Mengenal Kandungan Dan Khasiat Spirulina, Makanan Super Antioksidan

Sebagai salah satu bentuk kehidupan tertua di bumi, spirulina (Arthrospira platensis) adalah alga biru-hijau mikroskopik yang membantu menghasilkan oksigen di atmosfer miliaran tahun yang lalu sehingga bentuk kehidupan lainnya bisa muncul. Jika dilihat melalui mikroskop bentuknya adalah seperti spiral tipis dan panjang berwarna biru-hijau. Bau dan rasa spirulina mirip rumput laut.

Nutrisi Spirulina

Spirulina adalah makanan suplemen yang dianggap nutrisinya paling lengkap, sangat kaya dengan kandungan nutrisi penting. Kandungan spirulin adalah 60 – 70% protein lengkap, yang berarti memiliki semua 8 asam amino esensial dan 10 asam amino non-esensial yang baik untuk mendukung kesehatan.

Ini berarti kandungan proteinnya lebih banyak dibandingkan daging sapi, ayam, atau kacang kedelai. Menurut Balch, spirulina mengandung konsentrasi nutrisi penting lainnya yang tidak bisa didapatkan dari sumber tunggal lainnya seperti biji-bijian, herbal, ataupun tanaman.

Beberapa nutrisi penting ini adalah: asam γ-linolenat (GLA), asam linoleat, asam arakidonat, vitamin A, K, B12, zat besi, asam nukleat RNA & DNA, klorofil dan phycocyanin.

Spirulina juga banyak mengandung karotenoid seperti β-karoten dan xanthophylls yang memiliki sifat antioksidan. Spirulina juga kaya dengan kandungan klorofil, asam lemak, asam nukleat. Dengan demikian, spirulina memiliki kegunaan yang sangat banyak sebagai suplemen yang baik untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Dalam bukunya “Eat To LIve”, Dr.Joel Fuhrman menekankan pentingnya makan makanan kaya nutrisi untuk menjaga berat badan yang sehat, mencegah atau mengatasi penyakit kronis dan degeneratif, dan memperpanjang umur.

Mungkin spirulina merupakan makanan sumber nutrisi terbaik yang dikenal manusia, dan telah digunakan sejak lama di seluruh dunia untuk manfaat nutrsi dan khasiat pengobatannya.

Spirulina adalah sumber vitalitas dan energi hidup. individu yang mengkonsumsi spirulina biasanya merasakan peningkatan energi dan kesehatan secara menyeluruh.

Spirulina memasok nutrisi untuk membersihkan tubuh dan menyembuhkan penyakit seraya melindungi terhadap resiko penyakit kanker dan virus seperti influenza, herpes, gondok, campak, dan AIDS.

Omega 3 spirulina

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa mengkonsumsi ikan adalah menyehatkan karena adanya kandungan asam lemak omega. Tapi bagaimana ikan bisa mengandung asam lemak omega yang tinggi? Dari alga biru-hijau seperti spirulina! Asam lemak omega sangat penting untuk mengatasi penyakit jantung koroner, mengurangi arthritis, osteoporosis, diabetes, depresi, bahkan mengurangi kadar kolesterol LDL dalam darah.

Betakaroten spirulina

Karena memiliki spektrum dari sepuluh karotenoid, spirulina adalah makanan yang terkaya kandungan karotenoidnya. Sebagian adalah karotenoid oranye seperti α, β, γ-karoten; dan sebagian lagi karotenoid kuning seperti xanthophylls, mereka bekerja secara sinergis di lokasi yang berbeda dalam tubuh kita untuk meningkatkan perlindungan antioksidan.

Banyak penelitian membuktikan bahwa mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya β-karoten akan memberikan perlindungan anti-kanker yang nyata. Tapi β-karoten sintetis tidak selalu menunjukkan manfaat ini, penelitian di Israel menunjukkan bahwa β karoten alami dari ganggang jauh lebih efektif, β-karoten alam berasimilasi lebih baik dan berisi kunci isomer 9-cis, yang kurang dalam β-karoten sintetis.

β-karoten baik untuk meningkatkan imunitas tubuh, kesehatan gigi, tulang, membran mukosa, kulit, dan mata. Konsentrasi β-karoten dalam spirulina adalah sepuluh kali lebih besar dibanding wortel.

Kandungan vitamin dalam spirulina

Spirulina juga mengandung vitamin-vitamin B, vitamin D, vitamin K, vitamin E, kalsium, kromium, tembaga, yodium, magnesium, fosfor, kalium, selenium, dan seng. Mengandung berbagai zat antioksidan, phytonutrients dan karotenoid; yang bisa melindungi otak, mendetoksifikasi hati dan ginjal.

Menjaga keseimbangan pH tubuh untuk mengurangi resiko inflamasi yang merupakan penyebab dari berbagai penyakit. Menyeimbangkan sistem imunitas, termasuk menenangkan sistem imunitas yang terlalu aktif (hal ini penting sekali, karena sistem imunitas yang terlalu aktif dapat mengakibatkan penyakit autoimmune).

Semuanya itu berasal dari nutrisi yang buruk dan pencernaan yang tidak baik, yang bisa diatasi oleh spirulina.

Kandungan vitamin B12 nya yang tinggi, menjadikan spirulina sangat baik untuk kesehatan sistem saraf dan metabolisme sel-sel tubuh. Jadi spirulina bisa bermanfaat untuk perawatan kerusakan dan penyakit saraf seperti fibromyagia.

Khasiat dan manfaat spirulina

  • Spirulina menyandang status super food (makanan super) karena manfaat dan khasiatnya sangat banyak. Meningkatkan perlindungan antioksidan dalam melawan radikal bebas, mengatasi penuaan dini, mengurangi nafsu makan sehingga baik digunakan pada program penurunan berat badan, mendukung kesehatan sistem kardiovaskuler, meningkatkan proses pencernaan, meningkatkan kesehatan sistem pencernaan, memelihara flora yang menguntungkan di saluran pencernaan, membuat tubuh mampu memproduksi lebih banyak sel-sel darah merah dan darah putih.
  • Efek anti-mikrobanya membantu mengendalikan pertumbuhan bakteri patogen dan ragi. Klorofil yang dikandungnya adalah pembersih darah dan juga pemberi oksigen pada darah. Polisakarida membantu fungsionalitas sumsum tulang, thymus, dan sel-sel limpa.
  • Spirulina juga baik untuk kulit; memperbaiki bintik-bintik penuaan, eksim, jerawat, ruam. Juga baik untuk mata, membantu mengatasi glaucoma, katarak, dan penglihatan yang buruk
  • Penelitian menunjukkan bahwa spirulina dapat memperbaiki kondisi alergi, sistem pernapasan, dan performa saat latihan fisik.
  • Balch juga mengatakan konsumsi spirulina di antara waktu makan bermanfaat untuk mengatasi hipoglikemik, karena kandungan proteinnya yang tinggi membantu menstabilkan kadar gula darah.
  • Pada tahun 1994, sebuah paten Rusia dikeluarkan untuk spirulina sebagai makanan pengobatan untuk mereduksi reaksi alergi akibat penyakit radiasi. Sebanyak 270 anak dari Chernobyl mengkonsumsi 5 gram spirulina per hari selama 45 hari (yang didonasi oleh Earthrise Farms), yang ternyata dapat menurunkan radionucleides sebesar 50% dan menormalkan sensitivitas alergi.

Sekarang kita menghadapi bahaya paparan bahan kimia beracun melalui udara, air, makanan, dan obat-obatan. Tubuh kita memerlukan eliminasi racun-racun tersebut secara kontinu. Spirulina memiliki kombinasi unik dari phytonutrients – termasuk klorofil, phycocyanin, dan polisakarida yang mampu membantu membersihkan tubuh kita dari racun-racun.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!