Elderberry, Tanaman Obat Untuk Dongkrak Sistem Kekebalan Tubuh

Elderberry, Tanaman Obat Untuk Dongkrak Sistem Kekebalan Tubuh

Elderberry (Sambucus nigra) telah sejak lama digunakan sebagai obat tradisional di Amerika Utara, Eropa, dan Asia Timur, sekarang ini khasiat pengobatan elderberry sedang diselidiki dan ditemukan kembali.

Elderberry digunakan karena khasiat dari kandungan antioksidannya, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, memperbaiki penglihatan, meningkatkan sistem imunitas, memperbaiki kesehatan jantung, dan untuk menyembuhkan batuk, flu, pilek; melawan infeksi bakteri dan virus, dan tonsilitis.

Bioflavonoid dan beberapa macam protein dalam buah berry ini merusak kemampuan virus influenza untuk menginfeksi sel. Orang yang terkena flu dan mengkonsumsi elderberry dilaporkan mengalami simptom yang lebih ringan dan lebih cepat pulih dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsinya.

Manfaat elderberry

  • Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  • Memperbaiki penglihatan
  • Meningkatkan sistem imunitas
  • Memperbaiki kesehatan sistem kardiovaskuler
  • Menyembuhkan batuk, flu, pilek
  • Melawan infeksi bakteri dan virus

Kandungan bermanfaat dalam elderberry

Elderberry mengandung pigmen organik, tannin, asam amino, karotenoid, flavonoid, gula, rutin, viburnic acid, vitamin A, vitamin B, dan banyak sekali vitamin C. Bersifat sedikit pencahar (laxative), diuretik, dan mengeluarkan keringat (diaphoretic).

Flavonoid, termasuk quercetin, dipercaya sebagai penyumbang efek therapeutik dari elderberry. Menurut penelitian laboratoris, flavonoid tersebut termasuk antosianin merupakan antioksidan kuat dapat melindungi sel terhadap kerusakan.

Di Hasassah’s Oncology Lab Israel telah dibuktikan bahwa elderberry menstimulasi imunitas tubuh, dan dicoba digunakan untuk merawat pasien kanker dan AIDS. Spektrum kemampuan mengobati penyakit yang sangat luas, mulai dari flu dan pilek hingga meringankan asma, diabetes, dan penurunan berat badan, mungkin disebabkan karena terjadinya peningkatan daya tahan tubuh.

Di Pusat Riset Makanan Di Bundesforschungsanstalt Karlsruhe, Jerman, ilmuwan yang meneliti elderberry menunjukkan bahwa antosianin pada elderberry dapat memperkuat sistem imunitas tubuh dengan cara memacu produksi cytokines.

Cytokines ini adalah semacam protein unik yang bertindak sebagai ‘pembawa berita’ (messengers) dalam sistem imunitas untuk membantu mengatur respons imunitas, jadi membantu tubuh dalam melawan penyakit.

Riset lebih lanjut menunjukkan bahwa antosianin yang ditemukan dalam elderberry memiliki kapasitas antioksidan melebihi vitamin E atau C.

Studi pada Austria’s University of Graz menemukan bahwa ekstrak elderberry dapat mengurangi oksidasi kolesterol LDL. Oksidasi kolesterol LDL ini berimplikasi pada atherogenesis, yang berkontribusi pada timbulnya penyakit kardioveskuler.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait