Manfaat Daun Dan Akar Tanaman Dandelion (Randa Tapak)

Manfaat Daun Dan Akar Tanaman Dandelion (Randa Tapak)

Tanaman obat; dandelion atau randa tapak atau tanaman jombang; telah digunakan selama berabad-abad untuk meningkatkan kesehatan dan untuk mengobati penyakit secara alami. Taraxacum officinal, adalah nama latin randa tapak, yang berarti “obat untuk mengatasi gangguan”.

Nama Dandelion itu sendiri dari ejaan dari Dent de Lion, dari bahasa Perancis yang berarti Gigi Singa, karena daunnya bergerigi seperti gigi.

Penggunaan dandelion pertama tercatat sebagai pengobatan adalah dari orang-orang Arab sekitar 900 AD; Namun, diyakini orang Cina menggunakan dandelion jauh sebelum itu. Hari ini, dandelion sering digunakan untuk keperluan medis dan kuliner.

Kandungan nutrisi pada Dandelion

Daun Dandelion adalah salah satu sayuran yang paling bergizi. Satu cangkir sayuran mentah memiliki, Angka Kecukupan Gizi (AKG):

  • 112% dari AKG untuk vitamin A
  • 535% AKG untuk vitamin K
  • 32% AKG untuk vitamin C
  • 103 mg kalsium
  • 1,7 mg zat besi
  • 218 mg potasium.

Dandelion juga merupakan sumber beta karoten, lutein, vitamin H, yang telah terbukti membantu menurunkan berat badan.

Akar dandelion juga digunakan untuk keperluan kuliner, dapat ditambahkan ke sup atau dikeringkan untuk membuat minuman teh atau kopi. Akar dandelion penuh dengan vitamin, mineral, dan mikronutrien, termasuk inulin, yang membantu mengendalikan diabetes.

Meminum kopi dandelion membantu merangsang sistem pencernaan. Yang terbaik, mengambil akar dandelion di awal musim semi atau akhir musim gugur ketika sebagian besar nutrisi disimpan di sana.

Manfaat Kesehatan dari Tanaman Dandelion

Beberapa manfaat kesehatan yang bisa diambil dari tanaman dandelion, termasuk:

  • Mengobati penyakit liver, hepatitis dan sirosis hati. Ramuan dandelion telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi hati dan penyakit hati seperti hepatitis, sirosis dan penyakit kuning.
  • Sebagai diuretik alami. Dandelion merupakan diuretik yang kuat namun tidak menguras potasium dalam tubuh.
  • Memperbaiki pencernaan. Telah terbukti sebagai obat sembelit dan diare. Daun dan akar dandelion mampu memurnikan darah, membersihkan sistem pencernaan, menghilangkan logam berat dari jaringan tubuh, dan dapat membantu melarutkan batu ginjal.
  • Telah terbukti membantu menurunkan berat badan, menyembuhkan jerawat, menurunkan tekanan darah tinggi, menyembuhkan anemia, menurunkan kadar kolesterol serum, mengobati kanker, dan membantu mengontrol diabetes tanpa efek samping negatif.

Herbal dandelion penuh vitamin, mineral, dan mikronutrien yang mungkin saja menjadi alasan mengapa sangat bermanfaat di berbagai bidang, termasuk:

  • Natrium di dandelion dianggap mengurangi peradangan hati.
  • Vitamin A membantu melawan kanker mulut dan paru-paru.
  • Kalium, bersama dengan magnesium, telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke. Dandelion kaya akan potasium dan magnesium.
  • Serat dalam dandelion menurunkan kolesterol, bermanfaat untuk diabetes, melawan kanker serta penyakit jantung.
  • Kalsium pada dandelion telah terbukti membangun tulang yang kuat dan mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Vitamin B nya dipercaya menurunkan efek stres.

Seiring dengan semua vitamin dan mineral di dandelion, ada juga banyak bahan kimia penting untuk kesehatan tubuh, yaitu:

  • Inulin diubah menjadi fruktosa. Fruktosa tidak mempengaruhi insulin sehingga lebih lambat dalam menaikkan gula darah bagi penderita diabetes.
  • Tof-CFr mirip dengan lentinan, terbukti melawan sel kanker pada tikus laboratorium Jepang.
  • Pektin membantu diare; menghilangkan logam berat, dan menurunkan kolesterol terutama jika dikombinasikan dengan vitamin C.
  • Coumestrol meniru estrogen. Ia merangsang produksi susu dan menyeimbangkan hormon.
  • Apigenin dan luteolin adalah diuretik, antioksidan, dan antispasmodik. Mereka memiliki sifat melindungi hati, memperkuat jantung dan pembuluh darah.
  • Asam Galat mengobati diare dan sebagai aktifitas antibakteri.
  • Asam linoleat dan linolenat adalah asam lemak yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan prostaglandin yang mengatur tekanan darah, menekan peradangan, mengatur siklus menstruasi, dan mencegah agregasi trombosit.
  • Kolin telah terbukti meningkatkan daya ingat.
  • Senyawa sesquiterpene memberikan rasa pahit pada daun/akar dandelion. Namun, senyawa ini mempromosikan pencernaan yang baik, meningkatkan fungsi hati, limpa, dan fungsi kantung empedu. Fitokimia ini juga bersifat antijamur.
  • Triterpen membantu untuk stimulasi hati dan empedu.
  • Taraxasterol baik untuk kesehatan hati dan kantung empedu, juga mampu menjaga keseimbangan hormon.

Dosis dandelion

Berapa banyak dosis daun atau akar dandelion yang harus diambil?

  • Dosis yang dianjurkan untuk teh daun dandelion adalah 1-2 sendok teh direndam dalam air panas 3 kali sehari.
  • Untuk teh akar dandelion, dosis yang dianjurkan adalah ½ -2 sendok teh direndam dalam air panas 3 kali sehari.
  • Untuk kapsul daun atau akar dandelion, dosis yang dianjurkan adalah 500 mg 3 kali sehari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk daun tingtur dan akar tingtur dandelion adalah 100-150 tetes 3 kali sehari.

Efek samping dan pencegahan

Meskipun tidak ada efek samping negatif dari ramuan dandelion, beberapa orang telah diketahui memiliki reaksi alergi terhadapnya, termasuk ruam atau luka mulut.

  • Dandelion dapat menyebabkan asam lambung atau mulas pada beberapa orang.
  • Jika Anda memiliki masalah kandung empedu atau batu empedu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil dandelion.
  • Dandelion adalah diuretik, menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan dari biasanya.

Dandelion dan interaksi obat

Jika Anda mengambil obat-obatan, seperti: Lithium, antibiotik quinoline, dan antasid seperti Pepcid, Zantac, dan Taganet; konsultasikan dengan dokter jika Anda akan mengonsumsi dandelion.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait