Tips Menghilangkan Warna Hitam Kuku Akibat Infeksi Jamur Secara Alami

Menghilangkan Kuku Hitam

Untuk banyak wanita, kuku adalah perhiasan tubuh yang tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan rambut ataupun wajah. Tidak mengherankan, wanita juga bersedia menghabiskan waktu di salon untuk melakukan perawatan kuku tangan dan kaki. Sayangnya, tidak semua wanita beruntung memiliki kuku yang indah. Terkadang infeksi kuku akan muncul sebagai masalah.

Rutinitas melakukan pekerjaan rumah tangga, sibuk dengan urusan kantor, bisa juga memicu seseorang melupakan untuk merawat kuku. Tidak jarang, beberapa orang harus mengalami infeksi  kuku. Kuku yang terinfeksi jamur, akan memperlihatkan bentuk yang tidak indah.

Jamur jenis dermatophytes, dianggap paling sering menyerang kuku, terutama kuku kaki.

Ketika kuku terinfeksi jamur, maka kuku akan terlihat kusam, dengan warna kuning kecoklatan sampai kehitaman. Penebalan pada kuku juga akan terasa, yang diawali pada bagian pinggiran kuku terlebih dahulu. Tidak jarang, jamur kuku juga menyebabkan ujung jari menjadi gatal dan bagian kulit sekitar kuku pun akan menebal dan mengelupas. Infeksi kuku akibat jamur, termasuk salah satu penyakit kuku yang paling sering dijumpai.

Beberapa kasus jamur kuku yang sering dikeluhkan, ternyata tidak menyerang semua kuku. Misalnya, hanya menyerang ibu jari atau jari telunjuk saja. Hal ini ditentukan berdasarkan, bagaian kuku mana yang paling sering terkena kuman, dan paling sering dijadikan tempat bermuara kuman.

Pengobatan infeksi kuku, jika tidak tuntas maka akan mudah muncul kembali ketika sembuh. Ketika sudah di kondisi parah, dokter biasanya akan memberikan antibiotik, untuk membunuh jamur dari dalam. Pengobatan topikal juga diberikan.

Kurang lebih 20% orang pernah mengalami infeksi kuku. Zat kimia rumah tangga, lingkungan (kolam berenang, tempat industri) bisa menjadi salah satu perantara penyebaran kuman.

 Sebelum infeksi kuku menyerang, disarankan untuk tetap melakukan perawatan kuku minimalis, seperti membersihkan kuku, menggunting kuku yang terlalu panjang, tidak menggunakan pewarna kuku secara terus menerus.

Serai dan Oregano Merawat Infeksi Kuku

Bila jamur kuku telah menyerang kuku, beberapa tumbuhan alam bisa digunakan untuk membantu proses penyembuhan, diantaranya adalah minyak sereh.

Minyak sereh atau minyak serai merupakan tanaman yang memiliki kandungan minyak atsiri yang tinggi. Bahkan, hampir semua bagian dari tanaman ini bisa diekstrak dan diambil atsirinya. Wangi yang dihasilkan oleh minya serai, juga membuat tanaman ini dilirik oleh para produsen, untuk dibuat dalam bentuk kosmetik. Untuk merawat infeksi kuku, serai dianggap memiliki sifat fungisida alami (bisa membunuh jamur)

Tidak semua minyak serai yang ada di pasaran bisa digunakan untuk perawatan infeksi kuku. Banyak minyak serai di pasaran yang telah ditambahkan dengan zat-zat kimia lainnya, seperti pewarna ataupun pewangi, sehingga menghilanglangkan khasiat dari serai itu sendiri.

Hanya minyak serai murni, yang memiliki sifat fungisida.Saat menggunakan minyak serai untuk mengatasi infeksi kuku, sebaiknya dicampurkan dengan minyak lain, seperti minyak zaitun. Minyak zaitun ini membuat minyak lebih mudah diserap. Gunakan kurang lebih 30 ml minyak zaitun yang dicampurkan dengan minyak serai sebanyak 6 tetes. Oleskan 2-3 kali sehari pada kuku yang terinfeksi.

Selain minyak serai, minyak oregano yang saat ini sering digunakan untuk perawatan kesehatan juga dianggap bisa membantu penyembuhan infeksi kuku. Minyak oregano yang biasa digunakan untuk bumbu masakan ternyata juga memiliki sifat antijamur dan antiseptik, yang bisa membantu merawat infeksi pada kuku. Sama halnya dengan minyak serai, penggunakan minyak oregano ini sebaiknya ditambahkan dengan minyak zaitun sebagai agen pembawanya.

Bagikan Pada Temanmu!