Mengapa Glutathione penting bagi tubuh? Dosis Dan Efek Samping

Mengapa Glutathione penting bagi tubuh? Dosis Dan Efek Samping

Glutathione, nama lain dari L-Glutathione, L-gammaglutamyl, L-cysteinylglycine atau GSH, adalah tripeptida alami di dalam tubuh, yaitu molekul kecil dari tiga asam amino: sistein, glisin, dan asam glutamat.

Glutathione penting untuk metabolisme internal, respon imun, dan kesehatan secara keseluruhan. Sering disebut sebagai “induk antioksidan” karena membantu meningkatkan jumlah limfosit yang berperan untuk kekebalan tubuh dan respon imun.

Glutathione juga berfungsi dalam memperbaiki kerusakan sel dari radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif. Glutathione sangat penting dalam melindungi organ seperti hati, mata, kulit, ginjal, otak, dan jantung.

Mengapa Glutathione penting bagi tubuh?

Peningkatan kehadiran radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkan stres oksidatif. Jika tubuh kekurangan glutathione, maka akan berkontribusi pada stres oksidatif.

Stres oksidatifmemperburuk banyak penyakit termasuk Alzheimer, penyakit liver, penyakit Parkinson, cystic fibrosis, anemia sel sabit, kanker, HIV/AIDS, diabetes, dan serangan jantung. Penuaan dini juga diakibatkan tingkat glutathione yang rendah.

Pada usia 20, tubuh mulai kehilangan antara 10-15% glutathione per dekade. Penting untuk meningkatkan konsumsi makanan kaya glutathione setelah usia 20.

Tingkat jumlah glutathione yang tinggi membantu membersihkan tubuh dari racun dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan metabolisme dan energi.

Banyak dermatologists merekomendasikan glutathione untuk membantu mengurangi kerutan kulit dan meningkatkan penampilan kulit.

Cukup akan glutathione dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah pilek dan flu, meningkatkan energi, dan dapat memperlambat gejala kepikunan (kehilangan memori).

Manfaat glutationin bagi tubuh

Glutathione memiliki banyak efek sehat dan sedikit efek samping negatif yang diketahui; Karena itu, kebanyakan dokter dan perawat merekomendasikan orang-orang untuk meningkatkan makanan kaya antioksidan kuat ini.

Berikut beberapa manfaat glutationin bagi tubuh Anda

1. Mencegah penuaan dini dan memperpanjang umur

Para ilmuwan setuju bahwa mengkonsumsi jumlah glutathione sejak muda dapat meningkatkan umur panjang dan mengurangi keparahan penyakit kronis. Dengan menetralkan dan memperbaiki kerusakan akibat radikal bebas, glutathione terbukti membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penuaan dini.

2. Mencegah penyakit akut dan kronis

Banyak dokter meneliti manfaat glutathione untuk beberapa kondisi penyakit termasuk: kanker, penyakit jantung, osteoarthritis, penyakit Parkinson, gangguan kornea, disfungsi ginjal, gangguan hati, dan penyakit AIDS.

3. Menjaga status redoks seluler

Ada peningkatan bukti yang menunjukkan bahwa redoks seluler (berperan dalam mengatur replikasi dan infektivitas virus); glutathione membantu menjaga status redoks seluler untuk tetap sehat.

4. Meredakan gejala flu

Glutathione telah terbukti mengurangi gejala flu hingga sepertiga dan peningkatan kadar glutathione menunjukkan berkurangnya peluang untuk terkena flu.

5. Mencegah penyakit Parkinson

Pada penyakit Parkinson, penelitian telah mengungkapkan bahwa stres oksidatif dan radikal bebas menambah kerusakan jaringan otak. Tingkat glutathione rendah telah ditemukan pada orang-orang yang menderita jaringan otak rusak parah karena penyakit Parkinson. Mengonsumsi glutathione tinggi dapat memperlambat kerusakan jaringan otak.

6. Mencegah penyakit Alzheimer

Kehilangan memori yang terkait Alzheimer telah terbukti melambat dengan konsumsi glutathione. Penyakit Alzheimer ditandai dengan degenerasi sel-sel saraf otak dan penyusutan jaringan otak. Glutathione telah terbukti memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer akibat kerusakan oksidatif.

Sumber Glutathione dalam Makanan

Makanan alami tinggi glutathione adalah buah-buahan, rempah-rempah, sayuran, dan daging.

  • Sayuran brokoli, kembang kol, bawang, kubis Brussel dan kubis, tomat, wortel, bayam, dan asparagus adalah sumber glutathione yang baik.
  • Semangka, alpukat, buah kaya vitamin C seperti jeruk, makanan yang mengandung vitamin E seperti almond semuanya mengandung kadar glutathione baik.
  • Glutathione juga ditemukan dalam telur mentah, daging segar, bawang putih, kunyit, kayu manis dan kapulaga.
  • Kacang brazil juga sumber glutathione yang tinggi.

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen glutathione yang diambil secara oral sulit diserap oleh pencernaan. Namun, mengambil suplemen seperti acetylcysteine, akan dapat meregenerasi glutathione dalam sel. Mineral lain yang perlu adalah selenium, membantu meningkatkan produksi glutathione di dalam tubuh.

Dosis

Glutathione oral diambil dalam kisaran 50 mg hingga 600 mg, ketika dihirup melalui semprotan hidung dosis glutathione adalah 600 mg dua kali sehari, ketika digunakan sebagai suntikan dosis 600 mg sekali sehari.

Jika mengambil suplemen glutathione oral, penting untuk mengambil dosis yang direkomendasikan pada petunjuk label di kemasan, dan bersumber dari produsen terpercaya, karena suplemen Glutathione ini tidak diawasi pemerintah secara ketat.

Efek samping glutathione

Umumnya, glutathione dikatakan sedikit efek samping. glutathione dianggap aman oleh FDA (Food and Drug Administration), tidak ada laporan efek samping berbahaya yang telah dipublikasikan di jurnal medis.

Ada satu efek samping glutathione pada kulit, pemutihan kulit terjadi ketika dosis glutathione diambil dalam dosis berlebihan. Orang berkulit hitam mengalami konversi pigmentasi ke putih kemerahan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait