Manfaat Delima Sebagai Rajanya Buah Sumber Antioksidan

Delima (pomegranate, Punica granatum) merupakan salah satu buah tertua yang dikenal, delima ditemukan dalam tulisan-tulisan dan artefak dari banyak kebudayaan. Padat dengan nutrisi, buah yang kaya antioksidan ini dihormati sebagai simbol kesehatan, kesuburan dan kehidupan kekal. Delima berasal dari Persia (Iran sekarang).

Mencegah penyakit kardiovaskuler

Delima adalah buah yang merupakan sumber senyawa-senyawa fitokimia yang baik. Delima mengandung kadar tinggi flavonoid dan polifenol, antioksidan kuat yang mampu memberi perlindungan terhadap penyakit jantung dan kanker. Segelas jus buah delima memiliki lebih banyak antioksidan dibandingkan anggur merah, teh hijau, blueberry, maupun cranberry.

Ada senyawa yang hanya ditemukan dalam buah delima yang disebut punicalagins, yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Punicalagins adalah komponen utama yang bertanggung jawab untuk antioksidan dan manfaat kesehatan delima itu.

Punicalagins tidak hanya menurunkan kadar kolesterol dalam darah, tetapi juga menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kecepatan pencairan substansi yang menyebabkan penyumbatan jantung (aterosklerosis). Penelitian medis baru-baru ini mempelajari penderita penyakit jantung dengan penyumbatan arteri karotis yang parah.

Pasien diberi satu ons jus delima setiap hari selama setahun. Ternyata tidak hanya tekanan darah si pasien turun lebih dari 12%, tapi juga ada penurunan 30% dalam plak aterosklerotik. Yang mengherankan, pasien yang tidak mengkonsumsi jus delima mengalami peningkatan plak aterosklerotik mereka dengan 9%.

Dalam penelitian lain, senyawa antioksidan kuat yang ditemukan dalam buah delima telah terbukti dapat mengurangi agregasi platelet dan menurunkan tekanan darah secara alami, faktor-faktor yang mencegah baik serangan jantung maupun strokes

Mencegah penyakit kanker

Buah delima tidak hanya baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) tetapi dalam percobaan menggunakan hewan di laboratorium juga telah terbukti dapat menghambat kanker payudara, kanker prostat, kanker usus, leukemia, dan mencegah perubahan vaskuler yang mendorong pertumbuhan tumor.

Beberapa penelitian in vitro juga telah menunjukkan efek anti-kanker yang luar biasa ini. Studi lanjutan dan uji klinis saat ini sedang berlangsung, dan diharapkan dapat mengungkapkan efek yang luar biasa ini pada manusia.

Membantu orang depresi dan mencegah osteoporosis

Sebagai catatan, jus delima mengandung senyawa fitokimia yang merangsang serotonin dan reseptor estrogen, memperbaiki simptom depresi dan meningkatkan massa tulang pada hewan percobaan di laboratorium

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa delima adalah salah satu makanan padat gizi terhebat untuk kesehatan yang menyeluruh. Temuan klinis ini dengan jelas menunjukkan korelasi antara senyawa delima dan efek positifnya terhadap kesehatan sistem kardiovaskular, saraf, dan tulang manusia maupun hewan percobaan.

Manfaat dan khasiat delima

  • Sumber antioksidan paling kuat diantara semua buah-buahan
  • Memiliki potensi anti-kanker dan mendukung sistem kekebalan tubuh
  • Menghambat agregasi platelet abnormal yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan penyakit emboli
  • Menurunkan kadar kolesterol darah dan faktor-faktor risiko penyakit jantung lainnya
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mampu mereduksi plak aterosklerotik
  • Memiliki manfaat untuk meringankan atau melindungi terhadap depresi dan osteoporosis

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!