Khasiat Buah Merah Wamena Untuk Melawan Virus, Kuman Dan Bakteri

Khasiat Buah Merah Wamena Untuk Melawan Virus, Kuman Dan Bakteri

Kasus ini terjadi pada Aryo. Dikutip dari media Trubus, Aryo yang bekerja sebagai peneliti di sebuah lembaga research terkemuka di Indonesia, harus menerima kenyataan, bahwa pekerjaannya beresiko membuatnya terkena paparan zat kimia hampir setiap hari.

Bahkan, Aryo pun sudah mendapat masalah karenanya. Aryo mengalami batuk yang tidak sembuh-sembuh. Batuk ini menyebabkan kualitas bekerja Aryo menurun, karena setiap harinya selama 24 jam batuk ini kerap mengganggu, sehingga Aryo dibuat tidak bisa tidur.

Dokter mengatakan, ada masalah dengan paru-paru Aryo, yang menyebabkan Aryo terus batuk. Setelah diberikan resep oleh dokter, batuk Aryo pun sembuh. Namun, hal ini hanya terjadi beberapa saat saja. Setelah obat habis, batukpun kembali datang. Aryo memilih untuk berkonsultasi dengan pakar herbal dan sinshe sinshe. Hasilnya tetap sama, batuk Aryo tidak kunjung sembuh.

Seorang teman kemudian memberikan informasi mengenai buah merah, yang menurutnya bisa membantu mengembalikan kekebalan tubuh Aryo, sehingga bisa melawan virus atau zat apapun yang menyebabkan batuk. Walaupun buah merah bukan sesuatu yang baru menurut Aryo, namun Aryo tetap memerlukan bukti ilmiah jika buah merah bisa dikonsumsi untuk masalahnya.

Dari pengalaman empiris Papua menuju penelitian ilmiah moderen

Berangkat dari pengalaman penduduk papua, yang kerap menggunakan buah merah untuk mengobati penyakit, maka penelitian mengenai buah merah pun mulai dilakukan.

Konsumsi buah merah di papua, tidak sebatas untuk penyembuhan penyakit saja, namuan juga untuk menjaga stamina tubuh. Dengan stamina tubuh yang baik, maka bisa dipastikan kekebalan tubuhpun akan baik, sehingga dapat dengan mudah melawan virus atau bakteri atau radikal bebas yang menyerang tubuh.

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah merah, menjadi salah satu jawaban mengapa buah merah memiliki khasiat dalam membantu proses penyembuhan penyakit. Kandungan antioksidan buah merah ini bahkan lebih unggul dibandingkan antioksidan yang terdapat pada buah dan sayur lainnya.

Beta karoten pada buah merah misalnya, jika dibandingkan dengan yang terdapat dalam wortel, kandungannya bisa 2-3 kali lipat lebih tinggi. Padahal kandunganbeta karoten wortel sendi sudah sangat tinggi. Penelitian lainnya juga mengungkapkan bahwa buah merah memiliki kandungan alfa-tokoferol yang juga sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari alpukat dan sayur bayam.

Keunikan dari buahmerah ini, hampir seluruh vitamin yang dikandungnya dapat dengan baik terserap tubuh, bahkan hampir 100% nya. Dan ini tidak terjadi pada buah dan sayuran lain, yang hanya diserap kurang lebih 40% saja.

Melawan radikal bebas dengan Antioksidan

Paparan senyawa radikal bebas tidak hanya terjadi melalui makanan yang dikonsumsi, nuklir dan polusi udara saja. Dalam lingkungan kerjapun, senyawa radikal bebas kerap mengancam kesehatan. Pekerja-pekerja yang rentan akan bahaya zat ini, yaitu yang biasa bekerja di Rumah Sakit, tambang, pabrik bahan baku obat, tekstil, karet, dan kimia. Kepada mereka yang bekerja pada daerah rawan ini, aturan pakaian untuk menceah kontaminasi amat disarankan, seperti penggunaan masker, jas lab, sepatu boot. Di samping itu kebersihan diri juga harus diutamakan.Radikal bebas:

Senyawa berbahaya, berupa asenyawa oksigen reaktif yang dapat merusak jaringan lipid, protein dan DNA pada manusia, yang memiliki kemungkinan sebagai pemicu munculnya penyakit-penyakit berbahaya.

Sayangnya, walaupun hal-hal untuk menjaga keamanan tubuh telah dilakukan, beberapa orang masih belum bisa melawan serangan radikal bebas ini. Ini terbukti dari beberapa penelitian, yang mengatakan bahwa masih banyak pekerja yang tetap terpapar zat berbahaya, sekalipun sudah melakukan tindakan safety. Daya tahan tubuh kembali mempengaruhi.

Data WHO tahun 2006 sendiri melaporkan, sekitar 12 juta orang di dunia meninggal akibat paru paru kronis, yang asal muasalnya di dapatkan dari lingkungan kerja.

Proses pengembangan zat berbahaya ini sampai menjadi penyakit adalah proses yang panjang. Senyawa yang berbahaya itu akan berkumpul dan terakumulasi di tubuh selama beberapa lama. Perlahan-lahan senyawa ini akan menurunkan kekebalan tubuh. Jika kekebalan tubuh menurun, maka setiap kuman, virus, bakteri, zat berbahaya lainnya akan mudah masuk dan menyebabkan penyakit.

Senyawa radikal bebas yang berkumpul dalam waktu lama, cepat atau lambat juga bisa memicu rusaknya jaringan protein, lemak dan DNA yang ada pada manusia. Beberapa penelitian ilmiah menyebut, senyawa radikal bebas sebagai salah satu pemicu munculnya penyakit yang bersifat pathogen seperti kaker, jantung, paru-paru, Parkinson, alzaimer.

Antioksidan tinggi, tingkatkan kekebalan tubuh

Sebuah penelitian yang dilakukan Yudi handoko dkk, dari Fakultas Kedokteran Maranatha badung, memaparkan bahwa memang dalam buah merah terkandung antioksidan yang sangat tinggi, yang karenanya memiliki efektivitas untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. 

Dalam penelitiannya diungkapkan bahwa dalam buah merah terkandung juga Macrofag Activating Factor (MAF) yaitu senyawa yang memiliki fungsi untuk memakan kuman berbahaya seperi bakteri, kuman , virus yang dapa membuat tubuh  menjadi sakit.

Dalam tubuh manusia sendiri, organ organ tertentu memang rentan sekali mengalami kerusakan. Misalnya saja otak. Ketersinggungan yang rutin antara radikal bebas dan otak akan membawa pengaruh yang kurang baik. Dan, para peneliti mengatakan bahwa kerusakan ini dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan dan buah yang memiliki antioksidan tinggi, sehingga kamampuan untuk melawan penyakit semakin besar.

Dalam tubuh manusia sendiri, organ organ tertentu memang rentan sekali mengalami kerusakan. Misalnya saja otak. Ketersinggungan yang rutin antara radikal bebas dan otak akan membawa pengaruh yang kurang baik. Dan, para peneliti mengatakn bahwa kerusakan ini dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan dan buah yang memiliki antioksidan tinggi, sehingga kamampuan untuk melawan penyakit semakin besar. Buah merah selaku buah dengan antioksidan tinggi telah banyak membuktikannya.

Tidak hanya antioksidan yang bersifat menjaga stamina tubuh, ternyata dalam buah merah juga mengandung tokoferol, tannin dan betakaroten yang membawa dampak positif bagi tubuh. Kebutuhan tubuh akan vitamin, baik itu beta karoten, tannin, vitamin C yang biasa dipenuhi dengan sayur  dan  buah, bisa juga dibantu dengan konsumsi buah merah ini sebanyak 1-2 sendok makan sehari.

Khasiat Buah Merah Wamena Untuk Melawan Virus, Kuman Dan Bakteri
5 (100%) 2 vote[s]

Artikel Terkait

Bagikan Ke Temanmu: