin, namun flavonoid memiliki sejumlah fungsi nutrisi yang telah digambarkan sebagai pengubah respon biologis alamiah; sebagai antioksidan, dan anti-inflamasi.

Apa saja manfaat flavonoid bagi tubuh kita?

Ada banyak manfaat yang didokumentasikan terkait diet flavonoid. Beberapa manfaat kesehatan termasuk:

  1. Mencegah kanker. Penurunan risiko kanker karena flavonoid membantu tubuh membangun kekebalan dan melawan “sel abnormal” tak sehat.
  2. Mencegah penyakit kardio-vaskular. Flavonoid juga telah diteliti, mampu menangkis serangan penyakit kardio-vaskular dan mencegah serangan jantung atau stroke.
  3. Menurunkan demam dan alergi. Sifat anti-inflamasi flavonoid juga membantu tubuh melawan pengaruh terburuk dari alergi. Ini adalah berita bagus bagi jutaan orang yang menderita setiap tahun akibat alergi dan demam.
  4. Mencegah aterosklerosis. Flavonoid juga telah ditemukan untuk menghambat pembentukan bekuan darah, ini berarti juga mencegah serangan jantung dan stroke.
  5. Memperpanjang usia. Berita tentang cokelat hitam menjadi viral karena selain lezat, sifat fisik flavonoid bisa memperpanjang masa hidup rata-rata orang. Banyak dokter merekomendasikan segelas anggur merah karena kandungan flavonoidnya. Pada titik ini, banyak pengembang mencoba membuat  pil flavonoid yang dapat diminum setiap hari sebagai pengganti minum satu atau dua gelas anggur.
  6. Sebagai obat anti bisul. Studi terbaru juga menunjukkan bahwa flavonoid memiliki sifat anti bisul.

Bagaimana cara diet flavonoid?

Ada berbagai cara untuk mengambil flavonoid hari ini. Beberapa cara paling populer orang mengambil flavonoid adalah mengubah diet, memilih makan buah lebih banyak, sayuran dan kacang-kacangan. Orang-orang juga melengkapi diet flavonoid ini dengan menikmati potongan coklat hitam. Perubahan terbesar yang dilakukan orang adalah menikmati secangkir teh hijau setiap hari.

Sementara banyak teh membawa jenis anti-oksidan dan flavonoid tertentu, teh hijau telah terbukti memiliki kombinasi terbaik dari flavonoid. Anggur merah juga dianggap suplemen populer karena sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minum satu atau dua gelas anggur merah sehari menyediakan manfaat kesehatan dan umur panjang bagi orang-orang.

Sekarang ada cara praktis bagi konsumen untuk memastikan dosis flavonoid harian mereka, yaitu mengonsumsi kapsul flavonoid yang tersedia di pasaran untuk melengkapi dosis harian dalam diet flavonoid dalam satu kapsul. Salah satu contohnya adalah produk, Isoquercetin. Produk ini alami dengan sedikit efek samping. Jadi, efek positif jangka panjang bisa sangat dramatis.

Akan bijaksana bagi seseorang makan sepotong jeruk diikuti camilan kacang dan sayuran pada pagi hari. Saat makan siang, porsi daging sehat ditambah tomat segar akan memberi jumlah flavonoid lumayan, terutama jika ini diikuti dengan secangkir teh hijau pagi dan/atau sore hari. Saat makan malam, salad sayuran akan bermanfaat, lalu mengambil minuman penyerta makan malam dengan segelas anggur merah.

Berapa dosis flavonoid yang direkomedasikan?

Orang biasa mengkonsumsi 20 hingga 100 gram flavonoid setiap hari. Ini adalah jumlah yang dikonsumsi di banyak negara Asia melalui makanan normal. Ada satu studi menemukan bahwa penduduk di negara-negara Asia hidup lebih lama daripada di negara-negara barat. Orang-orang Asia mengkonsumsi jumlah flavonoid ini melalui diet harian.

Apa efek samping flavonoid?

Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa dalam kasus-kasus tertentu, mengonsumsi jumlah besar flavonoid dan anti-oksidan  telah menumbuhkan beberapa sel kanker baru. Ada kesalahpahaman di luar sana bahwa mengonsumsi flavonoid dan antioksidan dosis tinggi akan memberi kesehatan lebih baik. Pemikiran ini dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan dan sangat serius bagi tubuh manusia.

Bahaya sebenarnya datang dari suplemen. Beberapa produk di pasaran memiliki dosis flavonoid lebih besar dari 100 hingga 500 gram anti-oksidan dan flavonoid setiap hari, menyebabkan overdo flavonoid.

Apakah anak-anak boleh mengonsumsi flavonoid?

Anak-anak bisa menikmati manfaat flavonoid yang sama. Namun, Anak yang sedang tumbuh tidak akan membutuhkan jumlah flavonoid yang sama seperti orang dewasa, anak-anak tak perlu anggur merah. Untuk diet flavonoid anak, beri asupan beberapa buah, sayuran, dan sesekali potongan coklat hitam sebagai pengganti coklat susu. Ini akan memberikan mereka kebutuhan flavonoid untuk meningkatkan kesehatan dan vitalitas.

Kesimpulan

Flavonoid menjadi sumber makanan yang foundamental karena tubuh kita benar-benar membutuhkan akan  manfaatnya. Makan diet tinggi flavonoid dapat membantu seseorang melawan penyakit dan memperpanjang umur. Di masa depan, lebih banyak terobosan untuk ilmuwan terus membuka rahasia rahasia flavonoid.

Mungkin, kita tidak selalu memakan semua buah dan sayuran untuk mendapatkan flavonoid. Dalam hal ini, suplemen menawarkan alternatif praktis. Namun, penting untuk memperhatikan dosis dan menghindari overdo flavonoid dan overdo anti-oksidan.

Manfaat Flavonoid Untuk Kesehatan dan Panjang Umur. Benarkah?
5 (100%) 1 vote[s]

Artikel Terkait

Bagikan Ke Temanmu: